Pos

PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Program Antimicrobial Stewardship untuk Pengendalian Resistensi Antibiotik di Rumah Sakit

Diklat Consulting Training Indonesia


DESKRIPSI PELATIHAN

Pelatihan Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Rumah Sakit merupakan program peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam mengelola penggunaan antibiotik secara rasional, efektif, dan berbasis bukti guna mencegah terjadinya resistensi antimikroba (Antimicrobial Resistance/AMR).

Resistensi antimikroba merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan modern yang dapat meningkatkan angka morbiditas, mortalitas, lama rawat inap, serta biaya pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan program Antimicrobial Stewardship yang terstruktur dan berkelanjutan di setiap rumah sakit.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebijakan PPRA, penggunaan antibiotik rasional, pengawasan pola resistensi kuman, serta implementasi program pengendalian antibiotik sesuai standar akreditasi rumah sakit dan kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Seiring meningkatnya kasus resistensi antimikroba di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit perlu menerapkan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) secara optimal. Implementasi program ini tidak hanya bertujuan mengendalikan penggunaan antibiotik agar lebih rasional dan efektif, tetapi juga mendukung peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, efisiensi biaya pengobatan, serta pemenuhan regulasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan standar akreditasi rumah sakit. Oleh karena itu, tenaga kesehatan yang tergabung dalam Tim PPRA perlu memiliki kompetensi yang memadai dalam menyusun kebijakan, melakukan audit penggunaan antibiotik, memantau pola resistensi mikroorganisme, serta mengevaluasi efektivitas program secara berkelanjutan.


TUJUAN PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan program PPRA di rumah sakit.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar resistensi antimikroba (AMR)
  • Mengimplementasikan program PPRA di rumah sakit
  • Meningkatkan penggunaan antibiotik secara rasional
  • Melakukan pengawasan dan evaluasi penggunaan antibiotik
  • Mengembangkan program antimicrobial stewardship
  • Menyusun kebijakan pengendalian antibiotik di rumah sakit
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien

MATERI PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

  1. Konsep Dasar Resistensi Antimikroba (AMR)
  2. Kebijakan Nasional PPRA di Rumah Sakit
  3. Prinsip Penggunaan Antibiotik Rasional
  4. Antimicrobial Stewardship Program (ASP)
  5. Pola Kuman dan Resistensi di Rumah Sakit
  6. Formularium dan Kebijakan Antibiotik
  7. Audit Penggunaan Antibiotik
  8. Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Antibiotik
  9. Surveilans Infeksi dan Resistensi Kuman
  10. Strategi Pengendalian Resistensi Antibiotik
  11. Studi Kasus Implementasi PPRA di Rumah Sakit

PESERTA PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Dokter
  • Apoteker
  • Perawat
  • Tim PPRA Rumah Sakit
  • Komite Farmasi dan Terapi (KFT)
  • Komite Pengendalian Infeksi
  • Tenaga Laboratorium Mikrobiologi
  • Manajemen Rumah Sakit
  • Instalasi Farmasi Rumah Sakit

MANFAAT PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan kompetensi dalam pengendalian resistensi antibiotik
  • Meningkatkan keselamatan pasien (patient safety)
  • Menurunkan risiko infeksi dan resistensi kuman
  • Mendukung program akreditasi rumah sakit
  • Meningkatkan efisiensi penggunaan antibiotik
  • Memperkuat sistem pengawasan terapi antibiotik

FAQ PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Apa itu PPRA Rumah Sakit?

PPRA adalah program pengendalian resistensi antimikroba untuk memastikan penggunaan antibiotik yang rasional dan aman di rumah sakit.

Siapa yang wajib mengikuti pelatihan ini?

Tenaga kesehatan seperti dokter, apoteker, perawat, serta tim PPRA rumah sakit.

Apakah pelatihan ini sesuai standar akreditasi?

Ya, materi disusun sesuai standar akreditasi rumah sakit dan kebijakan nasional.

Apakah peserta mendapat sertifikat?

Ya, peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan resmi.


Sehubungan dengan hal tersebut, DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA menyelenggarakan Pelatihan Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Rumah Sakit sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam pengendalian penggunaan antibiotik secara rasional dan aman.

Pelatihan ini diharapkan mampu mendukung implementasi program antimicrobial stewardship, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, serta penurunan risiko resistensi antimikroba di rumah sakit secara berkelanjutan.


BACA JUGA : PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)


Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengendalian resistensi antimikroba dan penggunaan antibiotik secara rasional. Bersama Diklat Consulting Training Indonesia, peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA), penerapan Antimicrobial Stewardship, serta strategi meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.


METODE PELATIHAN YANG INTERAKTIF DAN PRAKTIS

Pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran yang efektif, seperti:

  • Ceramah interaktif
  • Studi kasus
  • Diskusi kelompok
  • Simulasi dan praktik asesmen langsung

Dengan metode ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara langsung dalam dunia kerja.


BACA JUGA : PELATIHAN PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) RUMAH SAKIT


KEUNGGULAN PELATIHAN DI DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Diklat Consulting Training Indonesia menghadirkan pelatihan dengan keunggulan:

  • Materi sesuai standar nasional dan kebutuhan industri kesehatan
  • Narasumber berpengalaman dan praktisi
  • Fleksibel (online, offline, dan in house training)
  • Pendekatan praktis dan aplikatif
  • Mendukung persiapan sertifikasi asesor kompetensi

PENYELENGGARAAN FLEKSIBEL SELURUH INDONESIA

Pelatihan tersedia di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta dapat dilaksanakan secara:

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

DAFTAR SEKARANG PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Anda sebagai asesor tenaga kesehatan.

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

“Meningkatkan Kompetensi IPCN dalam Mewujudkan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang Efektif untuk Mendukung Keselamatan Pasien”

Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan Perawat Pencegah dan Pengendalian Infeksi (IPCN)

Pelatihan Perawat Pencegah dan Pengendalian Infeksi (IPCN) merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi perawat dalam melaksanakan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi merupakan salah satu aspek penting dalam upaya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari standar akreditasi rumah sakit.

Healthcare Associated Infections (HAIs) atau infeksi terkait pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan yang memerlukan perhatian serius dari seluruh tenaga kesehatan. Oleh karena itu, peran Infection Prevention and Control Nurse (IPCN) sangat penting dalam merencanakan, melaksanakan, memantau, mengevaluasi, serta mengembangkan program PPI secara berkesinambungan.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar PPI, surveillance infeksi, investigasi kejadian luar biasa (outbreak), pengelolaan data infeksi, audit kepatuhan PPI, serta strategi implementasi budaya keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.


TUJUAN PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Tujuan Umum

Meningkatkan kompetensi perawat dalam melaksanakan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) secara efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Tujuan Khusus

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).
  • Memahami regulasi dan standar PPI di fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Melaksanakan surveillance infeksi terkait pelayanan kesehatan.
  • Mengidentifikasi dan melakukan investigasi kejadian infeksi (outbreak).
  • Mengelola data serta menyusun laporan program PPI.
  • Melaksanakan audit dan monitoring kepatuhan PPI.
  • Berperan aktif dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien.

MATERI PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

  1. Konsep Dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
  2. Regulasi dan Standar PPI di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
  3. Peran dan Tanggung Jawab Infection Prevention and Control Nurse (IPCN)
  4. Healthcare Associated Infections (HAIs) dan Faktor Risiko Infeksi
  5. Surveillance Infeksi dan Pengumpulan Data PPI
  6. Investigasi Outbreak dan Pengendalian Kejadian Infeksi
  7. Audit Kepatuhan Hand Hygiene dan Bundles Pencegahan Infeksi
  8. Pengelolaan Data, Analisis, dan Pelaporan Program PPI
  9. Strategi Implementasi Budaya Keselamatan Pasien dan PPI
  10. Studi Kasus dan Praktik Implementasi Program PPI

PESERTA PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Perawat yang ditugaskan sebagai IPCN.
  • Anggota Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).
  • Infection Control Link Nurse (ICLN).
  • Kepala Ruangan.
  • Perawat Pelaksana.
  • Komite PPI Rumah Sakit.
  • Tenaga kesehatan yang terlibat dalam program PPI.
  • Fasilitas pelayanan kesehatan yang sedang mempersiapkan akreditasi.

MANFAAT PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

✔ Meningkatkan kompetensi IPCN dalam menjalankan program PPI.
✔ Meningkatkan kemampuan surveillance dan investigasi infeksi.
✔ Mendukung implementasi standar akreditasi rumah sakit.
✔ Meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
✔ Memperkuat budaya pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas kesehatan.


BACA JUGA : PELATIHAN HAK PASIEN DAN KELUARGA (HPK)


PENUTUP

Melalui Pelatihan Perawat Pencegah dan Pengendalian Infeksi (IPCN), peserta diharapkan mampu menjalankan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi secara profesional, efektif, dan berkesinambungan. Kompetensi IPCN yang baik akan mendukung terciptanya lingkungan pelayanan kesehatan yang aman, meningkatkan mutu pelayanan, serta memperkuat keselamatan pasien.


WAKTU PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) merupakan salah satu program prioritas dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, keselamatan petugas, serta perlindungan terhadap pengunjung di fasilitas pelayanan kesehatan. Implementasi program PPI yang efektif menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya infeksi terkait pelayanan kesehatan atau Health Care Associated Infections (HAIs) yang dapat meningkatkan angka kesakitan, kematian, lama perawatan, serta biaya pelayanan kesehatan.

Dalam era pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, setiap fasilitas pelayanan kesehatan dituntut untuk memiliki sistem Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang terstruktur, terintegrasi, dan berkesinambungan. Program PPI mencakup berbagai aspek mulai dari kebijakan dan tata kelola, kebersihan tangan (hand hygiene), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pengelolaan limbah medis, sterilisasi alat kesehatan, surveilans infeksi, hingga investigasi dan pengendalian kejadian luar biasa infeksi.

Selain menjadi bagian penting dalam keselamatan pasien, program PPI juga merupakan salah satu elemen penilaian utama dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memiliki kompetensi yang memadai dalam menerapkan prinsip-prinsip PPI sesuai regulasi, standar nasional, dan praktik terbaik di lapangan.

Melalui Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) ini, peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai konsep, strategi, implementasi, monitoring, dan evaluasi program PPI guna mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan sesuai standar akreditasi.


TUJUAN PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).
  2. Memahami regulasi dan standar akreditasi terkait program PPI.
  3. Mengidentifikasi faktor risiko terjadinya infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.
  4. Menerapkan prinsip kewaspadaan standar dan kewaspadaan berbasis transmisi.
  5. Melaksanakan praktik kebersihan tangan (hand hygiene) sesuai standar WHO.
  6. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara benar dan tepat.
  7. Melaksanakan pengelolaan limbah medis sesuai regulasi yang berlaku.
  8. Memahami proses dekontaminasi, disinfeksi, dan sterilisasi alat kesehatan.
  9. Melaksanakan surveilans infeksi dan pelaporan program PPI.
  10. Berpartisipasi dalam monitoring, audit, dan evaluasi kepatuhan program PPI.

MATERI PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

  1. Konsep Dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
  2. Regulasi dan Standar Akreditasi Terkait PPI
  3. Program PPI di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
  4. Kewaspadaan Standar dan Kewaspadaan Berbasis Transmisi
  5. Hand Hygiene Sesuai Standar WHO
  6. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)
  7. Pengelolaan Limbah Medis dan Bahan Berbahaya
  8. Dekontaminasi, Disinfeksi, dan Sterilisasi Alat Kesehatan
  9. Surveilans Infeksi dan Pelaporan PPI
  10. Audit Kepatuhan, Monitoring, dan Evaluasi Program PPI

PESERTA PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

  • Direktur Rumah Sakit
  • Kepala Puskesmas
  • Manajer Pelayanan Kesehatan
  • Komite PPI
  • IPCN (Infection Prevention and Control Nurse)
  • IPCLN (Infection Prevention and Control Link Nurse)
  • Dokter Umum dan Dokter Spesialis
  • Perawat
  • Bidan
  • Apoteker
  • Analis Kesehatan
  • Sanitarian
  • Petugas Laboratorium
  • Petugas CSSD
  • Petugas Kesehatan Lingkungan
  • Tim Mutu dan Keselamatan Pasien
  • Seluruh tenaga kesehatan dan tenaga penunjang pelayanan kesehatan

MANFAAT PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

  • Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam penerapan program PPI.
  • Mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Menurunkan risiko terjadinya infeksi terkait pelayanan kesehatan (HAIs).
  • Meningkatkan keselamatan pasien, petugas, dan pengunjung.
  • Memperkuat budaya mutu dan keselamatan di lingkungan kerja.
  • Mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas.

BACA JUGA : PELATHAN PPI RUMAH SAKIT 2026


PENUTUP

Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi merupakan salah satu pilar utama dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Dengan penerapan program PPI yang efektif, fasilitas pelayanan kesehatan dapat meminimalkan risiko infeksi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memenuhi standar akreditasi yang berlaku. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan program PPI secara optimal, konsisten, dan berkelanjutan di unit kerja masing-masing.


WAKTU PELATIHAN PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) UNTUK RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) UNTUK RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) UNTUK RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

PELATIHAN MANAJEMEN LINEN & LAUNDRY RUMAH SAKIT

(Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia)


LATAR BELAKANG

Linen merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan rumah sakit yang berperan dalam mendukung keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI), serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Pengelolaan linen yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko infeksi silang, menurunkan efisiensi operasional, serta memengaruhi kualitas pelayanan rumah sakit.

Manajemen linen dan laundry rumah sakit meliputi perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, penggunaan, pengumpulan, pencucian, desinfeksi, pengeringan, penyetrikaan, pelipatan, penyimpanan kembali, hingga pemusnahan linen yang sudah tidak layak pakai. Seluruh tahapan tersebut harus dilaksanakan sesuai standar Kementerian Kesehatan, prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pengelola linen dan laundry rumah sakit agar mampu menerapkan sistem pengelolaan linen yang efektif, efisien, aman, higienis, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.


TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN LINEN & LAUNDRY RUMAH SAKIT

Pelatihan Manajemen Linen dan Laundry Rumah Sakit bertujuan untuk:

  • Memberikan pemahaman tentang standar dan regulasi pengelolaan linen dan laundry rumah sakit sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun dan menerapkan SOP pengelolaan linen dan laundry rumah sakit.

  • Meningkatkan kompetensi peserta dalam proses pencucian, perawatan, penyimpanan, dan distribusi linen yang aman dan higienis.

  • Mendorong efisiensi dan efektivitas pengelolaan linen dan laundry rumah sakit berbasis sistem manajemen yang terintegrasi.

  • Membentuk tenaga pengelola linen dan laundry rumah sakit yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi mutu.


MATERI PELATIHAN MANAJEMEN LINEN & LAUNDRY RUMAH SAKIT

  1. Kebijakan dan Regulasi Pengelolaan Linen dan Laundry Rumah Sakit.
  2. Konsep Dasar Manajemen Linen dan Laundry Rumah Sakit.
  3. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada Pengelolaan Linen.
  4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) di Unit Laundry.
  5. Perencanaan Kebutuhan Linen dan Manajemen Persediaan.
  6. Proses Pengumpulan, Pemilahan, Pencucian, Desinfeksi, Pengeringan, dan Penyetrikaan Linen.
  7. Penyimpanan, Distribusi, dan Pengendalian Mutu Linen Rumah Sakit.
  8. Pemeliharaan Mesin dan Peralatan Laundry Rumah Sakit.
  9. Dokumentasi, Pelaporan, Audit Internal, dan Evaluasi Pengelolaan Linen.
  10. Strategi Peningkatan Efisiensi dan Mutu Pelayanan Linen dan Laundry Rumah Sakit.

PESERTA PELATIHAN MANAJEMEN LINEN & LAUNDRY RUMAH SAKIT

  • Kepala Instalasi Laundry Rumah Sakit.
  • Kepala IPSRS.
  • Kepala Instalasi Sanitasi Rumah Sakit.
  • Penanggung Jawab Unit Laundry.
  • Supervisor dan Koordinator Laundry.
  • Petugas Laundry Rumah Sakit.
  • Sanitarian.
  • Tenaga Kesehatan Lingkungan.
  • Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).
  • Tim Mutu Rumah Sakit.
  • Tenaga lain yang terkait dengan pengelolaan linen dan laundry rumah sakit.

BACA JUGA : PELATIHAN MANAJEMEN FASILITAS & ASET RUMAH SAKIT


Pengelolaan linen dan laundry yang profesional merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, serta peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Melalui sistem pengelolaan yang terstandar, rumah sakit dapat menjamin ketersediaan linen yang bersih, aman, dan layak digunakan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Diklat Consulting Training Indonesia berkomitmen menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Linen dan Laundry Rumah Sakit dengan materi yang aplikatif, mengacu pada regulasi yang berlaku, serta didukung oleh narasumber yang kompeten sehingga peserta mampu mengimplementasikan pengelolaan linen secara efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.


WAKTU PELATIHAN MANAJEMEN LINEN & LAUNDRY RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN MANAJEMEN LINEN & LAUNDRY RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2026

05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026

04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026

06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026

04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026

06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026

06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026

03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026

05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026

05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026

03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

Meningkatkan Mutu, Keselamatan Pasien, dan Kepatuhan Akreditasi Rumah Sakit

 Latar Belakang

Infeksi nosokomial atau Healthcare-Associated Infections (HAIs) merupakan infeksi yang terjadi selama proses pelayanan kesehatan dan masih menjadi tantangan besar bagi rumah sakit dalam menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta keberhasilan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Karena itu, kemampuan melakukan audit dan surveilans infeksi secara sistematis menjadi salah satu elemen kunci dalam mewujudkan keselamatan pasien dan keberhasilan akreditasi rumah sakit.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk membantu rumah sakit memperkuat sistem pengendalian infeksi melalui pendekatan berbasis data dan evidensi. Peserta akan mempelajari cara melakukan audit kepatuhan tenaga kesehatan, melaksanakan surveilans infeksi nosokomial, serta menganalisis hasil temuan untuk perbaikan berkelanjutan.

Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di rumah sakit menuntut kolaborasi antarprofesi dan manajemen yang kuat. Namun, banyak tim PPI menghadapi kesulitan dalam mengukur efektivitas program mereka karena kurangnya kemampuan audit dan analisis data.


TUJUAN PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kompetensi peserta dalam melaksanakan audit dan surveilans HAIs sesuai pedoman PPI.
  • Meningkatkan kemampuan mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data surveilans infeksi.
  • Meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).
  • Mendukung implementasi keselamatan pasien, peningkatan mutu pelayanan, dan pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.
  • Meningkatkan kemampuan menyusun laporan audit, rekomendasi, dan tindak lanjut perbaikan secara berkelanjutan.

MATERI PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

  1. Konsep dan klasifikasi infeksi nosokomial.

  2. Kebijakan dan pedoman nasional surveilans infeksi di rumah sakit.

  3. Teknik pengumpulan, pengolahan, dan pelaporan data surveilans.

  4. Audit kepatuhan tenaga kesehatan terhadap standar PPI.

  5. Analisis hasil audit dan penyusunan rencana tindak lanjut.

  6. Simulasi pelaksanaan audit dan surveilans infeksi di lingkungan rumah sakit.


PESERTA PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

  • Tim Komite PPI Rumah Sakit

  • Dokter, Perawat, dan Tenaga Kesehatan lainnya

  • Tim Mutu dan Keselamatan Pasien

  • Manajer Pelayanan dan Kepala Unit

  • Pihak manajemen rumah sakit yang terlibat dalam proses akreditasi


MENFAAT PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

  • Meningkatkan kompetensi dalam melakukan audit dan surveilans infeksi.

  • Memperkuat sistem pengendalian infeksi dan keselamatan pasien.

  • Mendukung keberhasilan akreditasi rumah sakit sesuai standar KARS.

  • Meningkatkan budaya kepatuhan dan mutu pelayanan kesehatan.


Baca juga : PELATIHAN MANAJEMEN BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)


Pelatihan Audit & Surveilans Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya keselamatan pasien dan meningkatkan efektivitas program PPI. Dengan pelatihan ini, rumah sakit dapat memastikan bahwa setiap proses pengendalian infeksi berjalan sesuai standar, terukur, dan berorientasi pada mutu pelayanan yang berkelanjutan.


WAKTU PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)

  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)

  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN AUDIT & SURVEILANS INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.

  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.

  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.

  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal.


JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PPI RUMAH SAKIT: PENGERTIAN, TUJUAN, RUANG LINGKUP, DAN PENERAPANNYA

PELATIHAN PPI RUMAH SAKIT: PENGERTIAN, TUJUAN, RUANG LINGKUP, DAN PENERAPANNYA

Diklat Consulting Training Indonesia


Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien, tenaga kesehatan, pengunjung, dan lingkungan rumah sakit. Program PPI dilakukan secara sistematis untuk mencegah dan mengendalikan risiko terjadinya infeksi selama proses pelayanan kesehatan.

Penerapan PPI membutuhkan keterlibatan seluruh unsur rumah sakit, mulai dari pimpinan, Komite atau Tim PPI, tenaga kesehatan, tenaga penunjang, hingga seluruh staf yang bekerja di lingkungan rumah sakit.


Pengertian PPI Rumah Sakit

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi atau PPI adalah upaya yang dilakukan rumah sakit untuk mencegah dan mengendalikan terjadinya infeksi, termasuk infeksi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Program PPI mencakup berbagai kegiatan mulai dari kewaspadaan standar, kewaspadaan berdasarkan transmisi, kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri, pengelolaan lingkungan, sterilisasi, pengelolaan limbah, hingga surveilans infeksi.

PPI bukan hanya menjadi tanggung jawab Komite atau Tim PPI. Pencegahan infeksi membutuhkan kepatuhan seluruh petugas dalam menjalankan praktik pelayanan yang aman.


Mengapa PPI Penting bagi Rumah Sakit?

Infeksi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan dapat meningkatkan risiko komplikasi, memperpanjang masa perawatan, meningkatkan biaya pelayanan, dan berdampak terhadap keselamatan pasien.

Penerapan PPI penting untuk:

  • Mencegah penyebaran infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Melindungi pasien dari risiko infeksi.
  • Melindungi tenaga kesehatan dan staf.
  • Meningkatkan keselamatan pasien.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.
  • Mengurangi risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan.
  • Meningkatkan kepatuhan terhadap standar pencegahan infeksi.
  • Membangun budaya keselamatan di lingkungan rumah sakit.
  • Mendukung pengendalian kejadian infeksi.
  • Mendukung penerapan standar akreditasi rumah sakit.

Tujuan PPI Rumah Sakit

Secara umum, program PPI bertujuan mencegah dan mengendalikan infeksi serta mengurangi risiko penularan infeksi di lingkungan pelayanan kesehatan.

Tujuan PPI antara lain:

  • Mencegah terjadinya infeksi.
  • Memutus rantai penularan infeksi.
  • Melindungi pasien dan petugas.
  • Meningkatkan kepatuhan terhadap kewaspadaan standar.
  • Melakukan deteksi dan pengendalian kejadian infeksi.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan.
  • Mengembangkan budaya keselamatan dan kebersihan di rumah sakit.

Ruang Lingkup PPI Rumah Sakit

Program PPI mencakup berbagai aspek pelayanan dan lingkungan rumah sakit.

1. Kewaspadaan Standar

Kewaspadaan standar diterapkan pada semua pasien, terlepas dari status infeksinya.

Pelaksanaannya mencakup praktik seperti kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri sesuai risiko, etika batuk, pengelolaan alat dan peralatan perawatan pasien, serta pengelolaan lingkungan.

2. Kebersihan Tangan

Kebersihan tangan merupakan salah satu komponen penting dalam pencegahan penyebaran mikroorganisme.

Petugas perlu memahami kapan harus melakukan kebersihan tangan dan memilih metode yang sesuai dengan kondisi pelayanan.

3. Alat Pelindung Diri

Alat pelindung diri digunakan berdasarkan risiko pajanan yang mungkin terjadi.

Pemilihan, penggunaan, pelepasan, dan pembuangan alat pelindung diri perlu dilakukan dengan benar untuk mencegah kontaminasi.

4. Kewaspadaan Berdasarkan Transmisi

Kewaspadaan berdasarkan transmisi diterapkan sesuai cara penularan infeksi, seperti melalui kontak, droplet, atau airborne.

Penerapan langkah pencegahan perlu disesuaikan dengan risiko dan kondisi pasien.

5. Surveilans Infeksi

Surveilans dilakukan untuk memperoleh data mengenai kejadian infeksi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Data surveilans dapat digunakan untuk mengetahui kecenderungan, menentukan prioritas, dan menyusun tindakan perbaikan.

6. Sterilisasi dan Dekontaminasi

Peralatan medis perlu diproses sesuai dengan tingkat risiko dan prosedur yang berlaku agar aman digunakan kembali.

7. Pengelolaan Linen

Linen harus dikelola dengan memperhatikan prinsip pencegahan kontaminasi dan penularan infeksi.

8. Pengelolaan Limbah

Limbah rumah sakit perlu dipilah, dikumpulkan, diangkut, dan dikelola sesuai karakteristik serta ketentuan yang berlaku.

9. Kebersihan Lingkungan

Kebersihan lingkungan rumah sakit berperan dalam mengurangi risiko kontaminasi dan penyebaran mikroorganisme.

10. Pengendalian Resistensi Antimikroba

Program PPI juga berhubungan dengan upaya pengendalian penggunaan antimikroba dan pencegahan penyebaran mikroorganisme yang resisten.


Rantai Penularan Infeksi

Salah satu konsep dasar dalam PPI adalah rantai penularan infeksi.

Rantai tersebut meliputi:

  • Agen infeksi.
  • Reservoir.
  • Portal keluar.
  • Cara penularan.
  • Portal masuk.
  • Pejamu rentan.

Pencegahan infeksi dilakukan dengan memutus satu atau lebih mata rantai tersebut melalui tindakan yang sesuai.


Kebersihan Tangan dalam PPI

Kebersihan tangan menjadi salah satu praktik dasar yang harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh petugas.

Dalam pelayanan kesehatan, petugas perlu melakukan kebersihan tangan pada waktu yang tepat, terutama sebelum dan sesudah melakukan tindakan atau kontak yang berisiko.

Kepatuhan kebersihan tangan juga dapat menjadi salah satu aspek yang dipantau dalam program mutu dan keselamatan pasien.


Surveilans dan Pelaporan Infeksi

Surveilans PPI dilakukan secara sistematis untuk memperoleh data yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

Kegiatan surveilans dapat meliputi:

  • Pengumpulan data.
  • Pengolahan data.
  • Analisis data.
  • Interpretasi hasil.
  • Pelaporan.
  • Penyusunan rekomendasi.
  • Monitoring tindak lanjut.

Hasil surveilans sebaiknya digunakan sebagai dasar untuk menentukan tindakan pencegahan dan perbaikan.


Peran Komite atau Tim PPI

Komite atau Tim PPI memiliki peran dalam membantu rumah sakit mengoordinasikan program pencegahan dan pengendalian infeksi.

Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menyusun dan mengembangkan program PPI.
  • Membantu penyusunan kebijakan dan prosedur PPI.
  • Melakukan edukasi kepada petugas.
  • Melakukan surveilans.
  • Melakukan monitoring kepatuhan.
  • Menganalisis data PPI.
  • Memberikan rekomendasi perbaikan.
  • Melakukan evaluasi program.
  • Berkoordinasi dengan unit terkait.

Pelaksanaan program PPI tetap membutuhkan keterlibatan seluruh unit dan seluruh petugas rumah sakit.


Penerapan PPI di Rumah Sakit

PPI harus diterapkan dalam berbagai proses pelayanan, bukan hanya pada unit tertentu.

Contohnya:

  • Instalasi gawat darurat.
  • Rawat jalan.
  • Rawat inap.
  • Kamar operasi.
  • Instalasi farmasi.
  • Laboratorium.
  • Radiologi.
  • Unit gizi.
  • Laundry.
  • CSSD.
  • Instalasi pemulasaraan jenazah.
  • Unit hemodialisis.
  • Ruang perawatan intensif.
  • Area administrasi dan pelayanan lainnya.

Setiap unit perlu menerapkan prinsip PPI sesuai dengan karakteristik risiko dan proses kerjanya.


Kompetensi dalam PPI Rumah Sakit

Petugas yang terlibat dalam pelayanan perlu memiliki kompetensi mengenai:

  • Konsep dasar PPI.
  • Rantai penularan infeksi.
  • Kewaspadaan standar.
  • Kebersihan tangan.
  • Penggunaan alat pelindung diri.
  • Kewaspadaan berdasarkan transmisi.
  • Dekontaminasi dan sterilisasi.
  • Pengelolaan linen dan limbah.
  • Surveilans infeksi.
  • Monitoring dan evaluasi program PPI.

Kompetensi tersebut penting agar penerapan PPI tidak hanya berdasarkan kebiasaan, tetapi dilakukan sesuai prinsip dan prosedur yang benar.


Pelatihan PPI Rumah Sakit

Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan staf rumah sakit, Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit.

Pelatihan ini membantu peserta memahami prinsip PPI dan penerapannya dalam kegiatan pelayanan sehari-hari.

Materi Pelatihan PPI Rumah Sakit

Materi pelatihan dapat mencakup:

  1. Konsep Dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.
  2. Kebijakan dan Program PPI Rumah Sakit.
  3. Rantai Penularan Infeksi.
  4. Kewaspadaan Standar.
  5. Kebersihan Tangan.
  6. Penggunaan Alat Pelindung Diri.
  7. Kewaspadaan Berdasarkan Transmisi.
  8. Surveilans dan Pengendalian Infeksi.
  9. Dekontaminasi, Sterilisasi, Linen, dan Pengelolaan Limbah.
  10. Monitoring, Evaluasi, dan Penerapan PPI di Rumah Sakit.

Peserta Pelatihan

Pelatihan PPI Rumah Sakit dapat diikuti oleh:

  • Komite atau Tim PPI.
  • Dokter.
  • Perawat.
  • Bidan.
  • Tenaga kesehatan lainnya.
  • Petugas laboratorium.
  • Petugas farmasi.
  • Petugas CSSD.
  • Petugas laundry.
  • Petugas kebersihan.
  • Kepala ruangan.
  • Penanggung jawab unit.
  • Tim mutu dan keselamatan pasien.
  • Staf rumah sakit yang terlibat dalam pelayanan.

Kesimpulan

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit yang aman dan bermutu.

PPI membutuhkan penerapan kewaspadaan standar, kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri, pengelolaan alat dan lingkungan, surveilans, pengendalian penularan, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

Keberhasilan PPI tidak hanya bergantung pada Komite atau Tim PPI, tetapi membutuhkan kepatuhan dan keterlibatan seluruh petugas rumah sakit.

Dengan kompetensi yang baik dan penerapan PPI secara konsisten, rumah sakit dapat mengurangi risiko penularan infeksi serta meningkatkan keselamatan pasien dan petugas.


FAQ Pelatihan PPI Rumah Sakit

Apa itu PPI Rumah Sakit?

PPI atau Pencegahan dan Pengendalian Infeksi adalah upaya sistematis untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran infeksi di lingkungan pelayanan kesehatan.

Mengapa PPI penting bagi rumah sakit?

PPI penting untuk melindungi pasien, tenaga kesehatan, pengunjung, dan lingkungan rumah sakit dari risiko penularan infeksi.

Apa saja materi dalam Pelatihan PPI Rumah Sakit?

Materinya dapat meliputi kewaspadaan standar, kebersihan tangan, alat pelindung diri, kewaspadaan transmisi, surveilans, sterilisasi, pengelolaan linen dan limbah, serta monitoring program PPI.

Siapa yang perlu mengikuti Pelatihan PPI?

Pelatihan dapat diikuti oleh Komite atau Tim PPI, tenaga kesehatan, kepala ruangan, penanggung jawab unit, tenaga penunjang, serta staf rumah sakit yang terlibat dalam pelayanan.

Apakah PPI berkaitan dengan keselamatan pasien?

Ya. PPI merupakan bagian penting dalam upaya menjaga keselamatan pasien karena membantu mencegah dan mengendalikan risiko infeksi selama proses pelayanan.

Baca Juga :


Ikuti Pelatihan PPI Rumah Sakit

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit untuk membantu meningkatkan kompetensi SDM dalam menerapkan prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit.

Pelatihan dapat diselenggarakan secara online maupun offline/in-house training sesuai kebutuhan rumah sakit.

Untuk informasi jadwal, materi, biaya, dan pelaksanaan Pelatihan PPI Rumah Sakit, silakan menghubungi Diklat Consulting Training Indonesia.

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN DASAR WAJIB KARYAWAN RUMAH SAKIT

PELATIHAN DASAR WAJIB KARYAWAN RUMAH SAKIT

Meningkatkan Kompetensi Dasar Sumber Daya Manusia Rumah Sakit dalam Mewujudkan Pelayanan yang Aman, Bermutu, dan Berorientasi pada Keselamatan Pasien

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Dasar Wajib Karyawan Rumah Sakit merupakan program pembekalan dasar bagi seluruh sumber daya manusia rumah sakit, baik tenaga kesehatan maupun tenaga nonkesehatan, agar memiliki pemahaman yang sama mengenai budaya keselamatan, mutu pelayanan, serta standar kerja di lingkungan rumah sakit.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memenuhi standar akreditasi rumah sakit, setiap karyawan perlu dibekali dengan kompetensi dasar yang mencakup keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit, komunikasi efektif, pelayanan prima, serta kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, meningkatkan mutu pelayanan, serta memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, efektif, dan berorientasi kepada kebutuhan pasien.


TUJUAN PELATIHAN DASAR WAJIB KARYAWAN RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami budaya mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit.
  • Menerapkan prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi dalam pelayanan kesehatan.
  • Memahami keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan rumah sakit.
  • Menerapkan komunikasi efektif antar tenaga kesehatan dan dengan pasien.
  • Memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan pasien.
  • Memahami prosedur tanggap darurat dan keselamatan kebakaran di rumah sakit.
  • Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, kebijakan, dan standar pelayanan rumah sakit.

MATERI PELATIHAN DASAR WAJIB KARYAWAN RUMAH SAKIT

  1. Pengenalan Rumah Sakit, Visi Misi, Budaya Organisasi, dan Nilai-Nilai Pelayanan
  2. Keselamatan Pasien dan Sasaran Keselamatan Pasien di Rumah Sakit
  3. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di Rumah Sakit
  4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS)
  5. Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran serta Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
  6. Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Penanganan Kegawatdaruratan Dasar
  7. Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Kesehatan
  8. Pelayanan Prima (Service Excellence) dan Pengalaman Pasien
  9. Manajemen Risiko dan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien
  10. Hak dan Kewajiban Pasien serta Etika Pelayanan Rumah Sakit

PESERTA PELATIHAN DASAR WAJIB KARYAWAN RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Karyawan baru rumah sakit.
  • Tenaga medis dan tenaga kesehatan.
  • Tenaga keperawatan.
  • Tenaga penunjang medis.
  • Tenaga administrasi dan manajemen rumah sakit.
  • Petugas pelayanan umum dan tenaga nonkesehatan rumah sakit.
  • Seluruh sumber daya manusia yang bekerja di lingkungan rumah sakit.

BACA JUGA : PELATIHAN SASARAN KESELAMATAN PASIEN (SKP) RUMAH SAKIT


PENUTUP

Pelatihan Dasar Wajib Karyawan Rumah Sakit merupakan langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan memiliki pemahaman yang sama terhadap budaya keselamatan serta mutu pelayanan rumah sakit.

Melalui pelatihan ini, rumah sakit dapat memastikan setiap karyawan mampu menjalankan tugas sesuai standar pelayanan, mendukung peningkatan mutu, menjaga keselamatan pasien, serta memenuhi persyaratan akreditasi rumah sakit.

Diklat Consulting Training Indonesia berkomitmen menghadirkan pelatihan dengan materi yang aplikatif, narasumber berpengalaman, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan rumah sakit dan perkembangan pelayanan kesehatan.


WAKTU PELATIHAN DASAR WAJIB KARYAWAN RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN DASAR WAJIB KARYAWAN RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selas\a-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin


UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan1

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkaan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia


LATAR BELAKANG

Pelatihan Perawat Pencegah dan Pengendalian Infeksi (IPCN) merupakan program peningkatan kompetensi tenaga keperawatan yang berfokus pada upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan. Saat ini, Healthcare Associated Infections (HAIs) atau infeksi terkait pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan serius di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit, klinik, dan puskesmas.

Infeksi nosokomial dapat terjadi pada pasien, tenaga kesehatan, maupun pengunjung rumah sakit apabila sistem Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) tidak diterapkan secara optimal. Oleh karena itu, keberadaan IPCN (Infection Prevention and Control Nurse) menjadi sangat penting dalam mendukung keselamatan pasien, mutu pelayanan, dan pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.

Berdasarkan regulasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, setiap rumah sakit wajib memiliki program PPI dan tenaga IPCN yang kompeten dalam pelaksanaan program tersebut. IPCN bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, serta edukasi terkait program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis mengenai pelaksanaan program PPI secara efektif, sistematis, dan berkelanjutan sesuai standar pelayanan kesehatan dan akreditasi rumah sakit.


TUJUAN PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
  • Memahami program dan kebijakan PPI di rumah sakit
  • Mengetahui peran dan fungsi IPCN secara profesional
  • Melaksanakan program PPI sesuai standar dan regulasi
  • Melakukan surveilans infeksi rumah sakit secara sistematis
  • Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPI
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien

MATERI PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

  1. Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

  2. Prinsip Dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

  3. Surveilans Infeksi Rumah Sakit

  4. Pemrosesan Alat dan Perlengkapan Medis

  5. Kewaspadaan Baku (Standard Precautions)

  6. Pengolahan Limbah Rumah Sakit

  7. Peran dan Fungsi IPCN

  8. Sterilisasi dan Desinfeksi

  9. Tatalaksana Isolasi Ketat

  10. Evaluasi Penatalaksanaan Program PPI


MANFAAT PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

  • Meningkatkan kompetensi perawat dalam pengendalian infeksi
  • Mendukung implementasi program PPI rumah sakit
  • Menurunkan risiko infeksi nosokomial dan HAIs
  • Mendukung keselamatan pasien dan tenaga kesehatan
  • Membantu pemenuhan standar akreditasi rumah sakit
  • Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan

PESERTA PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

  • Perawat rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan

  • Perawat yang ditugaskan atau dipersiapkan sebagai IPCN

  • Anggota Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

  • Perawat penanggung jawab mutu dan keselamatan pasien

  • Koordinator atau anggota Komite PPI rumah sakit

  • Tenaga kesehatan yang terlibat dalam pengendalian infeksi di fasilitas kesehatan


FAQ PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Apa itu Pelatihan IPCN?

Pelatihan IPCN adalah pelatihan yang membahas pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit serta peran IPCN dalam program PPI.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Perawat rumah sakit, anggota tim PPI, tenaga kesehatan, dan perawat yang dipersiapkan menjadi IPCN.

Apa manfaat mengikuti pelatihan IPCN?

Peserta dapat meningkatkan kompetensi dalam pelaksanaan program PPI, surveilans infeksi, dan pengendalian HAIs.

Apakah pelatihan ini mendukung akreditasi rumah sakit?

Ya, pelatihan ini mendukung implementasi standar PPI dan keselamatan pasien dalam akreditasi rumah sakit.


BACA JUGA : PELATIHAN MANAJER PELAYANAN PASIEN RUMAH SAKIT (CASE MANAGER)

Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Perawat Pencegah dan Pengendalian Infeksi (IPCN) dengan menghadirkan narasumber dan praktisi berpengalaman di bidang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi rumah sakit.

Pelatihan ini dirancang sesuai kebutuhan rumah sakit, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan pengendalian infeksi secara profesional.


WAKTU PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN PERAWAT PENCEGAH DAN PENGENDALIAN INFEKSI (IPCN)

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin


UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :


Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”