Pos

PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Meningkatkan Kompetensi Pengelolaan Pelayanan Kefarmasian yang Profesional, Efektif, dan Sesuai Standar Akreditasi

Diselenggarakan oleh: Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit merupakan program peningkatan kompetensi yang dirancang untuk memperkuat kemampuan tenaga kefarmasian dan pengelola rumah sakit dalam mengelola instalasi farmasi secara profesional, efektif, efisien, serta sesuai dengan regulasi Kementerian Kesehatan dan standar akreditasi rumah sakit. Instalasi farmasi memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai, sekaligus mendukung pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada keselamatan pasien (patient safety).

Pengelolaan farmasi rumah sakit tidak hanya berfokus pada penyediaan obat, tetapi juga mencakup perencanaan kebutuhan obat, pengadaan, penyimpanan, distribusi, pengendalian persediaan, penggunaan obat yang rasional, pelayanan farmasi klinik, pengelolaan anggaran, hingga monitoring dan evaluasi pelayanan kefarmasian. Seluruh proses tersebut harus dilakukan secara terintegrasi untuk menjamin mutu pelayanan dan meningkatkan keselamatan pasien.

Melalui Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit, peserta akan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen instalasi farmasi, pengelolaan logistik obat, pelayanan farmasi klinik, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), manajemen risiko, audit internal, serta strategi peningkatan mutu pelayanan kefarmasian. Pelatihan ini mengombinasikan teori, studi kasus, diskusi interaktif, dan praktik terbaik sehingga peserta mampu mengimplementasikan hasil pelatihan secara langsung di fasilitas pelayanan kesehatan.

Program ini sangat direkomendasikan bagi rumah sakit pemerintah maupun swasta, rumah sakit pendidikan, rumah sakit khusus, serta fasilitas pelayanan kesehatan yang berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian sesuai standar nasional.


TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan sistem manajemen farmasi rumah sakit secara menyeluruh.
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan logistik dan perencanaan kebutuhan obat.
  • Mengoptimalkan pelayanan farmasi klinik sesuai standar pelayanan kefarmasian.
  • Menerapkan penggunaan obat yang rasional untuk meningkatkan keselamatan pasien.
  • Menyusun dan mengimplementasikan SOP pelayanan farmasi sesuai standar akreditasi.
  • Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan audit internal pelayanan farmasi.
  • Mengelola anggaran dan pelaporan instalasi farmasi secara efektif.
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit melalui pengelolaan farmasi yang profesional.

MATERI PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

1. Konsep Dasar Manajemen Farmasi Rumah Sakit

2. Pengelolaan Obat: Perencanaan, Pengadaan, Penyimpanan, dan Distribusi

3. Pengelolaan Persediaan, Pencatatan, Pelaporan, dan Anggaran Farmasi

4. Pelayanan Farmasi Klinik dan Pelayanan Kefarmasian

5. Penggunaan Obat Rasional (Rational Use of Medicines)

6. Penyusunan SOP, Monitoring, Evaluasi, dan Audit Internal Farmasi

7. Keselamatan Pasien dan Manajemen Risiko dalam Pelayanan Kefarmasian

8. Studi Kasus dan Praktik Pengelolaan Manajemen Farmasi Rumah Sakit


PESERTA PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Apoteker
  • Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK)
  • Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit
  • Kepala Gudang Farmasi
  • Manajer Pelayanan Penunjang Medis
  • Tim PMKP
  • Tim Keselamatan Pasien
  • Manajer Mutu Rumah Sakit
  • Direktur dan Wakil Direktur Rumah Sakit
  • Seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pengelolaan pelayanan kefarmasian

MANFAAT PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit, peserta akan mampu:

  • Memahami sistem manajemen farmasi rumah sakit sesuai regulasi dan standar akreditasi.
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan logistik, persediaan, dan distribusi obat.
  • Mengoptimalkan pelayanan farmasi klinik yang berorientasi pada keselamatan pasien.
  • Menerapkan penggunaan obat yang rasional dan efektif.
  • Menyusun SOP serta melaksanakan monitoring dan evaluasi pelayanan kefarmasian.
  • Meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran dan pelaporan instalasi farmasi.
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit melalui tata kelola farmasi yang profesional.
  • Memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien dalam pelayanan kefarmasian.

FAQ PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Apa yang dimaksud dengan Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit?

Pelatihan ini merupakan program peningkatan kompetensi yang membahas pengelolaan instalasi farmasi rumah sakit, mulai dari perencanaan kebutuhan obat hingga evaluasi pelayanan kefarmasian sesuai regulasi dan standar akreditasi.

Siapa yang sebaiknya mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ini ditujukan bagi apoteker, tenaga teknis kefarmasian, kepala instalasi farmasi, manajer mutu, pimpinan rumah sakit, serta tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan kefarmasian.

Apa manfaat mengikuti pelatihan ini?

Peserta akan memperoleh kompetensi dalam mengelola instalasi farmasi, meningkatkan pelayanan farmasi klinik, menerapkan penggunaan obat yang rasional, serta mendukung peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Apakah pelatihan ini dapat dilaksanakan secara online?

Ya. Pelatihan tersedia dalam format Online, Offline, maupun In House Training sesuai kebutuhan rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan.

Apakah peserta mendapatkan sertifikat?

Ya. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi dari Diklat Consulting Training Indonesia.

Bagaimana cara mendaftar Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit?

Instansi maupun peserta dapat menghubungi tim Diklat Consulting Training Indonesia untuk memperoleh informasi mengenai jadwal, biaya, dan pelaksanaan pelatihan.


BACA JUGA :


PENUTUP PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Pengelolaan farmasi rumah sakit yang profesional merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menjamin keselamatan pasien. Melalui Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit, peserta akan memperoleh kompetensi dalam mengelola pelayanan kefarmasian, logistik obat, penggunaan obat yang rasional, serta sistem pengendalian mutu sesuai dengan regulasi dan standar akreditasi.

Diklat Consulting Training Indonesia berkomitmen menghadirkan pelatihan yang aplikatif dengan narasumber berpengalaman, metode pembelajaran interaktif, serta materi yang sesuai dengan perkembangan pelayanan kefarmasian. Pelatihan tersedia dalam format Online, Offline, maupun In House Training, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Wujudkan pengelolaan farmasi rumah sakit yang profesional, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien bersama Diklat Consulting Training Indonesia.


METODE PELATIHAN YANG INTERAKTIF DAN PRAKTIS

Pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran yang efektif, seperti:

  • Ceramah interaktif
  • Studi kasus
  • Diskusi kelompok
  • Simulasi dan praktik asesmen langsung

Dengan metode ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara langsung dalam dunia kerja.

KEUNGGULAN PELATIHAN DI DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Diklat Consulting Training Indonesia menghadirkan pelatihan dengan keunggulan:

  • Materi sesuai standar nasional dan kebutuhan industri kesehatan
  • Narasumber berpengalaman dan praktisi
  • Fleksibel (online, offline, dan in house training)
  • Pendekatan praktis dan aplikatif
  • Mendukung persiapan sertifikasi asesor kompetensi

PENYELENGGARAAN FLEKSIBEL SELURUH INDONESIA

Pelatihan tersedia di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta dapat dilaksanakan secara:

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

DAFTAR SEKARANG PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Anda sebagai asesor tenaga kesehatan.

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK

PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI TENAGA KESEHATAN

(Diklat Consulting Training Indonesia)

Latar Belakang

Komunikasi terapeutik adalah  salah satu kompetensi inti yang harus dimiliki oleh setiap tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang profesional, aman, bermutu, dan berorientasi pada pasien (patient centered care). Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan klinis, tetapi juga oleh kemampuan tenaga kesehatan dalam membangun hubungan saling percaya, memberikan informasi yang jelas, menunjukkan empati, serta memahami kebutuhan psikologis dan emosional pasien maupun keluarganya.

Komunikasi yang kurang efektif dapat menyebabkan kesalahpahaman, menurunnya kepuasan pasien, meningkatnya risiko konflik, hingga terjadinya insiden keselamatan pasien (patient safety incident). Oleh karena itu, peningkatan kompetensi komunikasi terapeutik menjadi bagian penting dalam mendukung mutu pelayanan kesehatan serta pemenuhan standar akreditasi rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Pelatihan Komunikasi Terapeutik bagi Tenaga Kesehatan diselenggarakan untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam menerapkan komunikasi yang efektif pada setiap tahapan pelayanan, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan pasien, serta kepuasan pasien dan keluarga.


TUJUAN PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI TENAGA KESEHATAN

  • Memahami konsep dasar komunikasi terapeutik dalam konteks pelayanan kesehatan.

  • Meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan dalam berkomunikasi efektif dengan pasien, keluarga, dan tim kerja.

  • Mengembangkan sikap empati, kepekaan, dan etika dalam interaksi profesional.

  • Mampu menerapkan komunikasi terapeutik pada situasi klinis, kritis, maupun edukatif.

  • Mendukung implementasi patient centered care serta standar akreditasi rumah sakit.


MATERI PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI TENAGA KESEHATAN

  1. Konsep Dasar Komunikasi Terapeutik.
  2. Prinsip, Etika, dan Tahapan Komunikasi Terapeutik.
  3. Teknik Mendengarkan Aktif (Active Listening) dan Membangun Empati.
  4. Komunikasi Verbal dan Nonverbal dalam Pelayanan Kesehatan.
  5. Teknik Komunikasi Efektif dengan Pasien dan Keluarga.
  6. Komunikasi Terapeutik pada Pasien dengan Kondisi Khusus.
  7. Komunikasi Efektif dalam Kolaborasi Tim Kesehatan dan Metode SBAR.
  8. Komunikasi Terapeutik dalam Mendukung Keselamatan Pasien (Patient Safety).
  9. Komunikasi Terapeutik untuk Edukasi Pasien dan Pengambilan Keputusan Bersama.
  10. Evaluasi Penerapan Komunikasi Terapeutik dalam Pelayanan Kesehatan.

PESERTA PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI TENAGA KESEHATAN

  • Perawat, bidan, dokter, tenaga kesehatan lain.

  • Kepala ruangan / kepala instalasi keperawatan.

  • Tim mutu & keselamatan pasien.

  • Tenaga edukator klinis di rumah sakit / puskesmas.


MENFAAT PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI TENAGA KESEHATAN

  • Peserta mampu menerapkan komunikasi terapeutik dalam praktik sehari-hari.

  • Peningkatan kualitas pelayanan yang lebih humanis, empatik, dan profesional.

  • Menurunkan risiko konflik, kesalahpahaman, dan insiden keselamatan pasien.

  • Mendukung pencapaian standar akreditasi rumah sakit.

  • Membentuk tenaga kesehatan yang lebih percaya diri dan berorientasi pada patient centered care.

BACA JUGA : PELATIHAN MANAJEMEN SERVICE EXCELLENCE (PELAYANAN PRIMA)

Melalui pelatihan ini, diharapkan tenaga kesehatan mampu mengintegrasikan komunikasi terapeutik sebagai bagian penting dalam praktik profesional, sehingga tercipta pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.


WAKTU PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI TENAGA KESEHATAN

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI TENAGA KESEHATAN

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK) RUMAH SAKIT

PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

Diselenggarakan oleh: DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA


Latar Belakang

Pelatihan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) merupakan program pelatihan bagi tenaga kesehatan rumah sakit dalam penyelenggaraan layanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif selama 24 jam. Layanan PONEK berperan penting dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui penanganan cepat dan tepat terhadap komplikasi obstetri dan kegawatdaruratan bayi baru lahir.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi klinis dan koordinasi tim PONEK agar mampu memberikan pelayanan sesuai standar nasional, mendukung mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.

Selain menjadi salah satu layanan unggulan rumah sakit, penyelenggaraan PONEK juga mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit, peningkatan keselamatan pasien, serta penguatan sistem rujukan maternal dan neonatal. Oleh karena itu, tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan obstetri dan neonatal perlu memiliki kompetensi yang memadai melalui pelatihan yang terstruktur dan berkesinambungan.


TUJUAN PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia rumah sakit dalam penyelenggaraan layanan PONEK secara profesional dan terintegrasi, sehingga peserta mampu:

  • Memahami prinsip dan alur pelayanan PONEK 24 jam

  • Melakukan deteksi dini dan penatalaksanaan kegawatdaruratan obstetri dan neonatus

  • Mengoptimalkan kolaborasi tim PONEK antarprofesi

  • Menerapkan SOP dan protokol pelayanan PONEK berbasis standar dan evidence

  • Meningkatkan sistem rujukan maternal dan neonatal

  • Memastikan dokumentasi dan pelaporan sesuai standar akreditasi rumah sakit


MATERI PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

1. Kebijakan dan Standar Pelayanan PONEK

  • Konsep dan prinsip Pelayanan PONEK

  • Kebijakan nasional pelayanan obstetri dan neonatal emergensi

  • Peran PONEK dalam penurunan AKI dan AKB

  • Kesiapan rumah sakit dalam penyelenggaraan PONEK 24 jam

2. Organisasi dan Tata Kelola Tim PONEK

  • Struktur organisasi dan pembagian peran tim PONEK

  • Koordinasi lintas unit dan lintas profesi

  • Manajemen sumber daya manusia PONEK

  • Sistem komunikasi dan respon cepat kegawatdaruratan

3. Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Obstetri

  • Perdarahan obstetri

  • Preeklamsia dan eklampsia

  • Infeksi pada kehamilan dan persalinan

  • Distosia dan komplikasi persalinan

  • Tatalaksana obstetri emergensi sesuai SOP

4. Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Neonatal

  • Asfiksia neonatorum

  • Bayi berat lahir rendah (BBLR)

  • Hipotermia dan hipoglikemia neonatus

  • Infeksi dan kegawatdaruratan neonatus

  • Resusitasi neonatus sesuai standar

5. Sistem Rujukan Maternal dan Neonatal

  • Alur rujukan internal dan eksternal PONEK

  • Stabilitas pasien sebelum rujukan

  • Komunikasi rujukan yang aman dan efektif

  • Dokumentasi dan pelaporan rujukan

6. Sarana, Prasarana, dan Logistik PONEK

  • Standar fasilitas dan peralatan PONEK

  • Kesiapan ruang bersalin dan ruang neonatal

  • Manajemen obat dan alat emergensi

  • Pemeliharaan dan kesiapsiagaan sarana

7. SOP, Clinical Pathway, dan Keselamatan Pasien

  • Penyusunan dan penerapan SOP PONEK

  • Clinical pathway kasus obstetri dan neonatal

  • Manajemen risiko dan keselamatan pasien

  • Pencegahan kejadian tidak diharapkan

8. Dokumentasi Medis dan Pelaporan PONEK

  • Standar rekam medis pelayanan PONEK

  • Pelaporan pelayanan obstetri dan neonatal

  • Indikator mutu dan monitoring kinerja PONEK

  • Keterkaitan dengan standar akreditasi rumah sakit

9. Audit, Evaluasi, dan Peningkatan Mutu PONEK

  • Audit maternal dan perinatal

  • Evaluasi kinerja layanan PONEK

  • Continuous Quality Improvement (CQI)

  • Tindak lanjut dan perbaikan berkelanjutan

10. Studi Kasus dan Simulasi PONEK

  • Simulasi penanganan kasus obstetri emergensi

  • Simulasi kegawatdaruratan neonatus

  • Diskusi kasus nyata di rumah sakit

  • Best practice implementasi PONEK


PESERTA PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

  • Direktur Rumah Sakit
  • Wakil Direktur Rumah Sakit
  • Kepala Instalasi
  • Kepala Ruangan
  • Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG)
  • Dokter Spesialis Anak (Sp.A)
  • Dokter Umum
  • Perawat
  • Bidan
  • Tim PONEK
  • Bagian Diklat Rumah Sakit
  • Tenaga kesehatan lain yang terlibat dalam pelayanan obstetri dan neonatal.

FAQ PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

1. Apa itu Pelatihan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)?
Pelatihan PONEK adalah program peningkatan kompetensi tenaga kesehatan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal secara komprehensif selama 24 jam sesuai standar nasional.

2. Siapa yang dapat mengikuti Pelatihan PONEK?
Pelatihan ini ditujukan bagi dokter spesialis, dokter umum, bidan, perawat, manajemen rumah sakit, kepala instalasi, serta tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan obstetri dan neonatal.

3. Apa manfaat mengikuti Pelatihan PONEK?
Peserta akan meningkatkan kompetensi dalam penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi, memperkuat koordinasi tim PONEK, meningkatkan mutu pelayanan, serta mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.


PENUTUP PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

Pelatihan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal secara cepat, tepat, aman, dan sesuai standar. Dengan penerapan PONEK yang optimal, rumah sakit dapat meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat sistem rujukan, mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), serta memenuhi standar akreditasi rumah sakit secara berkelanjutan.


BACA JUGA :


WAKTU PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 6.000.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.000.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.700.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT

PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia


Latar Belakang

Pelayanan darah yang aman, berkualitas, mudah diakses, dan rasional merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya di rumah sakit. Ketersediaan darah yang sesuai kebutuhan pasien menjadi faktor utama dalam mendukung pelayanan medis, tindakan operasi, penanganan kegawatdaruratan, pelayanan kebidanan, serta terapi berbagai penyakit yang memerlukan transfusi darah.

Penyelenggaraan pelayanan darah di Indonesia telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 423/Menkes/SK/IV/2007 tentang Kebijakan Peningkatan Kualitas dan Akses Pelayanan Darah, serta Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2014 tentang Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Regulasi tersebut mewajibkan setiap rumah sakit memiliki Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) sebagai bagian dari pelayanan transfusi darah yang aman, bermutu, dan terintegrasi.

Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) memiliki peran strategis dalam pengelolaan darah dan komponen darah, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan, pelaporan, hingga pengawasan mutu pelayanan transfusi darah. Pengelolaan BDRS yang baik memerlukan sumber daya manusia yang kompeten, sistem manajemen yang efektif, serta penerapan standar operasional prosedur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui Pelatihan Manajemen Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), peserta diharapkan mampu memahami prinsip-prinsip pengelolaan BDRS, meningkatkan mutu pelayanan transfusi darah, menjamin keselamatan pasien, serta mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.


TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan standar manajemen dalam pengelolaan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) secara komprehensif dan terintegrasi.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami regulasi, kebijakan, dan standar pelayanan Bank Darah Rumah Sakit.
  • Menguasai prosedur operasional pengelolaan darah dan komponen darah.
  • Menerapkan sistem manajemen mutu dalam pelayanan transfusi darah.
  • Melaksanakan pengendalian mutu dan keselamatan pasien.
  • Memahami sistem pelaporan, pelacakan (traceability), dan audit transfusi darah.
  • Mengoptimalkan koordinasi dengan Unit Donor Darah (UDD) dan unit pelayanan rumah sakit.
  • Mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit melalui pengelolaan BDRS.

MANFAAT PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

  • Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam pengelolaan BDRS.
  • Meningkatkan mutu pelayanan transfusi darah.
  • Mengurangi risiko kesalahan dalam pelayanan transfusi.
  • Mendukung keselamatan pasien.
  • Mengoptimalkan sistem dokumentasi dan pelaporan BDRS.
  • Mendukung implementasi standar akreditasi rumah sakit.

MATERI PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

  1. Kebijakan, Regulasi, dan Standar Bank Darah Rumah Sakit (BDRS)
  2. Organisasi dan Tata Kelola Bank Darah Rumah Sakit
  3. Manajemen Pengelolaan Darah dan Komponen Darah
  4. Penyimpanan, Distribusi, dan Transportasi Darah
  5. Pelayanan Transfusi Darah dan Keselamatan Pasien
  6. Manajemen Mutu dan Pengendalian Risiko BDRS
  7. Dokumentasi, Pelaporan, dan Traceability Transfusi Darah
  8. Audit Pelayanan Transfusi dan Peningkatan Mutu Berkelanjutan
  9. Implementasi BDRS dalam Mendukung Akreditasi Rumah Sakit
  10. Studi Kasus dan Best Practice Pengelolaan Bank Darah Rumah Sakit

PESERTA PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

  • Direktur Rumah Sakit
  • Wakil Direktur Rumah Sakit
  • Kepala Instalasi Laboratorium
  • Kepala Instalasi Bank Darah Rumah Sakit
  • Dokter Spesialis Patologi Klinik
  • Dokter Umum
  • Perawat
  • Analis Teknologi Laboratorium Medik (ATLM)
  • Petugas Bank Darah Rumah Sakit
  • Komite Mutu Rumah Sakit
  • Tim Akreditasi Rumah Sakit
  • Petugas Penjaminan Mutu
  • Tenaga kesehatan lain yang terkait dengan pelayanan transfusi darah.

BACA JUGA :


FAQ PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

1. Apa itu Pelatihan Manajemen Bank Darah Rumah Sakit (BDRS)?

Pelatihan yang membahas pengelolaan Bank Darah Rumah Sakit sesuai regulasi, standar pelayanan transfusi darah, dan prinsip keselamatan pasien.

2. Siapa yang dapat mengikuti Pelatihan BDRS?

Direktur rumah sakit, dokter, ATLM, petugas BDRS, perawat, komite mutu, tim akreditasi, serta tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan transfusi darah.

3. Apa manfaat mengikuti Pelatihan BDRS?

Peserta akan memahami pengelolaan Bank Darah Rumah Sakit, meningkatkan mutu pelayanan transfusi darah, serta mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.


PENTUP PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

Pelatihan Manajemen Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam mengelola pelayanan transfusi darah secara aman, efektif, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan sistem pengelolaan Bank Darah Rumah Sakit yang memenuhi standar mutu, meningkatkan keselamatan pasien, serta mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas dan pemenuhan standar akreditasi rumah sakit secara berkelanjutan.


PENYELENGGARAAN FLEKSIBEL SELURUH INDONESIA

Pelatihan tersedia di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta dapat dilaksanakan secara:

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”