Pos

PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia


LATAR BELAKANG

Data mutu merupakan bagian penting dalam sistem peningkatan mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit. Data yang akurat, lengkap, konsisten, dan dapat ditelusuri menjadi dasar bagi rumah sakit dalam melakukan pengukuran indikator mutu, menganalisis capaian, mengidentifikasi permasalahan, serta menentukan tindak lanjut perbaikan.

Dalam pelaksanaannya, proses pengumpulan dan pelaporan data mutu dapat menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian sumber data, kesalahan pencatatan, perbedaan interpretasi definisi operasional, data yang tidak lengkap, maupun ketidakkonsistenan dalam proses pengukuran. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keakuratan hasil pengukuran indikator mutu dan proses pengambilan keputusan.

Validator data mutu memiliki peran penting dalam memastikan bahwa data yang digunakan untuk pengukuran mutu telah melalui proses pemeriksaan dan validasi secara sistematis. Validasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang dilaporkan dengan sumber data, definisi operasional, metode pengukuran, serta ketentuan yang telah ditetapkan.

Oleh karena itu, diperlukan tenaga yang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam melakukan validasi data mutu secara objektif, sistematis, dan terdokumentasi. Pelatihan Validator Data Mutu Rumah Sakit dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami konsep validasi data, melakukan pemeriksaan kualitas data, mengidentifikasi ketidaksesuaian, serta menyusun hasil validasi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.


TUJUAN PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar mutu, indikator mutu, dan data mutu rumah sakit.
  • Memahami peran dan tanggung jawab validator data mutu.
  • Memahami prinsip dan tujuan validasi data mutu.
  • Mengidentifikasi sumber data dan kesesuaian data dengan definisi operasional indikator.
  • Melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan, ketepatan, konsistensi, dan keakuratan data.
  • Melakukan proses validasi data mutu secara sistematis.
  • Mengidentifikasi kesalahan dan ketidaksesuaian dalam data mutu.
  • Mendokumentasikan hasil validasi dan menyusun laporan validasi data.
  • Melakukan tindak lanjut terhadap hasil validasi untuk mendukung perbaikan kualitas data.

MATERI PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

  1. Konsep Dasar Mutu, Indikator Mutu, dan Data Mutu Rumah Sakit
  2. Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab Validator Data Mutu
  3. Prinsip, Tujuan, dan Ruang Lingkup Validasi Data Mutu
  4. Pemahaman Definisi Operasional dan Sumber Data Indikator Mutu
  5. Teknik Pengumpulan, Penelusuran, dan Pemeriksaan Data Mutu
  6. Validasi Akurasi, Kelengkapan, Konsistensi, dan Ketepatan Data
  7. Metode dan Tahapan Pelaksanaan Validasi Data Mutu
  8. Identifikasi Ketidaksesuaian, Kesalahan, dan Permasalahan Data
  9. Dokumentasi, Rekapitulasi, dan Pelaporan Hasil Validasi Data Mutu
  10. Analisis Hasil Validasi dan Tindak Lanjut Perbaikan Kualitas Data

PESERTA PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Tim mutu dan keselamatan pasien rumah sakit
  • Komite mutu dan tim peningkatan mutu
  • Validator data mutu rumah sakit
  • Pengumpul dan pengolah data mutu
  • Kepala instalasi dan kepala unit kerja
  • Manajer pelayanan dan manajemen rumah sakit
  • Petugas yang terlibat dalam pengukuran dan pelaporan indikator mutu
  • Satuan Pengawas Internal (SPI)
  • Tenaga kesehatan dan tenaga profesional yang terlibat dalam pengelolaan data mutu

MANFAAT PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

  • Meningkatkan kompetensi peserta dalam melakukan validasi data mutu.
  • Meningkatkan akurasi dan keandalan data yang digunakan dalam pengukuran mutu.
  • Membantu mengidentifikasi kesalahan dan ketidaksesuaian data secara sistematis.
  • Meningkatkan konsistensi proses pengumpulan dan pengolahan data mutu.
  • Memperkuat dokumentasi dan pelaporan hasil validasi data.
  • Mendukung tersedianya data mutu yang dapat dipertanggungjawabkan.
  • Mendukung pengambilan keputusan dan perbaikan mutu berbasis data.
  • Memperkuat pelaksanaan sistem peningkatan mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit.

BACA JUGA :

PENUTUP PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

Pelatihan Validator Data Mutu Rumah Sakit diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam memastikan kualitas data mutu melalui proses validasi yang sistematis, objektif, konsisten, dan terdokumentasi.

Data mutu yang akurat dan dapat dipercaya merupakan salah satu dasar penting dalam melakukan evaluasi kinerja, mengidentifikasi permasalahan, menetapkan prioritas perbaikan, serta mendukung peningkatan mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.

Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan pelatihan untuk rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan secara online maupun offline, dengan materi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.


WAKTU PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif), 08.00–16.00 WIB
  • Kelas Publik: Tatap muka di Yogyakarta atau kota lain sesuai jadwal/permintaan
  • Online: Zoom Meeting, jadwal reguler setiap bulan
  • In-House Training: Di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN VALIDATOR DATA MUTU RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal.

 JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2027
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2027

05–07

(Selasa–Kamis)

12–14

(Selasa–Kamis)

20-22

(Rabu-Jumat)

27–29

(Rabu-Jumat)

Februari 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Sabtu-Jumat)

16-18

(Selasa-Kamis)

24-26

(Rabu-Jumat)

Maret 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Rabu-Jumat)

16–18

(Selasa-Kamis)

25-27

(Kamis–Sabtu)

April 2027

05-07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa–Kamis)

27–29

(Selasa–Kamis)

Mei 2027

04–06

(Selasa–Kamis)

11–13

(Selasa–Kamis)

20-22

(Kamis–Sabtu)

25-27

(Selasa–Kamis)

Juni 2027

03–05

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Rabu-Jumat)

15–17

(Selasa–Kamis)

24–26

(Kamis–Sabtu)

Juli 2027

05–07

(Senin–Rabu)

15-17

(Kamis-Jumat)

19-21

(Senin–Rabu)

26–28

(Senin–Rabu)

Agustus 2027

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa–Kamis)

19–21

(Kamis-Jumat)

24–26

(Selasa–Kamis)

September 2027

06-08

(Senin–Rabu)

13-15

(Senin–Rabu)

20-22

(Senin–Rabu)

27-29

(Senin–Rabu)

Oktober 2027

04–06

(Senin–Rabu)

13-15

(Rabu-Jumat)

20-22

(Rabu-Jumat)

26–28

(Selasa–Kamis)

November 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa–Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Desember 2027

02-04

(Kamis–Sabtu)

08-10

(Rabu-Jumat)

14-16

(Selasa–Kamis)

23-25

(Kamis–Sabtu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PMKP RUMAH SAKIT 2027

PELATIHAN  PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia


Update Regulasi, Mutu, Keselamatan Pasien, dan Akreditasi Rumah Sakit

DESKRIPSI PELATIHAN

Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit untuk memastikan pelayanan diberikan secara aman, bermutu, efektif, terukur, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Perkembangan kebijakan dan regulasi kesehatan menuntut rumah sakit untuk terus melakukan penyesuaian terhadap sistem mutu, keselamatan pasien, tata kelola, pengelolaan risiko, indikator mutu, serta proses akreditasi.

Pelatihan PMKP Rumah Sakit 2027 disusun sebagai program pengembangan kompetensi untuk membantu rumah sakit memahami dan menerapkan sistem peningkatan mutu dan keselamatan pasien sesuai dengan perkembangan regulasi dan kebijakan terbaru.

Materi pelatihan membahas perkembangan regulasi rumah sakit, kebijakan mutu dan keselamatan pasien, standar akreditasi, budaya mutu, indikator mutu, pengelolaan data, manajemen risiko, pelaporan insiden, analisis masalah, monitoring dan evaluasi, serta perbaikan mutu secara berkelanjutan.

Pelatihan juga memperhatikan perkembangan regulasi terbaru di bidang rumah sakit dan akreditasi yang telah diterbitkan Kementerian Kesehatan, sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih relevan dengan kebutuhan penyelenggaraan pelayanan rumah sakit.


TUJUAN PELATIHAN  PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan prinsip Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien.
  • Memahami perkembangan kebijakan dan regulasi terbaru terkait rumah sakit, mutu, dan keselamatan pasien.
  • Memahami penerapan standar mutu dan keselamatan pasien dalam pelayanan rumah sakit.
  • Memahami penerapan budaya mutu dan budaya keselamatan pasien.
  • Menyusun dan mengembangkan indikator mutu rumah sakit.
  • Melakukan pengumpulan, validasi, pengolahan, dan analisis data mutu.
  • Mengidentifikasi serta mengelola risiko dalam pelayanan rumah sakit.
  • Memahami pelaporan dan analisis insiden keselamatan pasien.
  • Menerapkan Root Cause Analysis (RCA) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA).
  • Menyusun rencana perbaikan mutu secara berkelanjutan.

MATERI PELATIHAN  PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)

  1. Konsep Dasar Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)
  2. Update Kebijakan dan Regulasi Rumah Sakit, PMKP, serta Akreditasi Terbaru
  3. Budaya Mutu, Budaya Keselamatan Pasien, dan Sasaran Keselamatan Pasien
  4. Manajemen Risiko dalam Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
  5. Penyusunan Indikator Mutu Nasional, Indikator Mutu Prioritas, dan Indikator Mutu Unit
  6. Pengumpulan, Validasi, Pengolahan, Analisis, dan Pelaporan Data Mutu
  7. Pelaporan dan Analisis Insiden Keselamatan Pasien (IKP), Root Cause Analysis (RCA), dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA)
  8. Audit Mutu, Audit Klinis, Monitoring, dan Evaluasi Program PMKP
  9. Penyusunan Rencana Perbaikan Berkelanjutan dengan Metode PDCA/PDSA dan Continuous Quality Improvement (CQI)
  10. Studi Kasus Implementasi PMKP dalam Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

PESERTA PELATIHAN  PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Direktur dan Manajemen Rumah Sakit
  • Tim PMKP / Komite Mutu
  • Tim Akreditasi Rumah Sakit
  • Kepala Bidang dan Kepala Bagian
  • Kepala Instalasi dan Kepala Unit
  • Dokter dan Dokter Gigi
  • Perawat dan Bidan
  • Apoteker dan Tenaga Kesehatan Lainnya
  • Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
  • Tim Keselamatan Pasien
  • Pengelola mutu pelayanan rumah sakit
  • Dinas Kesehatan
  • Tenaga profesional lain yang terlibat dalam program mutu dan keselamatan pasien

MANFAAT PELATIHAN  PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)

Peserta diharapkan memperoleh manfaat:

  • Memahami perkembangan regulasi dan kebijakan terbaru terkait mutu rumah sakit.
  • Meningkatkan pemahaman mengenai sistem PMKP.
  • Meningkatkan kemampuan menyusun dan mengelola indikator mutu.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan pengolahan dan analisis data mutu.
  • Memperkuat penerapan budaya mutu dan keselamatan pasien.
  • Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan mengelola risiko.
  • Memahami proses pelaporan dan analisis insiden keselamatan pasien.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan RCA dan FMEA.
  • Mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi program PMKP.
  • Membantu rumah sakit menyusun tindak lanjut perbaikan mutu secara berkelanjutan.

BACA JUGA :

FAQ-PELATIHAN  PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)

Apa itu Pelatihan PMKP Rumah Sakit?

Pelatihan PMKP merupakan program pengembangan kompetensi yang membahas pengelolaan peningkatan mutu dan keselamatan pasien secara sistematis, mulai dari indikator mutu, pengelolaan data, manajemen risiko, pelaporan insiden, analisis masalah, monitoring, evaluasi, hingga perbaikan berkelanjutan.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan PMKP?

Pelatihan dapat diikuti oleh direktur dan manajemen rumah sakit, Tim PMKP atau Komite Mutu, Tim Akreditasi, kepala bidang, kepala instalasi, kepala unit, dokter, perawat, tenaga kesehatan, perekam medis, serta tenaga lainnya yang terlibat dalam pengelolaan mutu dan keselamatan pasien.

Apakah materi mengikuti regulasi terbaru?

Ya. Materi disusun dengan memperhatikan perkembangan kebijakan dan regulasi terbaru yang berlaku, termasuk perkembangan regulasi penyelenggaraan rumah sakit, mutu, keselamatan pasien, dan akreditasi.

Apakah pelatihan dapat dilakukan secara online?

Ya. Pelatihan tersedia secara online melalui Zoom Meeting selain kelas tatap muka di Yogyakarta.

Apakah tersedia In-House Training?

Ya. Pelatihan dapat dilaksanakan di rumah sakit atau instansi dengan penyesuaian waktu, lokasi, jumlah peserta, dan kebutuhan materi.


PENUTUP PELATIHAN  PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)

Peningkatan mutu dan keselamatan pasien membutuhkan komitmen seluruh unsur rumah sakit serta penerapan sistem yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Melalui Pelatihan PMKP Rumah Sakit 2027, peserta diharapkan mampu memahami perkembangan regulasi, mengelola program mutu, menetapkan indikator, mengelola data, mengidentifikasi risiko, menganalisis insiden keselamatan pasien, serta menyusun perbaikan mutu secara berkelanjutan.

Dengan pembaruan materi yang mengikuti perkembangan kebijakan dan regulasi terbaru, pelatihan ini diharapkan dapat membantu rumah sakit memperkuat penerapan mutu dan keselamatan pasien dalam penyelenggaraan pelayanan.


WAKTU METODE PELATIHAN PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) 

  • Durasi: 2 hari (intensif), 08.00–16.00 WIB
  • Kelas Publik: Tatap muka di Yogyakarta atau kota lain sesuai jadwal/permintaan
  • Online: Zoom Meeting, jadwal reguler setiap bulan
  • In-House Training: Di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) 

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal.

 JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2027
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2027

05–07

(Selasa–Kamis)

12–14

(Selasa–Kamis)

20-22

(Rabu-Jumat)

27–29

(Rabu-Jumat)

Februari 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Sabtu-Jumat)

16-18

(Selasa-Kamis)

24-26

(Rabu-Jumat)

Maret 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Rabu-Jumat)

16–18

(Selasa-Kamis)

25-27

(Kamis–Sabtu)

April 2027

05-07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa–Kamis)

27–29

(Selasa–Kamis)

Mei 2027

04–06

(Selasa–Kamis)

11–13

(Selasa–Kamis)

20-22

(Kamis–Sabtu)

25-27

(Selasa–Kamis)

Juni 2027

03–05

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Rabu-Jumat)

15–17

(Selasa–Kamis)

24–26

(Kamis–Sabtu)

Juli 2027

05–07

(Senin–Rabu)

15-17

(Kamis-Jumat)

19-21

(Senin–Rabu)

26–28

(Senin–Rabu)

Agustus 2027

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa–Kamis)

19–21

(Kamis-Jumat)

24–26

(Selasa–Kamis)

September 2027

06-08

(Senin–Rabu)

13-15

(Senin–Rabu)

20-22

(Senin–Rabu)

27-29

(Senin–Rabu)

Oktober 2027

04–06

(Senin–Rabu)

13-15

(Rabu-Jumat)

20-22

(Rabu-Jumat)

26–28

(Selasa–Kamis)

November 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa–Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Desember 2027

02-04

(Kamis–Sabtu)

08-10

(Rabu-Jumat)

14-16

(Selasa–Kamis)

23-25

(Kamis–Sabtu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PMKP RUMAH SAKIT: PENGERTIAN, TUJUAN, RUANG LINGKUP, DAN PENERAPANNYA

PELATIHAN PMKP RUMAH SAKIT: PENGERTIAN, TUJUAN, RUANG LINGKUP, DAN PENERAPANNYA

Diklat Consulting Training Indonesia


Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) Rumah Sakit merupakan bagian penting dalam pengelolaan mutu pelayanan kesehatan. PMKP tidak hanya berkaitan dengan pencapaian indikator mutu, tetapi juga mencakup proses pengukuran, analisis data, evaluasi, tindak lanjut, serta perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit, PMKP termasuk dalam kelompok standar manajemen rumah sakit bersama dengan tata kelola rumah sakit, kualifikasi dan pendidikan staf, manajemen fasilitas dan keselamatan, manajemen rekam medis dan informasi kesehatan, pencegahan dan pengendalian infeksi, serta pendidikan dalam pelayanan kesehatan.


Pengertian PMKP Rumah Sakit

PMKP adalah pendekatan sistematis yang digunakan rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.

Pelaksanaan PMKP membutuhkan keterlibatan pimpinan, komite atau tim mutu, tenaga kesehatan, staf nonklinis, serta seluruh unit pelayanan. Program mutu harus didukung oleh data yang objektif sehingga rumah sakit dapat mengetahui kondisi pelayanan, menemukan masalah, menentukan prioritas perbaikan, dan mengevaluasi hasilnya.

Dengan demikian, PMKP bukan hanya menjadi tanggung jawab satu unit atau komite, tetapi menjadi bagian dari budaya mutu rumah sakit.


Mengapa PMKP Penting bagi Rumah Sakit?

Penerapan PMKP penting karena mutu pelayanan rumah sakit harus dipantau dan ditingkatkan secara berkesinambungan.

PMKP membantu rumah sakit untuk:

  1. Meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien.
  2. Meningkatkan keselamatan pasien.
  3. Mengidentifikasi masalah dan risiko dalam proses pelayanan.
  4. Mengukur pencapaian indikator mutu.
  5. Menganalisis data pelayanan secara objektif.
  6. Menentukan prioritas perbaikan.
  7. Melaksanakan tindak lanjut terhadap hasil pengukuran.
  8. Membangun budaya mutu di seluruh unit rumah sakit.
  9. Mendukung pelaksanaan standar akreditasi rumah sakit.
  10. Mendorong perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.

Kementerian Kesehatan menempatkan peningkatan mutu dan keselamatan pasien sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit. Standar PMKP juga menekankan penggunaan data objektif untuk menentukan prioritas pengukuran dan perbaikan.


Tujuan PMKP Rumah Sakit

Secara umum, PMKP bertujuan meningkatkan mutu pelayanan dan menjamin keselamatan pasien melalui sistem pengukuran, evaluasi, dan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Tujuan penerapan PMKP antara lain:

  • Meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.
  • Menurunkan risiko yang dapat membahayakan pasien.
  • Meningkatkan kepatuhan terhadap standar pelayanan.
  • Mengembangkan budaya keselamatan pasien.
  • Menggunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan.
  • Mendorong perbaikan proses pelayanan.
  • Memastikan hasil perbaikan dapat dipantau dan dipertahankan.

Ruang Lingkup PMKP Rumah Sakit

Ruang lingkup PMKP mencakup berbagai kegiatan yang berhubungan dengan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.

Beberapa aspek pentingnya meliputi:

1. Pengelolaan Program Mutu

Rumah sakit perlu memiliki program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang terencana, terukur, dan melibatkan berbagai unit kerja.

2. Indikator Mutu

Indikator digunakan untuk mengukur kinerja dan mutu pelayanan. Hasil pengukuran kemudian dianalisis untuk mengetahui apakah target telah tercapai atau masih membutuhkan perbaikan.

3. Pengumpulan dan Validasi Data

Data mutu harus dikumpulkan secara konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang valid membantu rumah sakit membuat keputusan berdasarkan kondisi pelayanan yang sebenarnya.

4. Analisis Data Mutu

Data yang telah dikumpulkan perlu dianalisis untuk menemukan masalah, kecenderungan, variasi, dan peluang perbaikan.

5. Program Perbaikan Mutu

Hasil analisis digunakan sebagai dasar untuk menentukan tindakan perbaikan dengan metode yang sesuai.

6. Keselamatan Pasien

PMKP memiliki hubungan erat dengan keselamatan pasien, termasuk upaya mengidentifikasi dan menurunkan risiko dalam proses pelayanan.

7. Evaluasi dan Tindak Lanjut

Setiap hasil pengukuran perlu ditindaklanjuti sehingga kegiatan mutu tidak berhenti pada pengumpulan data saja.


Peran Tim atau Komite Mutu dalam PMKP

Pelaksanaan PMKP membutuhkan struktur pengelolaan mutu yang jelas. Dalam materi pelatihan akreditasi Kementerian Kesehatan, rumah sakit diarahkan memiliki Komite/Tim Penyelenggara Mutu yang mengelola program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Peran tim atau komite mutu antara lain:

  • Menyusun dan mengoordinasikan program mutu.
  • Membantu menetapkan prioritas peningkatan mutu.
  • Mengoordinasikan pengumpulan data indikator.
  • Melakukan analisis dan evaluasi data.
  • Memantau pelaksanaan program perbaikan.
  • Mendorong keterlibatan seluruh unit.
  • Melaporkan hasil program mutu kepada pimpinan.
  • Memantau keberlanjutan hasil perbaikan.

Penerapan PMKP di Rumah Sakit

Penerapan PMKP sebaiknya dilakukan sebagai sebuah siklus yang berkelanjutan.

Alurnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Identifikasi masalah → Penetapan indikator → Pengumpulan data → Analisis → Identifikasi akar masalah → Perencanaan perbaikan → Implementasi → Evaluasi → Tindak lanjut → Monitoring berkelanjutan

Pendekatan tersebut membantu rumah sakit memastikan bahwa pengukuran mutu menghasilkan tindakan perbaikan nyata.

Kementerian Kesehatan juga menekankan bahwa indikator yang diukur perlu diikuti dengan upaya perbaikan agar peningkatan mutu dapat mencapai target dan dipertahankan.


Contoh Penerapan PMKP

Contoh penerapan PMKP dapat ditemukan pada berbagai proses pelayanan rumah sakit, misalnya:

  • Pemantauan kepatuhan identifikasi pasien.
  • Pemantauan waktu tunggu pelayanan.
  • Pemantauan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pasien.
  • Evaluasi kejadian tidak diharapkan.
  • Analisis insiden keselamatan pasien.
  • Pemantauan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri.
  • Evaluasi kepatuhan terhadap standar pelayanan.
  • Perbaikan alur pelayanan pasien.
  • Monitoring indikator mutu unit.
  • Evaluasi efektivitas tindakan perbaikan.

Yang terpenting bukan hanya mengetahui angka indikator, tetapi menggunakan hasil pengukuran tersebut untuk menentukan tindakan perbaikan.


Kompetensi yang Dibutuhkan dalam Pelaksanaan PMKP

SDM yang terlibat dalam PMKP perlu memiliki kemampuan untuk:

  1. Memahami konsep dasar mutu dan keselamatan pasien.
  2. Memahami standar PMKP rumah sakit.
  3. Menentukan dan mengelola indikator mutu.
  4. Melakukan pengumpulan data.
  5. Memahami validasi data.
  6. Melakukan analisis data mutu.
  7. Mengidentifikasi masalah mutu.
  8. Menentukan prioritas perbaikan.
  9. Menyusun rencana tindak lanjut.
  10. Melakukan monitoring dan evaluasi program mutu.

Kompetensi tersebut penting agar program PMKP tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi benar-benar menghasilkan peningkatan kualitas pelayanan.


Pelatihan PMKP Rumah Sakit

Untuk meningkatkan kompetensi SDM dalam pengelolaan mutu dan keselamatan pasien, Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan PMKP Rumah Sakit.

Pelatihan ini dapat menjadi pilihan bagi rumah sakit yang ingin meningkatkan pemahaman dan kemampuan tim dalam mengelola program peningkatan mutu dan keselamatan pasien secara sistematis.


Materi Pelatihan PMKP Rumah Sakit

Materi pelatihan dapat mencakup:

  1. Konsep Dasar Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien.
  2. Kebijakan dan Standar PMKP Rumah Sakit.
  3. Tata Kelola Program Mutu Rumah Sakit.
  4. Penetapan dan Pengelolaan Indikator Mutu.
  5. Pengumpulan dan Validasi Data Mutu.
  6. Analisis Data dan Interpretasi Hasil Pengukuran.
  7. Identifikasi Masalah dan Risiko Mutu.
  8. Metode Perbaikan Mutu Berkelanjutan.
  9. Pelaporan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut Program PMKP.
  10. Implementasi PMKP dalam Mendukung Akreditasi Rumah Sakit.

Peserta Pelatihan

Pelatihan PMKP Rumah Sakit dapat diikuti oleh:

  • Komite atau Tim Mutu Rumah Sakit.
  • Penanggung jawab mutu.
  • Manajemen rumah sakit.
  • Kepala bidang dan kepala bagian.
  • Kepala instalasi.
  • Kepala ruangan.
  • Tenaga kesehatan.
  • Staf yang terlibat dalam program mutu dan keselamatan pasien.
  • Tim akreditasi rumah sakit.
  • SDM lain yang berkaitan dengan peningkatan mutu pelayanan.

Kesimpulan

PMKP Rumah Sakit merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada pasien. Pelaksanaan PMKP membutuhkan pengukuran indikator, pengelolaan data, analisis, identifikasi masalah, tindakan perbaikan, serta evaluasi secara berkelanjutan.

Program PMKP juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur rumah sakit sehingga budaya mutu tidak hanya menjadi tanggung jawab tim mutu, tetapi menjadi bagian dari pelaksanaan pelayanan sehari-hari.

Dengan kompetensi SDM yang memadai dan penerapan sistem PMKP yang konsisten, rumah sakit dapat meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat penerapan keselamatan pasien dan standar akreditasi.


FAQ Pelatihan PMKP Rumah Sakit

Apa itu PMKP Rumah Sakit?

PMKP adalah program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit dan menurunkan risiko terhadap pasien.

Siapa yang bertanggung jawab terhadap PMKP?

PMKP membutuhkan keterlibatan pimpinan, tim atau komite mutu, unit pelayanan, tenaga kesehatan, staf nonklinis, dan seluruh unsur rumah sakit sesuai dengan peran masing-masing.

Apa saja yang dipelajari dalam Pelatihan PMKP Rumah Sakit?

Materi dapat mencakup konsep PMKP, standar mutu, indikator mutu, pengumpulan dan validasi data, analisis data, identifikasi masalah, metode perbaikan mutu, pelaporan, evaluasi, dan tindak lanjut.

Apakah PMKP berkaitan dengan akreditasi rumah sakit?

Ya. PMKP merupakan salah satu kelompok standar dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit yang berlaku.

Mengapa pengukuran indikator mutu penting?

Karena data indikator dapat digunakan untuk mengetahui kinerja pelayanan, menemukan masalah, menentukan prioritas perbaikan, dan mengevaluasi hasil tindakan perbaikan.


Baca Juga :


Ikuti Pelatihan PMKP Rumah Sakit

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan Pelatihan PMKP Rumah Sakit untuk membantu meningkatkan kompetensi SDM dalam pengelolaan mutu dan keselamatan pasien.

Pelatihan dapat diselenggarakan secara online maupun offline/in-house training dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit.

Untuk informasi jadwal, materi, biaya, dan pelaksanaan Pelatihan PMKP Rumah Sakit, silakan menghubungi Diklat Consulting Training Indonesia.

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN MANAJEMEN KEPALA RUANG RUMAH SAKIT

PELATIHAN MANAJEMEN RUANG RAWAT BAGI KEPALA RUANG DI RUMAH SAKIT

Meningkatkan Kompetensi Kepala Ruang dalam Kepemimpinan, Manajemen Keperawatan, Mutu Pelayanan, dan Keselamatan Pasien

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia


Latar Belakang

Kepala Ruang (Karu) merupakan salah satu pemimpin strategis dalam pelayanan keperawatan rumah sakit. Keberhasilan suatu unit pelayanan sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala ruang dalam merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengawasi, serta mengevaluasi seluruh aktivitas pelayanan keperawatan.

Perubahan sistem pelayanan kesehatan, perkembangan teknologi informasi, penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), tuntutan keselamatan pasien, indikator mutu, serta akreditasi rumah sakit mengharuskan kepala ruang memiliki kompetensi manajerial yang semakin tinggi. Kepala ruang tidak hanya bertanggung jawab terhadap pelayanan pasien, tetapi juga harus mampu mengelola tenaga keperawatan, sarana prasarana, logistik, administrasi, hingga menciptakan budaya kerja yang produktif dan kolaboratif.

Selain itu, kepala ruang dituntut mampu melakukan supervisi, coaching, mentoring, monitoring indikator mutu, pengendalian risiko, serta meningkatkan kepuasan pasien melalui pelayanan yang berkualitas. Kemampuan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan.

Pelatihan Manajemen Ruang Rawat bagi Kepala Ruang di Rumah Sakit hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi kepala ruang agar mampu menjalankan fungsi manajemen secara optimal, meningkatkan produktivitas tim keperawatan, serta mendukung tercapainya pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.


TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN RUANG RAWAT BAGI KEPALA RUANG DI RUMAH SAKIT 

  • Memahami konsep manajemen ruang rawat di rumah sakit.
  • Memahami peran, fungsi, serta tanggung jawab kepala ruang sesuai standar pelayanan rumah sakit.
  • Menerapkan fungsi manajemen keperawatan (Planning, Organizing, Actuating, Controlling/POAC).
  • Mengembangkan kepemimpinan yang efektif dalam mengelola tim keperawatan.
  • Melaksanakan supervisi, coaching, mentoring, dan evaluasi kinerja staf.
  • Mengelola sumber daya manusia keperawatan secara efektif dan efisien.
  • Mengoptimalkan pengelolaan sarana, prasarana, dan logistik ruang rawat.
  • Mengimplementasikan indikator mutu, keselamatan pasien, dan manajemen risiko.
  • Menyusun program kerja ruang rawat berbasis indikator mutu.
  • Meningkatkan mutu pelayanan serta kepuasan pasien melalui pengelolaan unit yang profesional.

MANFAAT PELATIHAN MANAJEMEN RUANG RAWAT BAGI KEPALA RUANG DI RUMAH SAKIT 

  • Meningkatkan kompetensi manajerial kepala ruang.
  • Memperkuat kemampuan kepemimpinan dalam pelayanan keperawatan.
  • Meningkatkan kemampuan supervisi dan pembinaan staf.
  • Mengoptimalkan pengelolaan SDM keperawatan.
  • Meningkatkan mutu pelayanan di ruang rawat.
  • Mendukung implementasi standar akreditasi rumah sakit.
  • Mengurangi kejadian yang tidak diharapkan melalui penerapan patient safety.
  • Meningkatkan efektivitas komunikasi antarprofesi.
  • Meningkatkan produktivitas dan budaya kerja positif.
  • Mendukung pencapaian indikator mutu rumah sakit.

MATERI PELATIHAN MANAJEMEN RUANG RAWAT BAGI KEPALA RUANG DI RUMAH SAKIT 

  1. Peran & Fungsi Kepala Ruang dalam struktur organisasi rumah sakit.

  2. Kepemimpinan & Supervisi Efektif untuk tim keperawatan.

  3. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Keperawatan: perencanaan, rekrutmen, penjadwalan, evaluasi kinerja.

  4. Komunikasi Efektif & Manajemen Konflik antar staf dan lintas profesi.

  5. Pengelolaan Mutu Layanan Keperawatan & Patient Safety.

  6. Pengelolaan Administrasi & Dokumentasi Keperawatan sesuai standar akreditasi.

  7. Manajemen Perubahan & Pengembangan Budaya Kerja Positif.

  8. Perencanaan & Evaluasi Program Ruangan (indikator mutu, analisis beban kerja, monitoring & evaluasi).

  9. Strategi Implementasi 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dalam ruang perawatan.

  10. Studi Kasus & Role Play untuk penguatan keterampilan praktis.


PESERTA PELATIHAN MANAJEMEN RUANG RAWAT BAGI KEPALA RUANG DI RUMAH SAKIT 

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Kepala Ruang (Karu)
  • Wakil Kepala Ruang
  • Clinical Care Manager (CCM)
  • Perawat Penanggung Jawab Asuhan (PPJA)
  • Koordinator Keperawatan
  • Supervisor Keperawatan
  • Kepala Instalasi Keperawatan
  • Manajer Keperawatan
  • Komite Keperawatan
  • Perawat yang dipersiapkan menjadi Kepala Ruang

FAQ PELATIHAN MANAJEMEN RUANG RAWAT BAGI KEPALA RUANG DI RUMAH SAKIT 

Apa itu Pelatihan Manajemen Ruang Rawat bagi Kepala Ruang?

Pelatihan ini merupakan program peningkatan kompetensi bagi kepala ruang dalam mengelola pelayanan keperawatan, sumber daya manusia, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien di rumah sakit.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Kepala ruang, wakil kepala ruang, supervisor keperawatan, manajer keperawatan, PPJA, ketua tim keperawatan, dan tenaga kesehatan yang dipersiapkan menjadi kepala ruang.

Apa manfaat mengikuti pelatihan ini?

Peserta akan meningkatkan kemampuan kepemimpinan, supervisi, manajemen SDM, pengelolaan mutu pelayanan, implementasi patient safety, serta pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.

Apakah peserta mendapatkan sertifikat?

Ya. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan akan memperoleh sertifikat pelatihan.

Apakah pelatihan dapat dilaksanakan secara online maupun in-house?

Ya. Pelatihan tersedia dalam metode Online, Offline (Tatap Muka), maupun In-House Training sesuai kebutuhan instansi.


PENUTUP PELATIHAN MANAJEMEN RUANG RAWAT BAGI KEPALA RUANG DI RUMAH SAKIT 

Pelatihan Manajemen Ruang Rawat bagi Kepala Ruang di Rumah Sakit merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi kepala ruang dalam memimpin, mengelola pelayanan keperawatan, serta menerapkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien sesuai standar rumah sakit. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh guna mendukung pelayanan kesehatan yang profesional, efektif, dan berkualitas.


PENYELENGGARAAN FLEKSIBEL SELURUH INDONESIA

Pelatihan tersedia di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta dapat dilaksanakan secara:

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”