Pos

EVALUASI JABATAN: PENGERTIAN, TUJUAN, METODE, TAHAPAN, DAN MANFAAT DALAM MANAJEMEN SDM

EVALUASI JABATAN: PENGERTIAN, TUJUAN, METODE, TAHAPAN, DAN MANFAAT DALAM MANAJEMEN SDM

Diklat Consulting Training Indonesia


Pengertian Evaluasi Jabatan

Evaluasi jabatan adalah proses sistematis untuk menentukan nilai relatif suatu jabatan dibandingkan dengan jabatan lainnya dalam suatu organisasi. Penilaian dilakukan berdasarkan karakteristik pekerjaan, seperti tugas, tanggung jawab, kewenangan, kompetensi, kompleksitas, dan faktor lain yang telah ditetapkan.

Evaluasi jabatan berbeda dengan penilaian kinerja pegawai. Evaluasi jabatan menilai nilai atau bobot suatu jabatan, sedangkan penilaian kinerja menilai pencapaian seseorang dalam menjalankan pekerjaannya.

Hasil evaluasi jabatan dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam penataan organisasi, penyusunan kelas jabatan, pengelolaan SDM, serta pengembangan sistem kepegawaian.


Mengapa Evaluasi Jabatan Penting?

Setiap organisasi memiliki jabatan dengan karakteristik dan tingkat tanggung jawab yang berbeda. Karena itu, diperlukan metode yang dapat membantu organisasi membandingkan nilai relatif setiap jabatan secara lebih objektif.

Evaluasi jabatan penting karena dapat membantu organisasi:

  • Menilai nilai relatif antarjabatan.
  • Mendukung penataan jabatan.
  • Menyusun struktur jabatan yang lebih terarah.
  • Mendukung penyusunan kelas jabatan.
  • Menjadi salah satu dasar pengelolaan SDM.
  • Mendukung kejelasan tugas dan tanggung jawab.
  • Membantu organisasi memahami kompleksitas setiap jabatan.
  • Mendukung pengembangan sistem kompensasi sesuai kebijakan organisasi.
  • Menghubungkan informasi jabatan dengan kebutuhan organisasi.
  • Mendukung pengambilan keputusan terkait pengelolaan jabatan.

Perbedaan Analisis Jabatan dan Evaluasi Jabatan

Analisis jabatan dan evaluasi jabatan saling berkaitan, tetapi memiliki tujuan berbeda.

Analisis jabatan berfokus pada pengumpulan dan penyusunan informasi mengenai suatu jabatan, seperti tugas, tanggung jawab, wewenang, hasil kerja, dan persyaratan jabatan.

Sementara itu, evaluasi jabatan menggunakan informasi tersebut untuk menilai nilai relatif suatu jabatan berdasarkan faktor dan kriteria yang telah ditentukan.

Dengan demikian:

Analisis Jabatan → Informasi Jabatan → Evaluasi Jabatan → Nilai Jabatan → Kelas/Penataan Jabatan


Hubungan Evaluasi Jabatan dengan Analisis Beban Kerja

Analisis beban kerja memberikan informasi mengenai volume dan kebutuhan pekerjaan dalam suatu organisasi. Informasi tersebut dapat menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam pengelolaan jabatan.

Evaluasi jabatan tidak menggantikan analisis beban kerja. Keduanya memiliki fungsi berbeda tetapi dapat saling melengkapi dalam pengelolaan SDM.

Analisis beban kerja lebih berkaitan dengan beban dan kebutuhan pekerjaan, sedangkan evaluasi jabatan berkaitan dengan nilai relatif suatu jabatan.


Faktor yang Dapat Dipertimbangkan dalam Evaluasi Jabatan

Faktor evaluasi perlu disesuaikan dengan metode yang digunakan organisasi. Beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Pengetahuan dan kompetensi.
  • Keterampilan.
  • Tanggung jawab.
  • Wewenang.
  • Kompleksitas pekerjaan.
  • Pengambilan keputusan.
  • Dampak pekerjaan.
  • Hubungan kerja.
  • Kondisi lingkungan kerja.
  • Risiko pekerjaan.

Pemilihan faktor harus dilakukan secara konsisten agar hasil evaluasi dapat dipertanggungjawabkan.


Metode Evaluasi Jabatan

Terdapat beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam evaluasi jabatan. Metode yang dipilih perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi.

1. Metode Ranking

Jabatan dibandingkan dan disusun berdasarkan urutan nilai relatifnya dari yang paling rendah hingga paling tinggi.

2. Metode Klasifikasi

Jabatan dikelompokkan ke dalam kelas tertentu berdasarkan karakteristik dan tingkat tanggung jawab yang telah ditentukan.

3. Metode Perbandingan Faktor

Jabatan dibandingkan berdasarkan beberapa faktor yang telah ditentukan dan diberikan nilai tertentu.

4. Metode Point Factor

Setiap faktor jabatan diberikan bobot dan nilai. Total nilai kemudian digunakan untuk menentukan posisi relatif suatu jabatan.

Setiap metode memiliki karakteristik, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing. Oleh karena itu, organisasi perlu menentukan metode berdasarkan tujuan dan sistem pengelolaan jabatan yang digunakan.


Tahapan Evaluasi Jabatan

Secara umum, proses evaluasi jabatan dapat dilakukan melalui beberapa tahapan:

1. Menentukan Tujuan Evaluasi

Organisasi perlu menentukan tujuan evaluasi, misalnya untuk penataan jabatan, penyusunan kelas jabatan, atau pengembangan sistem manajemen SDM.

2. Mengidentifikasi Jabatan

Seluruh jabatan yang akan dievaluasi perlu diidentifikasi secara jelas.

3. Mengumpulkan Informasi Jabatan

Informasi mengenai tugas, tanggung jawab, wewenang, kompetensi, dan karakteristik pekerjaan dikumpulkan.

4. Menentukan Faktor Evaluasi

Organisasi menetapkan faktor dan kriteria yang digunakan dalam penilaian.

5. Menentukan Bobot

Jika menggunakan metode berbobot, setiap faktor diberikan bobot sesuai tingkat kepentingannya.

6. Melakukan Penilaian

Setiap jabatan dinilai berdasarkan faktor dan kriteria yang telah ditentukan.

7. Menghitung Nilai Jabatan

Nilai dari setiap faktor dihitung untuk memperoleh nilai relatif jabatan.

8. Membandingkan Hasil

Hasil evaluasi dibandingkan untuk melihat posisi relatif antarjabatan.

9. Menyusun Kelas atau Kelompok Jabatan

Hasil evaluasi dapat digunakan sebagai salah satu bahan dalam penyusunan kelas atau kelompok jabatan sesuai sistem organisasi.

10. Melakukan Review

Hasil evaluasi perlu ditinjau untuk memastikan data dan metode yang digunakan tetap relevan.


Evaluasi Jabatan dan Kelas Jabatan

Salah satu penggunaan hasil evaluasi jabatan adalah membantu organisasi dalam memahami nilai relatif berbagai jabatan dan mendukung penataan kelas jabatan.

Jabatan dengan karakteristik, tanggung jawab, kompleksitas, dan faktor penilaian yang memiliki nilai relatif tertentu dapat ditempatkan sesuai struktur atau kelas yang ditetapkan organisasi.

Karena sistem kelas jabatan dapat mengikuti ketentuan dan kebijakan yang berbeda sesuai konteks organisasi, hasil evaluasi perlu disesuaikan dengan regulasi dan sistem yang berlaku.


Evaluasi Jabatan dalam Manajemen SDM

Evaluasi jabatan merupakan salah satu instrumen dalam pengelolaan SDM. Hasilnya dapat membantu organisasi memahami struktur jabatan dan hubungan antarjabatan.

Dalam praktiknya, evaluasi jabatan dapat berkaitan dengan:

  • Analisis jabatan.
  • Analisis beban kerja.
  • Peta jabatan.
  • Kelas jabatan.
  • Struktur organisasi.
  • Perencanaan kebutuhan pegawai.
  • Pengelolaan kompetensi.
  • Pengembangan sistem kompensasi.
  • Penataan organisasi.

Namun, evaluasi jabatan tidak boleh dipandang sebagai satu-satunya dasar untuk seluruh keputusan SDM. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan tujuan, data, regulasi, dan kebijakan organisasi.


Tantangan dalam Evaluasi Jabatan

Beberapa tantangan yang dapat muncul antara lain:

  1. Informasi jabatan belum lengkap.
  2. Uraian jabatan belum diperbarui.
  3. Perbedaan pemahaman mengenai faktor penilaian.
  4. Penentuan bobot yang belum konsisten.
  5. Perbedaan karakteristik antarunit.
  6. Data jabatan yang berubah akibat restrukturisasi.
  7. Kurangnya pemahaman tim evaluator.
  8. Kesulitan menjaga objektivitas penilaian.
  9. Belum adanya dokumentasi yang memadai.
  10. Hasil evaluasi belum ditinjau secara berkala.

Karena itu, proses evaluasi membutuhkan data yang akurat, metode yang jelas, dan tim yang memahami proses penilaian.


Kompetensi yang Dibutuhkan

Pelaksanaan evaluasi jabatan membutuhkan kompetensi yang sesuai dengan tanggung jawab evaluator. Kompetensi tersebut antara lain:

  • Memahami konsep evaluasi jabatan.
  • Memahami analisis jabatan.
  • Memahami analisis beban kerja.
  • Mampu membaca informasi jabatan.
  • Memahami faktor dan kriteria evaluasi.
  • Mampu melakukan pembobotan.
  • Mampu melakukan penilaian jabatan.
  • Mampu menganalisis hasil evaluasi.
  • Mampu menyusun dokumentasi.
  • Mampu melakukan review hasil evaluasi.

Kesimpulan

Evaluasi jabatan merupakan proses sistematis untuk menentukan nilai relatif suatu jabatan berdasarkan faktor dan kriteria tertentu. Proses ini berbeda dengan penilaian kinerja karena evaluasi jabatan berfokus pada nilai relatif jabatan, sedangkan penilaian kinerja berfokus pada pencapaian pegawai.

Evaluasi jabatan dapat mendukung penataan organisasi, pengelolaan SDM, penyusunan kelas jabatan, serta pengembangan sistem kepegawaian. Agar hasilnya dapat digunakan secara tepat, evaluasi harus didukung informasi jabatan yang akurat, metode yang jelas, faktor penilaian yang konsisten, serta proses review yang memadai.


FAQ

Apa yang dimaksud dengan evaluasi jabatan?

Evaluasi jabatan adalah proses sistematis untuk menentukan nilai relatif suatu jabatan berdasarkan faktor dan kriteria yang telah ditetapkan.

Apa perbedaan evaluasi jabatan dengan penilaian kinerja?

Evaluasi jabatan menilai nilai relatif suatu jabatan, sedangkan penilaian kinerja menilai pencapaian seseorang dalam menjalankan pekerjaannya.

Apa hubungan evaluasi jabatan dengan analisis jabatan?

Analisis jabatan menghasilkan informasi mengenai suatu jabatan yang dapat digunakan sebagai bahan dalam proses evaluasi jabatan.

Apakah evaluasi jabatan sama dengan analisis beban kerja?

Tidak. Analisis beban kerja berfokus pada beban dan kebutuhan pekerjaan, sedangkan evaluasi jabatan berfokus pada nilai relatif suatu jabatan.

Apa hasil dari evaluasi jabatan?

Hasilnya dapat berupa nilai relatif jabatan yang selanjutnya dapat digunakan untuk mendukung penataan jabatan dan penyusunan kelas jabatan sesuai sistem organisasi.

Siapa yang perlu memahami evaluasi jabatan?

Pengelola kepegawaian, SDM, organisasi dan tata laksana, analis jabatan, pengelola ABK, pimpinan unit, serta pihak lain yang memiliki tugas terkait pengelolaan jabatan.


Baca Juga :

Penutup

Pemahaman terhadap evaluasi jabatan menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan jabatan dan sumber daya manusia yang lebih terstruktur. Organisasi membutuhkan proses evaluasi yang sistematis agar penilaian jabatan dapat dilakukan berdasarkan informasi dan kriteria yang jelas.

Bagi instansi yang ingin meningkatkan kompetensi dalam memahami, menyusun, dan melaksanakan evaluasi jabatan, Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Evaluasi Jabatan dengan materi yang mencakup konsep evaluasi, analisis jabatan, analisis beban kerja, metode evaluasi, faktor penilaian, pembobotan, kelas jabatan, serta studi kasus dan praktik.

Diklat Consulting Training Indonesia
Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.

PELATIHAN EVALUASI JABATAN

PELATIHAN EVALUASI JABATAN

Meningkatkan Kompetensi dalam Evaluasi, Penilaian, dan Penataan Jabatan secara Objektif dan Terukur

Diselenggarakan oleh: Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Evaluasi Jabatan merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta dalam melaksanakan evaluasi jabatan secara sistematis, objektif, dan terukur.

Evaluasi jabatan merupakan bagian penting dalam pengelolaan sumber daya manusia untuk mengetahui nilai relatif suatu jabatan berdasarkan tugas, tanggung jawab, wewenang, kompetensi, kompleksitas, serta karakteristik pekerjaan.

Pelatihan ini membahas keterkaitan antara analisis jabatan, analisis beban kerja, informasi jabatan, evaluasi jabatan, penilaian jabatan, dan kelas jabatan sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai proses evaluasi jabatan.

Latar Belakang

Setiap organisasi memiliki berbagai jabatan dengan tugas, tanggung jawab, kewenangan, tingkat kesulitan, dan kompetensi yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan proses yang sistematis untuk menilai dan menentukan nilai relatif masing-masing jabatan.

Evaluasi jabatan dapat mendukung organisasi dalam melakukan penataan jabatan dan pengelolaan sumber daya manusia secara lebih objektif. Hasil evaluasi juga dapat menjadi bagian dari proses pengelolaan kelas jabatan dan pengembangan sistem manajemen kepegawaian.

Dalam pelaksanaannya, evaluasi jabatan membutuhkan pemahaman terhadap informasi jabatan, faktor penilaian, metode evaluasi, pembobotan, serta penyusunan hasil evaluasi.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman konseptual dan praktis mengenai proses evaluasi jabatan yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan organisasi.


TUJUAN PELATIHAN EVALUASI JABATAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar dan tujuan evaluasi jabatan.
  • Memahami kebijakan dan regulasi yang berkaitan dengan evaluasi jabatan.
  • Memahami hubungan analisis jabatan dengan evaluasi jabatan.
  • Memahami hubungan analisis beban kerja dengan evaluasi jabatan.
  • Mengidentifikasi informasi yang diperlukan dalam evaluasi jabatan.
  • Memahami faktor dan kriteria evaluasi jabatan.
  • Melakukan penilaian dan pembobotan jabatan.
  • Memahami proses penentuan nilai relatif jabatan.
  • Memahami penyusunan kelas jabatan.
  • Menerapkan proses evaluasi jabatan secara sistematis.

MANFAAT PELATIHAN EVALUASI JABATAN

Peserta diharapkan dapat:

  • Meningkatkan pemahaman mengenai evaluasi jabatan.
  • Memahami proses penilaian jabatan secara objektif.
  • Meningkatkan kemampuan dalam menganalisis informasi jabatan.
  • Memahami hubungan analisis jabatan dan analisis beban kerja.
  • Memahami proses pembobotan dan penilaian jabatan.
  • Memahami dasar penyusunan kelas jabatan.
  • Mendukung penataan jabatan di lingkungan organisasi.
  • Mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang lebih terstruktur.

MATERI PELATIHAN EVALUASI JABATAN

  1. Konsep Dasar dan Tujuan Evaluasi Jabatan
  2. Kebijakan dan Regulasi Evaluasi Jabatan
  3. Analisis Jabatan dan Informasi Jabatan
  4. Analisis Beban Kerja dalam Evaluasi Jabatan
  5. Prinsip dan Metode Evaluasi Jabatan
  6. Faktor-Faktor dan Kriteria Evaluasi Jabatan
  7. Penilaian dan Pembobotan Jabatan
  8. Penentuan Nilai dan Kelas Jabatan
  9. Penyusunan Hasil Evaluasi dan Peta Jabatan
  10. Studi Kasus dan Praktik Evaluasi Jabatan

PESERTA PELATIHAN EVALUASI JABATAN

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • ASN dan pegawai pemerintah
  • Pejabat struktural
  • Pengelola kepegawaian
  • Pengelola organisasi
  • Pengelola sumber daya manusia
  • Bagian tata laksana
  • Pengelola analisis jabatan
  • Pengelola analisis beban kerja
  • Pengelola kelas jabatan
  • Pimpinan dan kepala unit kerja
  • Pengelola SDM rumah sakit dan BLUD
  • Staf yang memiliki tugas terkait kepegawaian dan organisasi

Peserta diharapkan mampu memahami konsep dan tahapan evaluasi jabatan serta mampu melakukan penilaian jabatan berdasarkan informasi, faktor, dan kriteria yang telah ditentukan.

Peserta juga diharapkan mampu memahami keterkaitan antara evaluasi jabatan dengan analisis jabatan, analisis beban kerja, penataan organisasi, dan kelas jabatan.


FAQ PELATIHAN EVALUASI JABATAN

Apa itu Pelatihan Evaluasi Jabatan?

Pelatihan Evaluasi Jabatan adalah program yang membahas konsep, metode, tahapan, dan praktik penilaian nilai relatif suatu jabatan berdasarkan faktor dan kriteria yang telah ditentukan.

Apa tujuan evaluasi jabatan?

Evaluasi jabatan bertujuan membantu organisasi menilai nilai relatif suatu jabatan secara sistematis dan objektif sebagai bagian dari penataan jabatan dan pengelolaan sumber daya manusia.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan dapat diikuti oleh ASN, pengelola kepegawaian, bagian organisasi, pengelola SDM, pejabat struktural, pengelola analisis jabatan, analisis beban kerja, dan pihak lain yang berkaitan dengan pengelolaan jabatan.

Apakah materi membahas analisis jabatan?

Ya. Pelatihan membahas keterkaitan antara analisis jabatan, informasi jabatan, analisis beban kerja, dan evaluasi jabatan.

Apakah membahas kelas jabatan?

Ya. Materi mencakup penilaian, pembobotan, nilai jabatan, serta pemahaman mengenai penentuan kelas jabatan.

Apakah ada praktik?

Ya. Pelatihan dapat dilengkapi dengan studi kasus, simulasi, dan praktik evaluasi jabatan.

Apakah tersedia In House Training?

Ya. Pelatihan dapat dilaksanakan secara In House Training sesuai kebutuhan instansi.

BACA JUGA :

  1. Pelatihan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja
  2. Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia
  3. Pelatihan Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Penilaian Kinerja ASN

PENUTUP PELATIHAN EVALUASI JABATAN

Demikian informasi Pelatihan Evaluasi Jabatan ini kami sampaikan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami dan melaksanakan evaluasi jabatan secara sistematis, objektif, dan terukur.

Diklat Consulting Training Indonesia berkomitmen menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi melalui dukungan narasumber profesional, metode pembelajaran interaktif, serta materi yang relevan dengan kebutuhan pengelolaan sumber daya manusia.

Untuk informasi jadwal, biaya, pelaksanaan In House Training, maupun pendaftaran, silakan menghubungi Diklat Consulting Training Indonesia.


WAKTU PELATIHAN EVALUASI JABATAN

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN EVALUASI JABATAN

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

(Diklat Manajemen SDM Rumah Sakit dan Instansi Pemerintah)


Latar Belakang

Analisis Jabatan (ANJAB) dan Analisis Beban Kerja (ABK) merupakan instrumen penting dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) yang digunakan untuk menentukan jumlah, jenis, dan kualifikasi pegawai sesuai kebutuhan organisasi.

Bagi rumah sakit, pelaksanaan ANJAB dan ABK sangat penting dalam:

  • Penyusunan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK),

  • Perencanaan formasi pegawai,

  • Evaluasi jabatan dan remunerasi,

  • Serta mendukung standar akreditasi rumah sakit dan efisiensi pelayanan.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman mendalam dan kemampuan praktis dalam menyusun dokumen ANJAB dan ABK yang sesuai dengan ketentuan Kemenpan-RB, BKN, dan Kemenkes.


TUJUAN PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

  • Memberikan pemahaman tentang konsep dan urgensi Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

  • Membekali peserta dalam menyusun uraian jabatan, spesifikasi jabatan, serta peta jabatan.

  • Melatih peserta menghitung dan menganalisis beban kerja berdasarkan metode observasi dan waktu kerja efektif.

  • Membantu rumah sakit dalam penyusunan dokumen ANJAB & ABK sebagai dasar manajemen SDM dan perencanaan formasi.

  • Mendorong efisiensi, produktivitas, dan efektivitas kerja di lingkungan organisasi.


MATERI PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

Materi Dasar

  1. Kebijakan dan Regulasi Analisis Jabatan (ANJAB) dan Analisis Beban Kerja (ABK)
  2. Konsep Dasar Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja
  3. Teknik Pengumpulan Data Jabatan
  4. Penyusunan Uraian Jabatan (Job Description)
  5. Penyusunan Spesifikasi Jabatan (Job Specification)
  6. Penyusunan Peta Jabatan
  7. Metode Perhitungan Analisis Beban Kerja (ABK)
  8. Penentuan Kebutuhan Pegawai Berdasarkan ABK
  9. Penyusunan Dokumen ANJAB dan ABK
  10. Studi Kasus, Praktik Penyusunan ANJAB-ABK, dan Evaluasi

PESERTA PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

  • Kepala / Staf Bagian SDM atau Kepegawaian

  • Bagian Perencanaan dan Organisasi

  • Tim Reformasi Birokrasi / Tata Laksana

  • Pimpinan Unit / Kepala Bidang

  • Tim Akreditasi Rumah Sakit


MANFAAT PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

  • Memahami teknik penyusunan ANJAB dan ABK.
  • Menentukan kebutuhan pegawai secara efektif.
  • Meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.
  • Mendukung penyusunan formasi pegawai.
  • Membantu pengembangan organisasi.
  • Mendukung tata kelola SDM profesional.
  • Memperkuat sistem pelayanan organisasi.

KEUNGGULAN PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

  • Materi lengkap dan aplikatif.
  • Narasumber profesional dan berpengalaman.
  • Pembahasan studi kasus nyata.
  • Praktik langsung penyusunan ANJAB dan ABK.
  • Mendukung kebutuhan rumah sakit dan instansi pemerintah.
  • Sertifikat resmi pelatihan.
  • Tersedia kelas online dan offline.

FAQ PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

Apa itu Pelatihan ANJAB ABK?

Pelatihan ANJAB ABK adalah program pelatihan mengenai penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja untuk mendukung efektivitas organisasi dan manajemen SDM.

Siapa peserta Pelatihan ANJAB ABK?

Pelatihan ini diikuti oleh bagian SDM, kepegawaian, organisasi, rumah sakit, instansi pemerintah, dan tim reformasi birokrasi.

Apa manfaat Pelatihan ANJAB ABK?

Pelatihan ini membantu organisasi dalam menyusun kebutuhan pegawai, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat tata kelola SDM.


PENUTUP

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan efektivitas organisasi, Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan ANJAB ABK Rumah Sakit dan Instansi Pemerintah dengan menghadirkan narasumber profesional dan berpengalaman di bidang manajemen SDM dan organisasi.

Pelatihan ini diharapkan mampu membantu organisasi dalam menyusun kebutuhan pegawai secara tepat, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan berkelanjutan.

Praktisi SDM, konsultan organisasi, dan narasumber dari instansi pembina (KemenPAN-RB, BKN, serta pakar manajemen SDM rumah sakit) yang berpengalaman dalam penyusunan ANJAB & ABK lintas sektor.


BACA JUGA : PELATIHAN MANAJEMEN PROYEK (PROJECT MANAGEMENT)


WAKTU PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN ANALISIS JABATAN (ANJAB) & ANALISIS BEBAN KERJA (ABK)

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN SISTEM REMUNERASI RUMAH SAKIT

PELATIHAN SISTEM PENYUSUNAN REMUNERASI RUMAH SAKIT

Membangun Sistem Remunerasi yang Adil, Transparan, Berbasis Kinerja, dan Sesuai Regulasi

Diselenggarakan oleh: Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Sistem Penyusunan Remunerasi Rumah Sakit merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan manajemen rumah sakit dalam menyusun sistem remunerasi yang adil, transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja. Sistem remunerasi yang baik tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pemberian imbalan kepada pegawai, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan motivasi, produktivitas, kepuasan kerja, serta mempertahankan tenaga kesehatan yang kompeten.

Penyusunan remunerasi di rumah sakit harus memperhatikan berbagai aspek, seperti regulasi pemerintah, struktur organisasi, analisis jabatan, evaluasi jabatan, beban kerja, capaian kinerja individu maupun unit kerja, serta kemampuan keuangan rumah sakit. Bagi Rumah Sakit BLU dan BLUD, penyusunan remunerasi juga harus mengacu pada ketentuan yang berlaku agar mendukung tata kelola yang baik (good hospital governance).

Melalui Pelatihan Sistem Penyusunan Remunerasi Rumah Sakit, peserta akan mempelajari konsep, metode, dan teknik penyusunan sistem remunerasi, mulai dari analisis jabatan, evaluasi jabatan, penyusunan indikator kinerja, perhitungan jasa pelayanan, hingga penyusunan dokumen usulan remunerasi. Pelatihan ini dikemas secara aplikatif melalui diskusi, studi kasus, dan simulasi sehingga peserta mampu menyusun sistem remunerasi yang sesuai dengan karakteristik rumah sakit.


TUJUAN PELATIHAN SISTEM PENYUSUNAN REMUNERASI RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami prinsip dasar dan regulasi penyusunan remunerasi rumah sakit.
  • Menyusun struktur dan skema remunerasi berbasis beban kerja, kompetensi, dan kinerja.
  • Melakukan analisis jabatan dan evaluasi jabatan sebagai dasar penyusunan remunerasi.
  • Menyusun indikator kinerja individu dan unit kerja yang terukur.
  • Mengembangkan sistem pembagian jasa pelayanan yang adil, transparan, dan akuntabel.
  • Menyesuaikan sistem remunerasi dengan karakteristik rumah sakit pemerintah, BLU, BLUD, maupun swasta.
  • Menyusun dokumen usulan sistem remunerasi sesuai regulasi yang berlaku.
  • Mendukung peningkatan motivasi, produktivitas, dan kualitas pelayanan rumah sakit.

MATERI PELATIHAN SISTEM PENYUSUNAN REMUNERASI RUMAH SAKIT

1. Konsep Dasar dan Regulasi Sistem Remunerasi Rumah Sakit

2. Perencanaan Strategis dan Kebijakan Remunerasi Rumah Sakit

3. Analisis Jabatan dan Evaluasi Jabatan (Job Analysis & Job Evaluation)

4. Penyusunan Struktur Remunerasi Berbasis Kinerja

5. Penyusunan Indikator Kinerja Individu dan Unit Kerja

6. Penyusunan Dokumen Usulan Sistem Remunerasi Rumah Sakit

7. Analisis, Monitoring, dan Evaluasi Sistem Remunerasi

8. Studi Kasus dan Simulasi Penyusunan Sistem Remunerasi Rumah Sakit


PESERTA PELATIHAN SISTEM PENYUSUNAN REMUNERASI RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Direktur Rumah Sakit
  • Wakil Direktur Rumah Sakit
  • Kepala Bagian SDM
  • Kepala Bagian Keuangan
  • Kepala Bagian Perencanaan
  • Kepala Instalasi
  • Manajer SDM
  • Tim Remunerasi Rumah Sakit
  • Tim Keuangan dan Akuntansi
  • Tim BLU/BLUD
  • Komite Medik
  • Komite Keperawatan
  • Konsultan Manajemen Rumah Sakit
  • Seluruh tenaga profesional yang terlibat dalam penyusunan sistem remunerasi.

MANFAAT PELATIHAN SISTEM PENYUSUNAN REMUNERASI RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti Pelatihan Sistem Penyusunan Remunerasi Rumah Sakit, peserta akan mampu:

  • Memahami regulasi dan konsep remunerasi rumah sakit secara komprehensif.
  • Menyusun sistem remunerasi yang adil, transparan, dan berbasis kinerja.
  • Melakukan analisis jabatan dan evaluasi jabatan secara sistematis.
  • Menyusun indikator kinerja sebagai dasar pemberian remunerasi.
  • Mengoptimalkan sistem pembagian jasa pelayanan sesuai beban kerja dan kontribusi.
  • Meningkatkan motivasi dan produktivitas sumber daya manusia rumah sakit.
  • Mendukung tata kelola rumah sakit yang profesional dan akuntabel.
  • Menyusun dokumen remunerasi sesuai ketentuan bagi rumah sakit pemerintah, BLU, BLUD, maupun swasta.

FAQ PELATIHAN SISTEM PENYUSUNAN REMUNERASI RUMAH SAKIT

Apa yang dimaksud dengan sistem remunerasi rumah sakit?

Sistem remunerasi rumah sakit adalah mekanisme pemberian imbalan kepada pegawai berdasarkan jabatan, kompetensi, beban kerja, tanggung jawab, dan capaian kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Siapa yang perlu mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ini ditujukan bagi pimpinan rumah sakit, manajer SDM, bagian keuangan, tim remunerasi, tim BLU/BLUD, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan sistem remunerasi.

Apa manfaat mengikuti pelatihan ini?

Peserta akan memperoleh kemampuan menyusun sistem remunerasi yang objektif, adil, berbasis kinerja, serta sesuai dengan regulasi dan kebutuhan rumah sakit.

Apakah pelatihan ini dapat dilaksanakan secara online?

Ya. Pelatihan tersedia dalam format Online, Offline, maupun In House Training sesuai kebutuhan rumah sakit.

Apakah peserta mendapatkan sertifikat?

Ya. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi dari Diklat Consulting Training Indonesia.

Bagaimana cara mendaftar Pelatihan Sistem Penyusunan Remunerasi Rumah Sakit?

Instansi maupun peserta dapat menghubungi tim Diklat Consulting Training Indonesia untuk memperoleh informasi mengenai jadwal, biaya, dan pelaksanaan pelatihan.


BACA JUGA :


PENUTUP PELATIHAN SISTEM PENYUSUNAN REMUNERASI RUMAH SAKIT

Sistem remunerasi yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi, produktivitas, dan kinerja sumber daya manusia di rumah sakit. Dengan sistem remunerasi yang disusun secara objektif, transparan, dan berbasis kinerja, rumah sakit dapat menciptakan lingkungan kerja yang profesional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Diklat Consulting Training Indonesia berkomitmen menghadirkan pelatihan yang aplikatif dengan narasumber berpengalaman serta materi yang mengikuti regulasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan sumber daya manusia rumah sakit. Pelatihan tersedia dalam format Online, Offline, maupun In House Training, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit pemerintah, BLU, BLUD, maupun swasta.

Wujudkan sistem remunerasi rumah sakit yang adil, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kinerja bersama Diklat Consulting Training Indonesia.


METODE PELATIHAN YANG INTERAKTIF DAN PRAKTIS

Pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran yang efektif, seperti:

  • Ceramah interaktif
  • Studi kasus
  • Diskusi kelompok
  • Simulasi dan praktik asesmen langsung

Dengan metode ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara langsung dalam dunia kerja.

KEUNGGULAN PELATIHAN DI DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Diklat Consulting Training Indonesia menghadirkan pelatihan dengan keunggulan:

  • Materi sesuai standar nasional dan kebutuhan industri kesehatan
  • Narasumber berpengalaman dan praktisi
  • Fleksibel (online, offline, dan in house training)
  • Pendekatan praktis dan aplikatif
  • Mendukung persiapan sertifikasi asesor kompetensi

PENYELENGGARAAN FLEKSIBEL SELURUH INDONESIA

Pelatihan tersedia di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta dapat dilaksanakan secara:

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

DAFTAR SEKARANG PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Anda sebagai asesor tenaga kesehatan.

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”