Pos

PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

Strategi Pengelolaan Pelatihan Terakreditasi untuk Peningkatan Kompetensi SDM Rumah Sakit

Diklat Consulting Training Indonesia


Latar Belakang

Pendidikan dan pelatihan (Diklat) di rumah sakit merupakan bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, profesionalisme tenaga kesehatan, serta pencapaian standar akreditasi rumah sakit. Unit Diklat memiliki peran strategis dalam merencanakan, menyelenggarakan, dan mengevaluasi program pelatihan yang berkesinambungan sesuai kebutuhan organisasi dan perkembangan pelayanan kesehatan.

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan memiliki kewajiban memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, efektif, dan efisien. Dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, regulasi, dan tuntutan mutu pelayanan, rumah sakit dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga medis maupun tenaga kesehatan melalui sistem pendidikan dan pelatihan yang terstruktur.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menegaskan bahwa pelatihan dan peningkatan kompetensi merupakan kebutuhan berkelanjutan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam menjaga mutu praktik pelayanan kesehatan.

Selain itu, penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan perlu memperhatikan standar akreditasi institusi penyelenggara pelatihan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana prasarana, perencanaan pelatihan, pelaksanaan kegiatan, hingga monitoring dan evaluasi pelatihan.

Namun demikian, masih terdapat rumah sakit yang belum memiliki sistem pengelolaan Diklat yang optimal dan terstandar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas bagi pengelola Diklat rumah sakit agar mampu menyelenggarakan program pelatihan dan peningkatan kompetensi yang efektif, terakreditasi, dan berkelanjutan.


TUJUAN PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

Peserta diharapkan mampu:

  • Memahami peran strategis unit Diklat dalam sistem manajemen rumah sakit
  • Mengelola pelatihan dan peningkatan kompetensi sesuai standar akreditasi Kementerian Kesehatan
  • Memahami standar sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan institusi penyelenggara pelatihan bidang kesehatan
  • Menyusun perencanaan pelatihan dan pengembangan kompetensi secara sistematis
  • Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan pelatihan secara efektif
  • Merancang program pelatihan terakreditasi di rumah sakit
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit melalui pengembangan SDM berkelanjutan

MATERI PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

  1. Konsep Manajemen Diklat di Rumah Sakit
  2. Pengorganisasian Unit Diklat Rumah Sakit Menuju Penyelenggaraan Pelatihan Terakreditasi
  3. Peran Bagian Diklat dalam Standar Akreditasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  4. Standar Sumber Daya Manusia pada Institusi Penyelenggara Pelatihan Bidang Kesehatan
  5. Standar Fasilitas dan Peralatan Institusi Penyelenggara Pelatihan Terakreditasi
  6. Perencanaan Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Bidang Kesehatan
  7. Pelaksanaan Pelatihan dan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Terakreditasi
  8. Monitoring dan Evaluasi Pelatihan serta Kegiatan Peningkatan Kompetensi
  9. Penyusunan Rencana Aksi Pengelolaan Institusi Penyelenggara Pelatihan Bidang Kesehatan
  10. Rencana Tindak Lanjut Perencanaan dan Pelaksanaan Pelatihan Terakreditasi

PESERTA PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Kepala Bidang atau Seksi Diklat Rumah Sakit
  • Staf Bidang Diklat Rumah Sakit
  • Bagian SDM dan Pengembangan Kompetensi
  • Penanggung Jawab Mutu dan Akreditasi Rumah Sakit
  • Tim Pendidikan dan Pelatihan Rumah Sakit
  • Pengelola Pelatihan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
  • Dinas Kesehatan
  • Institusi Pelayanan Kesehatan lainnya

BACA JUGA : PELATIHAN MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT


MANFAAT PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

  • Meningkatkan kompetensi pengelola Diklat rumah sakit.
  • Memahami standar penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan.
  • Menyusun program pelatihan berbasis kebutuhan organisasi.
  • Mendukung pemenuhan standar mutu dan akreditasi rumah sakit.
  • Meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi pelatihan.

FAQ PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

Apakah pelatihan ini sesuai standar Kementerian Kesehatan?

Ya, materi pelatihan disusun mengacu pada regulasi dan standar pelatihan bidang kesehatan.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ditujukan bagi pengelola Diklat, SDM, mutu, dan akreditasi rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Apakah peserta mendapatkan sertifikat?

Ya, seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan.

Apakah pelatihan dapat dilaksanakan secara online?

Pelatihan dapat dilaksanakan secara online maupun offline sesuai kebutuhan instansi.


Pelatihan Pengelolaan Diklat di Rumah Sakit  diselenggarakan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas unit Diklat agar mampu menyelenggarakan program pelatihan dan peningkatan kompetensi yang terakreditasi, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Melalui pelatihan ini diharapkan rumah sakit memiliki sistem pengelolaan Diklat yang terstruktur, profesional, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta pengembangan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan secara optimal.


WAKTU PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN PENGELOLAAN DIKLAT DI RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026

03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

 PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN STANDAR WHO)

Peningkatan Mutu Pelayanan Imunisasi dan Keamanan Vaksin


Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Vaksinologi (Vaksin Standar WHO) merupakan program peningkatan kompetensi bagi tenaga kesehatan dalam memahami konsep dasar vaksinologi, pelaksanaan imunisasi, keamanan vaksin, serta pengelolaan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sesuai standar World Health Organization.

Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat yang efektif dalam mencegah penyakit menular, meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity), serta menurunkan angka kesakitan dan kematian. Oleh karena itu, pelayanan imunisasi harus dilaksanakan sesuai prosedur, standar penyimpanan vaksin (cold chain management), serta prinsip keselamatan pasien.

Dalam pelaksanaan program imunisasi, tenaga kesehatan dituntut memiliki kemampuan dalam pengelolaan vaksin, teknik pemberian imunisasi, pemantauan keamanan vaksin, serta penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Selain itu, kemampuan komunikasi risiko imunisasi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi nasional.

Pelatihan ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan pemahaman teoritis dan praktis mengenai vaksinologi, keamanan vaksin, serta strategi peningkatan mutu pelayanan imunisasi di fasilitas pelayanan kesehatan.


TUJUAN PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai vaksinologi dan program imunisasi sesuai standar WHO
  • Meningkatkan pemahaman tentang keamanan vaksin dan pengelolaan KIPI
  • Meningkatkan mutu pelayanan imunisasi yang aman, efektif, dan berkualitas
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi risiko dan edukasi imunisasi kepada masyarakat
  • Mendukung keberhasilan program imunisasi nasional dan internasional

MATERI PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

  1. Konsep Dasar Imunisasi dan Vaksinologi
  2. Jenis dan Cara Kerja Vaksin
  3. Program Imunisasi Nasional dan Internasional
  4. Vaksinasi Internasional (International Certificate of Vaccination / ICV)
  5. Standar Penyimpanan dan Distribusi Vaksin (Cold Chain Management)
  6. Teknik Pemberian Imunisasi yang Aman
  7. Keamanan Vaksin dan Surveilans KIPI
  8. Klasifikasi dan Penanganan KIPI
  9. Prinsip Dasar Komunikasi Risiko Imunisasi
  10. Strategi Peningkatan Penerimaan Imunisasi di Masyarakat
  11. Peran Lembaga Nasional dan Internasional dalam Keamanan Vaksin

PESERTA PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Dokter
  • Perawat
  • Bidan
  • Tenaga Kesehatan Masyarakat
  • Tenaga Farmasi
  • Pengelola Program Imunisasi
  • Petugas Puskesmas
  • Klinik dan Rumah Sakit
  • Dinas Kesehatan
  • Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya

MANFAAT MENGIKUTI PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

  • Memahami konsep dasar vaksinologi sesuai standar World Health Organization (WHO).
  • Meningkatkan kompetensi dalam pelayanan imunisasi yang aman, efektif, dan berkualitas.
  • Menguasai pengelolaan penyimpanan serta distribusi vaksin melalui sistem Cold Chain Management.
  • Memahami tata laksana Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sesuai pedoman yang berlaku.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi risiko untuk mendukung keberhasilan program imunisasi.
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

FAQ PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

Apa yang dimaksud dengan Pelatihan Vaksinologi?

Pelatihan Vaksinologi merupakan program peningkatan kompetensi bagi tenaga kesehatan yang membahas konsep dasar vaksinologi, pelayanan imunisasi, keamanan vaksin, pengelolaan KIPI, serta penyimpanan vaksin sesuai standar WHO.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan ini diperuntukkan bagi dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, tenaga kesehatan masyarakat, pengelola program imunisasi, petugas puskesmas, rumah sakit, klinik, dinas kesehatan, serta tenaga kesehatan lainnya.

Apakah peserta memperoleh sertifikat?

Ya. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan akan memperoleh Sertifikat Pelatihan dari Diklat Consulting Training Indonesia.


BACA JUGA : PELATIAHAN VAKSINOLOGI


Pelatihan Vaksinologi (Vaksin Standar WHO) diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan imunisasi yang aman, efektif, dan sesuai standar internasional. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami prinsip vaksinologi, keamanan vaksin, pengelolaan Cold Chain Management, serta penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) guna mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keberhasilan program imunisasi di Indonesia.


WAKTU PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN VAKSINOLOGI (VAKSIN WHO)

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Program Antimicrobial Stewardship untuk Pengendalian Resistensi Antibiotik di Rumah Sakit

Diklat Consulting Training Indonesia


DESKRIPSI PELATIHAN

Pelatihan Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Rumah Sakit merupakan program peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam mengelola penggunaan antibiotik secara rasional, efektif, dan berbasis bukti guna mencegah terjadinya resistensi antimikroba (Antimicrobial Resistance/AMR).

Resistensi antimikroba merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan modern yang dapat meningkatkan angka morbiditas, mortalitas, lama rawat inap, serta biaya pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan program Antimicrobial Stewardship yang terstruktur dan berkelanjutan di setiap rumah sakit.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebijakan PPRA, penggunaan antibiotik rasional, pengawasan pola resistensi kuman, serta implementasi program pengendalian antibiotik sesuai standar akreditasi rumah sakit dan kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Seiring meningkatnya kasus resistensi antimikroba di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit perlu menerapkan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) secara optimal. Implementasi program ini tidak hanya bertujuan mengendalikan penggunaan antibiotik agar lebih rasional dan efektif, tetapi juga mendukung peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, efisiensi biaya pengobatan, serta pemenuhan regulasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan standar akreditasi rumah sakit. Oleh karena itu, tenaga kesehatan yang tergabung dalam Tim PPRA perlu memiliki kompetensi yang memadai dalam menyusun kebijakan, melakukan audit penggunaan antibiotik, memantau pola resistensi mikroorganisme, serta mengevaluasi efektivitas program secara berkelanjutan.


TUJUAN PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan program PPRA di rumah sakit.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar resistensi antimikroba (AMR)
  • Mengimplementasikan program PPRA di rumah sakit
  • Meningkatkan penggunaan antibiotik secara rasional
  • Melakukan pengawasan dan evaluasi penggunaan antibiotik
  • Mengembangkan program antimicrobial stewardship
  • Menyusun kebijakan pengendalian antibiotik di rumah sakit
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien

MATERI PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

  1. Konsep Dasar Resistensi Antimikroba (AMR)
  2. Kebijakan Nasional PPRA di Rumah Sakit
  3. Prinsip Penggunaan Antibiotik Rasional
  4. Antimicrobial Stewardship Program (ASP)
  5. Pola Kuman dan Resistensi di Rumah Sakit
  6. Formularium dan Kebijakan Antibiotik
  7. Audit Penggunaan Antibiotik
  8. Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Antibiotik
  9. Surveilans Infeksi dan Resistensi Kuman
  10. Strategi Pengendalian Resistensi Antibiotik
  11. Studi Kasus Implementasi PPRA di Rumah Sakit

PESERTA PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Dokter
  • Apoteker
  • Perawat
  • Tim PPRA Rumah Sakit
  • Komite Farmasi dan Terapi (KFT)
  • Komite Pengendalian Infeksi
  • Tenaga Laboratorium Mikrobiologi
  • Manajemen Rumah Sakit
  • Instalasi Farmasi Rumah Sakit

MANFAAT PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan kompetensi dalam pengendalian resistensi antibiotik
  • Meningkatkan keselamatan pasien (patient safety)
  • Menurunkan risiko infeksi dan resistensi kuman
  • Mendukung program akreditasi rumah sakit
  • Meningkatkan efisiensi penggunaan antibiotik
  • Memperkuat sistem pengawasan terapi antibiotik

FAQ PELATIHAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA (PPRA) RUMAH SAKIT

Apa itu PPRA Rumah Sakit?

PPRA adalah program pengendalian resistensi antimikroba untuk memastikan penggunaan antibiotik yang rasional dan aman di rumah sakit.

Siapa yang wajib mengikuti pelatihan ini?

Tenaga kesehatan seperti dokter, apoteker, perawat, serta tim PPRA rumah sakit.

Apakah pelatihan ini sesuai standar akreditasi?

Ya, materi disusun sesuai standar akreditasi rumah sakit dan kebijakan nasional.

Apakah peserta mendapat sertifikat?

Ya, peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan resmi.


Sehubungan dengan hal tersebut, DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA menyelenggarakan Pelatihan Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Rumah Sakit sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam pengendalian penggunaan antibiotik secara rasional dan aman.

Pelatihan ini diharapkan mampu mendukung implementasi program antimicrobial stewardship, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, serta penurunan risiko resistensi antimikroba di rumah sakit secara berkelanjutan.


BACA JUGA : PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)


Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengendalian resistensi antimikroba dan penggunaan antibiotik secara rasional. Bersama Diklat Consulting Training Indonesia, peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA), penerapan Antimicrobial Stewardship, serta strategi meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.


METODE PELATIHAN YANG INTERAKTIF DAN PRAKTIS

Pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran yang efektif, seperti:

  • Ceramah interaktif
  • Studi kasus
  • Diskusi kelompok
  • Simulasi dan praktik asesmen langsung

Dengan metode ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara langsung dalam dunia kerja.


BACA JUGA : PELATIHAN PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) RUMAH SAKIT


KEUNGGULAN PELATIHAN DI DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Diklat Consulting Training Indonesia menghadirkan pelatihan dengan keunggulan:

  • Materi sesuai standar nasional dan kebutuhan industri kesehatan
  • Narasumber berpengalaman dan praktisi
  • Fleksibel (online, offline, dan in house training)
  • Pendekatan praktis dan aplikatif
  • Mendukung persiapan sertifikasi asesor kompetensi

PENYELENGGARAAN FLEKSIBEL SELURUH INDONESIA

Pelatihan tersedia di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta dapat dilaksanakan secara:

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

DAFTAR SEKARANG PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Anda sebagai asesor tenaga kesehatan.

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME)

PELATIHAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME)

Strategi Implementasi Rekam Medis Elektronik untuk Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan

Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Rekam Medis Elektronik (RME)  merupakan program peningkatan kompetensi bagi tenaga kesehatan dan manajemen fasilitas pelayanan kesehatan dalam memahami implementasi sistem dokumentasi medis berbasis digital yang terintegrasi, aman, dan sesuai regulasi nasional.

Transformasi digital kesehatan saat ini menjadi prioritas dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia. Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) tidak hanya mendukung efisiensi pelayanan dan akurasi dokumentasi pasien, tetapi juga meningkatkan keamanan data kesehatan, integrasi pelayanan, serta pengambilan keputusan klinis yang lebih cepat dan tepat.

Penerapan RME juga menjadi bagian penting dalam standar akreditasi rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, termasuk integrasi dengan platform SATUSEHAT dan sistem pelayanan kesehatan nasional.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai regulasi, tata kelola, keamanan informasi, integrasi sistem, serta strategi implementasi Rekam Medis Elektronik secara efektif dan berkelanjutan di rumah sakit maupun puskesmas.


TUJUAN PELATIHAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME)

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola serta mengimplementasikan sistem Rekam Medis Elektronik sesuai standar nasional dan praktik terbaik digital health.

Peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan manfaat implementasi Rekam Medis Elektronik dalam pelayanan kesehatan
  • Meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan dalam transformasi digital rekam medis
  • Memahami regulasi dan standar nasional terkait implementasi RME
  • Mengelola tata kelola data medis yang aman, efektif, dan terintegrasi
  • Meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keamanan dokumentasi pasien
  • Mendukung implementasi kebijakan transformasi digital kesehatan nasional

MATERI PELATIHAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME)

  1. Konsep Dasar dan Tujuan Implementasi Rekam Medis Elektronik
  2. Regulasi dan Standar Nasional terkait RME
  3. Kebijakan SATUSEHAT dan Transformasi Digital Kesehatan
  4. Komponen dan Fitur Utama Sistem RME
  5. Pengelolaan Data Pasien dan Dokumentasi Klinis Digital
  6. Integrasi RME dengan SIMRS dan BPJS Kesehatan
  7. Sistem e-Claim dan Interoperabilitas Data Kesehatan
  8. Pengelolaan Hak Akses, Privasi, dan Keamanan Informasi Pasien
  9. Audit Rekam Medis Elektronik dan Manajemen Mutu Data
  10. Tantangan dan Strategi Implementasi RME di Rumah Sakit dan Puskesmas
  11. Simulasi Penggunaan Sistem RME Berbasis Aplikasi/SIMRS

PESERTA PELATIHAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME)

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Kepala Instalasi Rekam Medis
  • Petugas Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
  • Manajemen Rumah Sakit
  • Tim SIMRS dan Teknologi Informasi Rumah Sakit
  • Dokter
  • Perawat
  • Puskesmas
  • Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
  • Tim Akreditasi dan Mutu Rumah Sakit

MANFAAT MENGIKUTI PELATIHAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan regulasi Rekam Medis Elektronik sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.
  • Mengimplementasikan sistem RME secara efektif di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik.
  • Mengintegrasikan RME dengan SIMRS dan platform SATUSEHAT.
  • Meningkatkan keamanan, kerahasiaan, dan kualitas data rekam medis pasien.
  • Mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan yang efisien dan berkelanjutan.
  • Meningkatkan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi akreditasi.

FAQ PELATIHAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME)

Apakah pelatihan ini sesuai regulasi Kementerian Kesehatan?

Ya, materi pelatihan mengacu pada regulasi dan kebijakan transformasi digital kesehatan nasional.

Apakah peserta mendapatkan sertifikat?

Ya, seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan dapat diikuti oleh tenaga kesehatan, petugas rekam medis, manajemen rumah sakit, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Apakah terdapat praktik penggunaan sistem RME?

Ya, pelatihan dilengkapi simulasi penggunaan sistem Rekam Medis Elektronik berbasis aplikasi/SIMRS.


Pelatihan Rekam Medis Elektronik (RME) diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan pengelola fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengimplementasikan sistem rekam medis digital yang terintegrasi, aman, dan sesuai regulasi nasional. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mendukung transformasi digital kesehatan, meningkatkan mutu pelayanan, menjaga keamanan data pasien, serta mengoptimalkan implementasi Rekam Medis Elektronik di rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.


METODE PELATIHAN YANG INTERAKTIF DAN PRAKTIS

Pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran yang efektif, seperti:

  • Ceramah interaktif
  • Studi kasus
  • Diskusi kelompok
  • Simulasi dan praktik asesmen langsung

Dengan metode ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara langsung dalam dunia kerja.


BACA JUGA : PELATIHAN KODING ICD-10, ICD-9-CM DAN INA-CBGs


PENYELENGGARAAN FLEKSIBEL SELURUH INDONESIA

Pelatihan tersedia di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta dapat dilaksanakan secara:

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dalam implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Bersama Diklat Consulting Training Indonesia, tingkatkan kemampuan Anda dalam pengelolaan rekam medis digital, integrasi SATUSEHAT, keamanan informasi kesehatan, dan transformasi digital pelayanan kesehatan menuju fasilitas pelayanan kesehatan yang modern, efisien, dan berkualitas.


TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman,  Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN K3RS RUMAH SAKIT 2027

PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

Diselenggarakan oleh: DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA


Update Regulasi, Keselamatan Kerja, Manajemen Risiko, dan Kesiapsiagaan Rumah Sakit

DESKRIPSI PELATIHAN

Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan terlindungi bagi tenaga kesehatan, tenaga nonkesehatan, pasien, keluarga pasien, pengunjung, serta pihak lain yang berada di lingkungan rumah sakit.

Rumah sakit memiliki berbagai potensi bahaya, baik dari kegiatan pelayanan klinis maupun kegiatan nonklinis, seperti risiko biologis, kimia, fisik, ergonomi, kebakaran, kelistrikan, gas medis, bahan berbahaya, maupun kondisi darurat. Oleh karena itu, penerapan K3RS perlu dilakukan secara sistematis melalui identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, pemantauan, pelaporan, dan evaluasi secara berkelanjutan.

Pelatihan K3RS Rumah Sakit 2027 disusun untuk membantu rumah sakit meningkatkan kompetensi dalam menerapkan sistem kesehatan dan keselamatan kerja sesuai perkembangan kebijakan, regulasi, standar keselamatan, serta kebutuhan penyelenggaraan pelayanan rumah sakit.

Pelatihan membahas kebijakan dan regulasi K3RS terbaru, identifikasi bahaya dan penilaian risiko, pengendalian risiko, keselamatan kebakaran, keselamatan listrik dan gas medis, ergonomi, kesiapsiagaan keadaan darurat, pelaporan insiden, pengelolaan B3, serta audit internal K3RS.


TUJUAN PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan prinsip K3RS.
  • Memahami perkembangan kebijakan dan regulasi terbaru terkait K3RS.
  • Mengidentifikasi berbagai potensi bahaya di lingkungan rumah sakit.
  • Melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko.
  • Memahami pengendalian risiko pada area klinis dan nonklinis.
  • Meningkatkan kemampuan dalam pencegahan kecelakaan kerja.
  • Memahami kesiapsiagaan dan penanganan kondisi darurat di rumah sakit.
  • Memahami pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3).
  • Memahami pelaporan dan investigasi insiden K3RS.
  • Mendukung pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan audit internal K3RS.

MATERI PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

  1. Konsep Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS)
  2. Update Kebijakan dan Regulasi K3RS serta Standar Keselamatan Rumah Sakit
  3. Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR)
  4. Pengendalian Risiko pada Area Klinis dan Nonklinis
  5. Keselamatan Kebakaran, APAR, dan Proteksi Kebakaran Rumah Sakit
  6. Keselamatan Listrik, Gas Medis, dan Peralatan Rumah Sakit
  7. Ergonomi dan Pencegahan Penyakit Akibat Kerja
  8. Kesiapsiagaan Keadaan Darurat dan Incident Command System (ICS)
  9. Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta Pelaporan Insiden K3RS
  10. Monitoring, Evaluasi, dan Audit Internal K3RS

PESERTA PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Direktur dan Manajemen Rumah Sakit
  • Tim K3RS
  • Komite atau Tim Mutu Rumah Sakit
  • Tim Akreditasi Rumah Sakit
  • Dokter dan Dokter Gigi
  • Perawat dan Bidan
  • Apoteker dan Tenaga Kesehatan Lainnya
  • Tenaga Penunjang Medis dan Nonmedis
  • Kepala Instalasi dan Kepala Unit
  • Petugas Sarana dan Prasarana
  • Petugas Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan
  • Petugas keselamatan dan keamanan rumah sakit
  • Tenaga profesional lain yang terlibat dalam penerapan K3RS

MANFAAT PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

Peserta diharapkan memperoleh manfaat:

  • Memahami perkembangan kebijakan dan regulasi K3RS terbaru.
  • Meningkatkan pemahaman mengenai sistem K3RS.
  • Mampu mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko di lingkungan rumah sakit.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan pengendalian risiko.
  • Memperkuat budaya keselamatan kerja di rumah sakit.
  • Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
  • Memahami pengelolaan B3 dan potensi risiko yang ditimbulkannya.
  • Meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan kebakaran, listrik, dan gas medis.
  • Mendukung pelaksanaan pelaporan serta evaluasi insiden K3RS.
  • Mendukung penerapan K3RS secara berkelanjutan dan pemenuhan standar rumah sakit.

BACA JUGA :

FAQ–PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

Apa itu Pelatihan K3RS Rumah Sakit?

Pelatihan K3RS merupakan program pengembangan kompetensi yang membahas penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit, mulai dari identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko, keselamatan kerja, keadaan darurat, pengelolaan B3, hingga monitoring dan evaluasi.

Siapa yang dapat mengikuti Pelatihan K3RS?

Pelatihan dapat diikuti oleh manajemen rumah sakit, Tim K3RS, tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kesehatan lainnya, tenaga penunjang medis dan nonmedis, serta petugas yang memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan kerja di rumah sakit.

Apakah materi mengikuti regulasi terbaru?

Ya. Materi disusun dengan memperhatikan perkembangan kebijakan dan regulasi terbaru yang berlaku serta kebutuhan penerapan K3RS di lingkungan rumah sakit.

Apakah pelatihan dapat dilaksanakan secara online?

Ya. Pelatihan tersedia secara online melalui Zoom Meeting selain kelas tatap muka di Yogyakarta.

Apakah tersedia In-House Training?

Ya. Pelatihan dapat dilaksanakan di rumah sakit atau instansi dengan penyesuaian waktu, lokasi, jumlah peserta, dan kebutuhan organisasi.


PENUTUP PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman bagi tenaga kerja, pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan seluruh pihak yang berada di lingkungan rumah sakit.

Melalui Pelatihan K3RS Rumah Sakit 2027, peserta diharapkan mampu memahami perkembangan kebijakan dan regulasi, mengidentifikasi bahaya, menilai dan mengendalikan risiko, meningkatkan kesiapsiagaan keadaan darurat, serta mendukung penerapan budaya keselamatan kerja secara berkelanjutan.

Dengan materi yang diperbarui sesuai perkembangan kebijakan dan regulasi terbaru, pelatihan ini diharapkan dapat membantu rumah sakit memperkuat sistem K3RS dan meningkatkan keselamatan dalam penyelenggaraan pelayanan.


WAKTU PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal.

 JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2027
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2027

05–07

(Selasa–Kamis)

12–14

(Selasa–Kamis)

20-22

(Rabu-Jumat)

27–29

(Rabu-Jumat)

Februari 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Sabtu-Jumat)

16-18

(Selasa-Kamis)

24-26

(Rabu-Jumat)

Maret 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Rabu-Jumat)

16–18

(Selasa-Kamis)

25-27

(Kamis–Sabtu)

April 2027

05-07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa–Kamis)

27–29

(Selasa–Kamis)

Mei 2027

04–06

(Selasa–Kamis)

11–13

(Selasa–Kamis)

20-22

(Kamis–Sabtu)

25-27

(Selasa–Kamis)

Juni 2027

03–05

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Rabu-Jumat)

15–17

(Selasa–Kamis)

24–26

(Kamis–Sabtu)

Juli 2027

05–07

(Senin–Rabu)

15-17

(Kamis-Jumat)

19-21

(Senin–Rabu)

26–28

(Senin–Rabu)

Agustus 2027

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa–Kamis)

19–21

(Kamis-Jumat)

24–26

(Selasa–Kamis)

September 2027

06-08

(Senin–Rabu)

13-15

(Senin–Rabu)

20-22

(Senin–Rabu)

27-29

(Senin–Rabu)

Oktober 2027

04–06

(Senin–Rabu)

13-15

(Rabu-Jumat)

20-22

(Rabu-Jumat)

26–28

(Selasa–Kamis)

November 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa–Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Desember 2027

02-04

(Kamis–Sabtu)

08-10

(Rabu-Jumat)

14-16

(Selasa–Kamis)

23-25

(Kamis–Sabtu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Swiss-Belexpress Yogyakarta, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel,  Arjuna Hotel Yogyakarta dll.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN MANAJEMEN PENGADUAN DAN KOMPLAIN PASIEN RUMAH SAKIT: STRATEGI PENANGANAN KELUHAN DAN PENINGKATAN MUTU PELAYANAN

PELATIHAN MANAJEMEN PENGADUAN DAN KOMPLAIN PASIEN RUMAH SAKIT: STRATEGI PENANGANAN KELUHAN DAN PENINGKATAN MUTU PELAYANAN

Diklat Consulting Training Indonesia


Rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis yang baik, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Dalam proses pelayanan, keluhan atau pengaduan pasien dan keluarga dapat muncul karena berbagai faktor, seperti waktu tunggu, komunikasi, informasi yang kurang jelas, pelayanan administrasi, fasilitas, proses pelayanan, maupun ekspektasi pasien yang belum terpenuhi.

Keluhan pasien tidak selalu harus dipandang sebagai masalah. Apabila dikelola dengan baik, pengaduan dapat menjadi sumber informasi penting untuk mengetahui kelemahan proses pelayanan dan menjadi dasar perbaikan mutu rumah sakit.

Karena itu, rumah sakit membutuhkan sistem manajemen pengaduan dan komplain pasien yang jelas, responsif, terdokumentasi, dan terintegrasi dengan peningkatan mutu pelayanan.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah melalui Pelatihan Manajemen Pengaduan dan Komplain Pasien Rumah Sakit.


Pengertian Manajemen Pengaduan dan Komplain Pasien

Manajemen pengaduan dan komplain pasien adalah serangkaian proses untuk menerima, mencatat, mengklasifikasikan, menindaklanjuti, menyelesaikan, mendokumentasikan, serta mengevaluasi keluhan dan pengaduan pasien maupun keluarga.

Pengelolaan komplain tidak hanya bertujuan menyelesaikan masalah individual, tetapi juga menemukan pola masalah yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan.

Dengan sistem yang baik, setiap keluhan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi rumah sakit.


Mengapa Manajemen Komplain Pasien Penting?

Keluhan pasien dapat memberikan gambaran mengenai pengalaman pasien selama menerima pelayanan.

Manajemen komplain penting karena dapat membantu rumah sakit:

  • Meningkatkan kepuasan pasien.
  • Memperbaiki kualitas pelayanan.
  • Mengidentifikasi kelemahan proses.
  • Mengurangi konflik dengan pasien dan keluarga.
  • Meningkatkan kualitas komunikasi.
  • Meningkatkan kepercayaan masyarakat.
  • Mendukung budaya pelayanan yang responsif.
  • Menjadi sumber data untuk peningkatan mutu.
  • Mencegah masalah yang sama berulang.
  • Meningkatkan citra dan reputasi rumah sakit.

Dengan demikian, pengaduan seharusnya tidak hanya diselesaikan secara administratif, tetapi juga dianalisis sebagai data perbaikan pelayanan.


Jenis Komplain Pasien di Rumah Sakit

Komplain dapat muncul dari berbagai aspek pelayanan.

1. Komplain Pelayanan Medis

Misalnya pasien atau keluarga merasa informasi mengenai tindakan medis kurang jelas atau pelayanan tidak sesuai harapan.

2. Komplain Keperawatan

Dapat berkaitan dengan komunikasi, respons petugas, pelayanan, atau informasi yang diberikan kepada pasien.

3. Komplain Administrasi

Meliputi proses pendaftaran, pembayaran, administrasi pelayanan, maupun informasi administratif.

4. Komplain Waktu Tunggu

Pasien dapat mengeluhkan waktu tunggu yang terlalu lama atau alur pelayanan yang tidak jelas.

5. Komplain Fasilitas

Dapat berkaitan dengan kebersihan, kenyamanan ruangan, fasilitas umum, parkir, maupun sarana pendukung lainnya.

6. Komplain Komunikasi

Terjadi ketika pasien merasa informasi yang diberikan tidak jelas, kurang lengkap, atau cara penyampaiannya tidak sesuai harapan.

7. Komplain Biaya

Dapat berkaitan dengan ketidakjelasan informasi biaya atau perbedaan pemahaman mengenai pembiayaan pelayanan.

8. Komplain Privasi

Dapat berkaitan dengan perlindungan informasi dan privasi pasien.


Prinsip Dasar Penanganan Komplain

Penanganan komplain perlu dilakukan dengan prinsip:

  • cepat;
  • responsif;
  • sopan;
  • objektif;
  • transparan;
  • terdokumentasi;
  • menjaga kerahasiaan;
  • berorientasi pada penyelesaian;
  • tidak defensif;
  • berorientasi pada perbaikan.

Petugas perlu memahami bahwa pasien yang menyampaikan keluhan belum tentu ingin berkonflik. Sering kali pasien ingin mendapatkan penjelasan, solusi, dan kepastian bahwa masalahnya diperhatikan.


Alur Manajemen Komplain Rumah Sakit

Sistem pengelolaan komplain dapat dilakukan melalui beberapa tahap.

1. Menerima Pengaduan

Pengaduan dapat diterima secara langsung maupun melalui berbagai saluran komunikasi yang disediakan rumah sakit.

2. Mendengarkan dan Memahami Masalah

Petugas perlu memberikan kesempatan kepada pasien atau keluarga untuk menjelaskan masalah secara lengkap.

3. Mencatat Pengaduan

Informasi penting perlu didokumentasikan secara sistematis.

4. Melakukan Klasifikasi

Komplain dapat dikelompokkan berdasarkan jenis, tingkat urgensi, unit terkait, dan dampaknya.

5. Melakukan Verifikasi

Informasi dari pengadu perlu dikonfirmasi dengan pihak dan data terkait.

6. Menentukan Tindak Lanjut

Rumah sakit menentukan tindakan yang diperlukan berdasarkan karakteristik masalah.

7. Memberikan Respons

Pasien atau keluarga perlu mendapatkan informasi mengenai tindak lanjut sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

8. Menutup Pengaduan

Pengaduan ditutup setelah proses penyelesaian dan dokumentasi selesai.

9. Melakukan Evaluasi

Data komplain dianalisis untuk mengetahui pola dan peluang perbaikan.


Teknik Komunikasi dalam Menghadapi Pasien yang Komplain

Kemampuan komunikasi merupakan kompetensi penting bagi petugas yang menangani pengaduan.

Beberapa prinsip yang dapat diterapkan:

Dengarkan Secara Aktif

Jangan langsung memotong pembicaraan pasien. Biarkan pasien menyampaikan masalahnya.

Tunjukkan Empati

Petugas perlu menunjukkan bahwa keluhan pasien didengar dan dipahami.

Hindari Respons Defensif

Jangan langsung menyalahkan pasien, petugas lain, atau kondisi tertentu.

Klarifikasi Masalah

Pastikan petugas memahami masalah yang sebenarnya.

Berikan Penjelasan yang Jelas

Informasi harus disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Fokus pada Solusi

Setelah masalah dipahami, arahkan pembicaraan pada solusi dan tindak lanjut.


Komplain dan Konflik

Tidak semua komplain langsung menjadi konflik.

Konflik dapat meningkat apabila:

  • pasien merasa tidak didengarkan;
  • informasi tidak jelas;
  • petugas bersikap defensif;
  • respons terlalu lambat;
  • tidak ada kepastian tindak lanjut;
  • masalah berulang;
  • komunikasi antarunit tidak berjalan.

Karena itu, penanganan pada tahap awal sangat penting.

Komplain sebagai Data Mutu

Salah satu kesalahan dalam pengelolaan pengaduan adalah hanya menghitung jumlah komplain tanpa menganalisis penyebabnya.

Data komplain dapat digunakan untuk mengetahui:

  • jenis keluhan yang paling sering muncul;
  • unit dengan jumlah keluhan tinggi;
  • waktu terjadinya keluhan;
  • pola masalah;
  • penyebab utama;
  • efektivitas tindak lanjut;
  • masalah yang berulang.

Informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar program peningkatan mutu.


Analisis Akar Masalah Komplain

Apabila komplain terjadi berulang kali, rumah sakit perlu mencari akar masalah.

Misalnya, pasien sering mengeluhkan waktu tunggu.

Jangan hanya menyimpulkan bahwa petugas bekerja lambat.

Rumah sakit perlu melihat:

  • alur pendaftaran;
  • jumlah petugas;
  • distribusi pasien;
  • sistem antrean;
  • jadwal dokter;
  • ketersediaan ruangan;
  • proses administrasi;
  • sistem informasi;
  • koordinasi antarunit.

Dengan demikian, perbaikan dapat diarahkan pada sistem dan proses, bukan sekadar menyalahkan individu.


Sistem Dokumentasi Pengaduan

Dokumentasi komplain perlu dilakukan secara konsisten.

Data dapat mencakup:

  • Identitas atau informasi pengadu sesuai ketentuan.
  • Waktu pengaduan.
  • Media pengaduan.
  • Unit terkait.
  • Jenis keluhan.
  • Kronologi.
  • Tingkat urgensi.
  • Hasil verifikasi.
  • Tindak lanjut.
  • Status penyelesaian.
  • Evaluasi.
  • Rekomendasi perbaikan.

Dokumentasi yang baik membantu rumah sakit melakukan monitoring dan evaluasi.


Indikator Pengelolaan Komplain

Rumah sakit dapat mengembangkan indikator untuk memantau efektivitas pengelolaan pengaduan.

Contohnya:

  • jumlah pengaduan;
  • waktu respons;
  • persentase pengaduan yang ditindaklanjuti;
  • waktu penyelesaian;
  • jumlah komplain berulang;
  • tingkat kepuasan terhadap penyelesaian komplain;
  • jumlah komplain berdasarkan unit;
  • jenis komplain yang paling sering terjadi.

Indikator perlu disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.


Peran Manajemen dalam Pengelolaan Komplain

Manajemen rumah sakit perlu memastikan tersedia:

  • kebijakan pengaduan;
  • mekanisme penerimaan komplain;
  • petugas yang bertanggung jawab;
  • saluran pengaduan;
  • sistem dokumentasi;
  • mekanisme tindak lanjut;
  • evaluasi berkala;
  • integrasi dengan peningkatan mutu.

Tanpa dukungan manajemen, pengelolaan komplain berisiko hanya menjadi tugas administratif.


Peran Frontliner

Petugas yang berhadapan langsung dengan pasien memiliki peran sangat penting.

Frontliner dapat menjadi pihak pertama yang:

  • menerima keluhan;
  • memberikan informasi;
  • melakukan klarifikasi;
  • menenangkan situasi;
  • meneruskan masalah;
  • memastikan pasien mendapatkan arahan yang tepat.

Karena itu, kemampuan komunikasi frontliner perlu terus dikembangkan.


Kompetensi yang Dibutuhkan

Peserta yang menangani pengaduan perlu memiliki kemampuan:

  • Komunikasi efektif.
  • Mendengarkan aktif.
  • Empati.
  • Pengendalian emosi.
  • Identifikasi masalah.
  • Klarifikasi informasi.
  • Penyelesaian konflik.
  • Negosiasi.
  • Dokumentasi komplain.
  • Analisis akar masalah.
  • Penyusunan tindak lanjut.
  • Evaluasi kepuasan pasien.

Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan?

Pelatihan ini dapat ditujukan kepada:

  • Direksi rumah sakit.
  • Manajemen rumah sakit.
  • Manajer pelayanan.
  • Humas rumah sakit.
  • Customer service.
  • Front office.
  • Petugas informasi.
  • Kepala instalasi.
  • Kepala ruangan.
  • Tenaga medis.
  • Tenaga keperawatan.
  • Tenaga kesehatan lainnya.
  • Tim mutu.
  • Tim patient experience.
  • Petugas pengaduan.
  • Bagian administrasi.
  • Personel lain yang berhubungan langsung dengan pasien.

Materi Pelatihan Manajemen Pengaduan dan Komplain Pasien

Materi pelatihan dapat meliputi:

  1. Konsep dasar manajemen pengaduan pasien.
  2. Jenis dan karakteristik komplain.
  3. Sistem pengelolaan pengaduan rumah sakit.
  4. Alur penerimaan dan penyelesaian komplain.
  5. Teknik komunikasi menghadapi pasien.
  6. Active listening dan empathy.
  7. Teknik menghadapi pasien marah.
  8. Teknik de-eskalasi konflik.
  9. Penyelesaian masalah dan negosiasi.
  10. Dokumentasi pengaduan.
  11. Klasifikasi dan prioritas komplain.
  12. Analisis akar masalah.
  13. Pengelolaan data komplain.
  14. Indikator pengaduan.
  15. Integrasi komplain dengan peningkatan mutu.
  16. Penyusunan rencana tindak lanjut.
  17. Studi kasus komplain rumah sakit.
  18. Simulasi penanganan komplain.

Manfaat Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • memahami sistem manajemen komplain;
  • menerima pengaduan secara profesional;
  • berkomunikasi dengan pasien secara efektif;
  • menghadapi situasi sulit;
  • mengendalikan konflik;
  • mendokumentasikan pengaduan;
  • melakukan analisis masalah;
  • menyusun tindak lanjut;
  • menggunakan data komplain untuk perbaikan mutu.

Contoh Kasus Komplain Pasien

Kasus:
Pasien mengeluhkan waktu tunggu pelayanan yang terlalu lama dan menyampaikan keluhan dengan emosi.

Respons yang kurang tepat:

“Memang pasiennya banyak, jadi harus menunggu.”

Respons tersebut dapat memperburuk situasi karena pasien merasa masalahnya tidak diperhatikan.

Pendekatan yang lebih baik adalah:

  1. Mendengarkan keluhan.
  2. Menunjukkan empati.
  3. Mengklarifikasi kondisi.
  4. Memeriksa proses pelayanan.
  5. Memberikan informasi yang jelas.
  6. Menawarkan tindak lanjut sesuai kewenangan.
  7. Mendokumentasikan keluhan.
  8. Menjadikan masalah sebagai bahan evaluasi.

Pendekatan tersebut membuat penanganan komplain lebih terstruktur.


Membangun Budaya Pelayanan Responsif

Pengelolaan komplain tidak hanya berkaitan dengan petugas customer service.

Budaya pelayanan responsif perlu dibangun di seluruh unit rumah sakit.

Setiap petugas perlu memahami bahwa pasien berhak mendapatkan pelayanan yang profesional dan komunikasi yang baik.

Budaya tersebut dapat dibangun melalui:

  • pelatihan;
  • supervisi;
  • evaluasi;
  • pembelajaran dari komplain;
  • perbaikan proses;
  • komunikasi antarunit;
  • keteladanan pimpinan.

Kesimpulan

Manajemen Pengaduan dan Komplain Pasien Rumah Sakit merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan pasien.

Komplain yang dikelola dengan baik tidak hanya membantu menyelesaikan masalah pasien, tetapi juga dapat menjadi sumber informasi untuk menemukan kelemahan proses pelayanan.

Karena itu, rumah sakit membutuhkan sistem pengaduan yang jelas, petugas yang kompeten, dokumentasi yang baik, tindak lanjut yang terukur, serta evaluasi yang berkelanjutan.

Melalui Pelatihan Manajemen Pengaduan dan Komplain Pasien Rumah Sakit, peserta dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, penyelesaian konflik, pengelolaan pengaduan, dan pemanfaatan data komplain sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan.


FAQ

Apa yang dimaksud dengan manajemen komplain pasien?

Manajemen komplain pasien adalah proses menerima, mencatat, mengklasifikasikan, menindaklanjuti, menyelesaikan, dan mengevaluasi pengaduan pasien serta keluarga.

Mengapa komplain pasien penting bagi rumah sakit?

Karena komplain dapat menjadi sumber informasi untuk mengetahui kelemahan pelayanan dan menjadi dasar perbaikan mutu.

Siapa yang menangani komplain pasien?

Penanganan komplain dapat melibatkan customer service, humas, manajemen, kepala unit, tim mutu, maupun unit terkait sesuai jenis dan tingkat masalah.

Bagaimana cara menghadapi pasien yang marah?

Petugas sebaiknya tetap tenang, mendengarkan secara aktif, menunjukkan empati, melakukan klarifikasi, dan mengarahkan pembicaraan pada solusi.

Apakah data komplain dapat digunakan untuk peningkatan mutu?

Ya. Data komplain dapat dianalisis untuk menemukan pola masalah, penyebab, unit yang perlu diperbaiki, dan prioritas peningkatan mutu.

Apakah pelatihan dapat dilakukan secara In-House?

Ya. Diklat Consulting Training Indonesia dapat menyelenggarakan pelatihan secara online, tatap muka, maupun In-House Training sesuai kebutuhan instansi.


Baca Juga :


Pelatihan Manajemen Pengaduan dan Komplain Pasien Rumah Sakit

Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Pengaduan dan Komplain Pasien Rumah Sakit untuk membantu rumah sakit meningkatkan kompetensi SDM dalam menerima, menangani, menyelesaikan, dan mengevaluasi pengaduan pasien secara profesional.

Pelatihan dapat diselenggarakan untuk kelas publik, online, maupun In-House Training, dengan materi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit.

Pengelolaan komplain yang baik bukan hanya menyelesaikan keluhan, tetapi juga menjadikannya sebagai sumber pembelajaran dan dasar perbaikan mutu pelayanan.

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme”

PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Diselenggarakan oleh: DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.


DESKRIPSI PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Audit keperawatan merupakan salah satu proses penting dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Melalui audit yang dilakukan secara sistematis, rumah sakit dapat menilai kesesuaian pelaksanaan asuhan keperawatan dengan standar, prosedur, indikator mutu, serta kebutuhan pasien.

Pelaksanaan audit keperawatan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dokumentasi, tetapi juga mencakup proses pelayanan, kepatuhan terhadap standar, keselamatan pasien, pencapaian indikator mutu, serta tindak lanjut terhadap temuan audit.

Pelatihan Audit Keperawatan Rumah Sakit dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami konsep, merencanakan, melaksanakan, menganalisis, dan menindaklanjuti hasil audit keperawatan secara efektif.

Pelatihan ini juga membantu rumah sakit memperkuat budaya mutu, meningkatkan kualitas asuhan keperawatan, memperbaiki dokumentasi, serta mendukung penerapan peningkatan mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan.


TUJUAN PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan prinsip dasar audit keperawatan rumah sakit.
  • Memahami standar pelayanan dan asuhan keperawatan sebagai dasar pelaksanaan audit.
  • Mengidentifikasi aspek pelayanan keperawatan yang perlu diaudit.
  • Menyusun perencanaan dan instrumen audit keperawatan.
  • Melaksanakan pengumpulan data dan bukti audit secara sistematis.
  • Melakukan analisis terhadap hasil audit dan mengidentifikasi kesenjangan pelayanan.
  • Menyusun temuan dan laporan hasil audit keperawatan.
  • Menentukan tindak lanjut dan rencana perbaikan berdasarkan hasil audit.
  • Mengintegrasikan audit keperawatan dengan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
  • Meningkatkan penerapan perbaikan mutu pelayanan keperawatan secara berkelanjutan.

MATERI PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

  1. Konsep dan Prinsip Dasar Audit Keperawatan
  2. Standar Pelayanan dan Asuhan Keperawatan
  3. Perencanaan dan Persiapan Audit Keperawatan
  4. Penyusunan Instrumen dan Kriteria Audit
  5. Teknik Pengumpulan Data dan Bukti Audit
  6. Audit Dokumentasi dan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan
  7. Analisis Data, Temuan, dan Kesenjangan Pelayanan
  8. Penyusunan Laporan dan Rekomendasi Hasil Audit
  9. Tindak Lanjut Audit, Mutu, dan Keselamatan Pasien
  10. Studi Kasus dan Simulasi Audit Keperawatan Rumah Sakit

PESERTA PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Pelatihan ini dapat diikuti oleh:

  • Kepala bidang/bidang keperawatan rumah sakit
  • Kepala ruangan
  • Ketua dan anggota Komite Keperawatan
  • Perawat pelaksana
  • Tim mutu rumah sakit
  • Tim PMKP
  • Tim atau auditor internal rumah sakit
  • Penanggung jawab pelayanan keperawatan
  • Tenaga kesehatan lain yang terkait dengan peningkatan mutu pelayanan

MANFAAT PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Peserta diharapkan memperoleh manfaat berupa:

  • Meningkatkan pemahaman tentang audit keperawatan.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan evaluasi pelayanan keperawatan.
  • Meningkatkan kualitas dokumentasi dan asuhan keperawatan.
  • Membantu mengidentifikasi ketidaksesuaian dalam pelayanan.
  • Memperkuat penerapan standar pelayanan keperawatan.
  • Mendukung peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
  • Membantu penyusunan tindak lanjut berdasarkan hasil audit.
  • Memperkuat budaya mutu dalam pelayanan keperawatan rumah sakit.

BACA JUGA :


FAQ PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Apa yang dimaksud dengan audit keperawatan rumah sakit?

Audit keperawatan merupakan proses evaluasi secara sistematis terhadap pelaksanaan pelayanan dan asuhan keperawatan berdasarkan standar, kriteria, indikator, dan bukti yang telah ditetapkan.

Apa yang menjadi fokus audit keperawatan?

Audit dapat mencakup pelaksanaan asuhan keperawatan, dokumentasi, kepatuhan terhadap standar, indikator mutu, keselamatan pasien, serta tindak lanjut terhadap hasil evaluasi.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan dapat diikuti oleh kepala bidang keperawatan, kepala ruangan, komite keperawatan, perawat, tim mutu, tim PMKP, auditor internal, dan tenaga kesehatan terkait.

Apakah pelatihan membahas praktik audit?

Ya. Selain konsep dasar, pelatihan dapat menggunakan studi kasus, diskusi, dan simulasi agar peserta memahami penerapan audit secara lebih praktis.

Apakah audit keperawatan berkaitan dengan peningkatan mutu rumah sakit?

Ya. Hasil audit dapat digunakan sebagai salah satu bahan evaluasi untuk mengidentifikasi kesenjangan pelayanan dan menyusun tindak lanjut perbaikan mutu.


PENUTUP PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Audit keperawatan yang dilakukan secara sistematis dapat membantu rumah sakit mengevaluasi mutu pelayanan, meningkatkan kualitas asuhan dan dokumentasi keperawatan, serta mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melaksanakan audit keperawatan secara lebih terstruktur serta memanfaatkan hasil audit sebagai dasar perbaikan pelayanan keperawatan yang berkelanjutan.


WAKTU METODE PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif), 08.00–16.00 WIB
  • Kelas Publik: Tatap muka di Yogyakarta atau kota lain sesuai jadwal/permintaan
  • Online: Zoom Meeting, jadwal reguler setiap bulan
  • In-House Training: Di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN AUDIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal.

 JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2027
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2027

05–07

(Selasa–Kamis)

12–14

(Selasa–Kamis)

20-22

(Rabu-Jumat)

27–29

(Rabu-Jumat)

Februari 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Sabtu-Jumat)

16-18

(Selasa-Kamis)

24-26

(Rabu-Jumat)

Maret 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Rabu-Jumat)

16–18

(Selasa-Kamis)

25-27

(Kamis–Sabtu)

April 2027

05-07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa–Kamis)

27–29

(Selasa–Kamis)

Mei 2027

04–06

(Selasa–Kamis)

11–13

(Selasa–Kamis)

20-22

(Kamis–Sabtu)

25-27

(Selasa–Kamis)

Juni 2027

03–05

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Rabu-Jumat)

15–17

(Selasa–Kamis)

24–26

(Kamis–Sabtu)

Juli 2027

05–07

(Senin–Rabu)

15-17

(Kamis-Jumat)

19-21

(Senin–Rabu)

26–28

(Senin–Rabu)

Agustus 2027

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa–Kamis)

19–21

(Kamis-Jumat)

24–26

(Selasa–Kamis)

September 2027

06-08

(Senin–Rabu)

13-15

(Senin–Rabu)

20-22

(Senin–Rabu)

27-29

(Senin–Rabu)

Oktober 2027

04–06

(Senin–Rabu)

13-15

(Rabu-Jumat)

20-22

(Rabu-Jumat)

26–28

(Selasa–Kamis)

November 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa–Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Desember 2027

02-04

(Kamis–Sabtu)

08-10

(Rabu-Jumat)

14-16

(Selasa–Kamis)

23-25

(Kamis–Sabtu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT 2027

PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

Diklat Consulting Training Indonesia


Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme

DESKRIPSI PELATIHAN

Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) merupakan layanan intensif yang membutuhkan pengelolaan secara terintegrasi untuk memberikan pelayanan kepada pasien neonatal dan pediatrik dengan kondisi kritis.

Pengelolaan NICU dan PICU tidak hanya berkaitan dengan aspek klinis, tetapi juga mencakup organisasi layanan, koordinasi tim, kesiapan sumber daya, penggunaan peralatan, keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, dokumentasi, indikator mutu, serta monitoring dan evaluasi pelayanan.

Pelatihan Manajemen Layanan NICU & PICU Rumah Sakit 2027 dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta dalam mengelola layanan NICU dan PICU secara sistematis, terintegrasi, aman, dan berorientasi pada mutu pelayanan.

Pelatihan membahas berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan layanan intensif neonatal dan pediatrik, termasuk pengelolaan pasien kritis, koordinasi tim, penggunaan peralatan intensif, manajemen nutrisi dan terapi cairan, pencegahan infeksi, keselamatan pasien, dokumentasi, serta peningkatan mutu layanan.

Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, studi kasus, dan pembahasan permasalahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan layanan NICU dan PICU di rumah sakit.


TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan prinsip manajemen layanan NICU dan PICU.
  • Memahami organisasi, tata kelola, dan standar penyelenggaraan layanan NICU dan PICU.
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan pasien neonatal dan pediatrik kritis.
  • Memahami pengelolaan peralatan dan teknologi dalam layanan intensif.
  • Menerapkan prinsip keselamatan pasien dan manajemen risiko klinis.
  • Memahami penerapan PPI dalam layanan NICU dan PICU.
  • Meningkatkan kemampuan koordinasi dan komunikasi tim pelayanan.
  • Memahami pentingnya dokumentasi klinis dan indikator mutu pelayanan.
  • Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan layanan.
  • Mendukung peningkatan mutu dan pengembangan layanan NICU dan PICU secara berkelanjutan.

MATERI PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

  1. Konsep dan Manajemen Layanan NICU & PICU Rumah Sakit
  2. Standar Pelayanan, Organisasi, dan Tata Kelola NICU & PICU
  3. Stabilisasi dan Penanganan Kegawatdaruratan Neonatal dan Pediatrik
  4. Monitoring dan Pemantauan Pasien Neonatal dan Pediatrik Kritis
  5. Penggunaan Ventilator, CPAP, HFNC, dan Peralatan Monitoring Intensif
  6. Manajemen Nutrisi dan Terapi Cairan pada Pasien Neonatal dan Pediatrik
  7. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di NICU & PICU
  8. Keselamatan Pasien dan Manajemen Risiko Klinis di Unit Intensif
  9. Dokumentasi Klinis, Indikator Mutu, dan Peningkatan Mutu Layanan NICU & PICU
  10. Komunikasi Tim, Etik, Hukum, dan Koordinasi Pelayanan NICU & PICU

PESERTA PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

Pelatihan ini dapat diikuti oleh:

  • Direktur dan manajemen rumah sakit
  • Kepala bidang pelayanan
  • Kepala instalasi/unit NICU dan PICU
  • Dokter yang memberikan pelayanan neonatal dan pediatrik
  • Dokter spesialis terkait
  • Dokter jaga NICU dan PICU
  • Perawat NICU dan PICU
  • Kepala ruangan NICU dan PICU
  • Supervisor pelayanan
  • Tim mutu dan keselamatan pasien
  • Tenaga kesehatan terkait
  • Profesional lain yang terlibat dalam pengelolaan layanan NICU dan PICU

MANFAAT PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

Peserta diharapkan memperoleh manfaat:

  • Meningkatkan pemahaman mengenai manajemen layanan NICU dan PICU.
  • Memahami organisasi dan tata kelola unit layanan intensif neonatal dan pediatrik.
  • Meningkatkan kemampuan pengelolaan pasien neonatal dan pediatrik kritis.
  • Memahami pengelolaan peralatan dan teknologi pendukung layanan intensif.
  • Meningkatkan penerapan keselamatan pasien di NICU dan PICU.
  • Memperkuat penerapan PPI pada layanan intensif.
  • Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antaranggota tim.
  • Memahami dokumentasi dan indikator mutu pelayanan.
  • Mendukung monitoring dan evaluasi kinerja layanan.
  • Mendukung peningkatan mutu layanan NICU dan PICU secara berkelanjutan.

BACA JUGA :

FAQ-PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

Apa yang dimaksud dengan NICU dan PICU?

NICU merupakan unit perawatan intensif untuk pasien neonatal yang membutuhkan pemantauan dan perawatan intensif, sedangkan PICU merupakan unit perawatan intensif untuk pasien pediatrik dengan kondisi kritis.

Mengapa manajemen layanan NICU dan PICU penting?

Manajemen yang baik diperlukan untuk memastikan organisasi layanan, sumber daya, koordinasi tim, peralatan, keselamatan pasien, dan proses pelayanan dapat berjalan secara terintegrasi.

Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?

Pelatihan dapat diikuti oleh manajemen rumah sakit, kepala instalasi atau unit, dokter, perawat NICU dan PICU, supervisor, tim mutu, serta tenaga kesehatan lain yang terlibat dalam pelayanan neonatal dan pediatrik intensif.

Apakah pelatihan membahas keselamatan pasien?

Ya. Keselamatan pasien dan manajemen risiko klinis menjadi salah satu materi dalam pelatihan, khususnya dalam konteks penyelenggaraan layanan NICU dan PICU.

Apakah PPI dibahas dalam pelatihan?

Ya. Pelatihan membahas prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi yang relevan dengan lingkungan layanan intensif neonatal dan pediatrik.

Apakah pelatihan membahas indikator mutu layanan NICU dan PICU?

Ya. Peserta mendapatkan materi mengenai dokumentasi klinis, indikator mutu, monitoring, evaluasi, dan upaya peningkatan mutu layanan NICU dan PICU.

Apakah pelatihan dapat dilaksanakan secara online?

Ya. Pelatihan dapat diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting, tatap muka di Yogyakarta, maupun In-House Training sesuai kebutuhan rumah sakit.


PENUTUP PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

Pengelolaan layanan NICU dan PICU membutuhkan sistem pelayanan yang terorganisasi, koordinasi tim yang baik, kesiapan sumber daya, penerapan keselamatan pasien, serta pengendalian mutu yang berkelanjutan.

Melalui Pelatihan Manajemen Layanan NICU & PICU Rumah Sakit 2027, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam mengelola layanan intensif neonatal dan pediatrik secara terintegrasi serta mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Diklat Consulting Training Indonesia siap mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan penguatan manajemen pelayanan rumah sakit melalui program pelatihan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan institusi.


WAKTU PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif), 08.00–16.00 WIB
  • Kelas Publik: Tatap muka di Yogyakarta atau kota lain sesuai jadwal/permintaan
  • Online: Zoom Meeting, jadwal reguler setiap bulan
  • In-House Training: Di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN MANAJEMEN LAYANAN NICU & PICU RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal.

 JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2027
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2027

05–07

(Selasa–Kamis)

12–14

(Selasa–Kamis)

20-22

(Rabu-Jumat)

27–29

(Rabu-Jumat)

Februari 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Sabtu-Jumat)

16-18

(Selasa-Kamis)

24-26

(Rabu-Jumat)

Maret 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Rabu-Jumat)

16–18

(Selasa-Kamis)

25-27

(Kamis–Sabtu)

April 2027

05-07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa–Kamis)

27–29

(Selasa–Kamis)

Mei 2027

04–06

(Selasa–Kamis)

11–13

(Selasa–Kamis)

20-22

(Kamis–Sabtu)

25-27

(Selasa–Kamis)

Juni 2027

03–05

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Rabu-Jumat)

15–17

(Selasa–Kamis)

24–26

(Kamis–Sabtu)

Juli 2027

05–07

(Senin–Rabu)

15-17

(Kamis-Jumat)

19-21

(Senin–Rabu)

26–28

(Senin–Rabu)

Agustus 2027

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa–Kamis)

19–21

(Kamis-Jumat)

24–26

(Selasa–Kamis)

September 2027

06-08

(Senin–Rabu)

13-15

(Senin–Rabu)

20-22

(Senin–Rabu)

27-29

(Senin–Rabu)

Oktober 2027

04–06

(Senin–Rabu)

13-15

(Rabu-Jumat)

20-22

(Rabu-Jumat)

26–28

(Selasa–Kamis)

November 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa–Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Desember 2027

02-04

(Kamis–Sabtu)

08-10

(Rabu-Jumat)

14-16

(Selasa–Kamis)

23-25

(Kamis–Sabtu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Meningkatkan Profesionalisme dan Tata Kelola Keperawatan melalui Penguatan Peran Komite Keperawatan yang Efektif dan Berorientasi pada Mutu Pelayanan

Diselenggarakan oleh: DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA


DESKRIPSI PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Komite Keperawatan merupakan unsur penting dalam tata kelola klinis rumah sakit yang memiliki peran strategis dalam menjaga profesionalisme tenaga keperawatan, meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, serta mendukung keselamatan pasien. Komite Keperawatan berperan dalam memastikan tenaga keperawatan memiliki kompetensi, kewenangan klinis, dan etika profesi yang sesuai dengan standar pelayanan.

Pelaksanaan fungsi Komite Keperawatan mencakup proses kredensial dan rekredensial, pemberian rekomendasi kewenangan klinis, pembinaan mutu profesi, pengembangan kompetensi, serta pembinaan etika dan disiplin profesi keperawatan. Pelaksanaan fungsi tersebut perlu didukung dengan tata kelola, dokumentasi, dan program kerja yang sistematis.

Dalam pelaksanaannya, rumah sakit perlu memastikan Komite Keperawatan dapat menjalankan tugas dan kewenangannya secara efektif serta terintegrasi dengan sistem mutu dan keselamatan pasien. Pemahaman yang baik terhadap regulasi, tata kelola, kredensial, kewenangan klinis, dan pengembangan profesional menjadi bagian penting dalam penguatan Komite Keperawatan.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman dan keterampilan yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan Komite Keperawatan serta penerapannya dalam mendukung tata kelola klinis, mutu pelayanan, profesionalisme tenaga keperawatan, dan keselamatan pasien di rumah sakit.


TUJUAN PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep, peran, dan prinsip penyelenggaraan Komite Keperawatan di rumah sakit.
  • Memahami regulasi dan kebijakan yang berkaitan dengan Komite Keperawatan.
  • Memahami struktur organisasi, tugas, fungsi, kewenangan, dan tanggung jawab Komite Keperawatan.
  • Melaksanakan proses kredensial dan rekredensial tenaga keperawatan secara sistematis.
  • Memahami penyusunan dan pemberian rekomendasi kewenangan klinis tenaga keperawatan.
  • Melaksanakan pembinaan etika, disiplin, dan profesionalisme tenaga keperawatan.
  • Mengembangkan program peningkatan kompetensi dan profesionalisme berkelanjutan tenaga keperawatan.
  • Meningkatkan peran Komite Keperawatan dalam mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
  • Mengelola dokumentasi, program kerja, dan administrasi Komite Keperawatan.
  • Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Komite Keperawatan secara berkelanjutan.

MATERI PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

  1. Konsep Dasar, Regulasi, dan Kebijakan Komite Keperawatan Rumah Sakit
  2. Struktur Organisasi, Tugas, Fungsi, Wewenang, dan Tanggung Jawab Komite Keperawatan
  3. Standar Akreditasi Rumah Sakit Terkait Komite Keperawatan
  4. Kredensial dan Rekredensial Tenaga Keperawatan
  5. Penyusunan dan Penetapan Kewenangan Klinis (Clinical Privilege) Perawat
  6. Pembinaan Etika, Disiplin, dan Profesionalisme Tenaga Keperawatan
  7. Pengembangan Kompetensi dan Profesionalisme Berkelanjutan Tenaga Keperawatan
  8. Peran Komite Keperawatan dalam Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
  9. Penyusunan Program Kerja, Pedoman, SOP, dan Dokumentasi Komite Keperawatan
  10. Monitoring, Evaluasi, dan Studi Kasus Implementasi Komite Keperawatan di Rumah Sakit

PESERTA PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Ketua dan Anggota Komite Keperawatan
  • Kepala Bidang/Bagian Keperawatan
  • Kepala Seksi Keperawatan
  • Kepala Ruangan
  • Supervisor Keperawatan
  • Manajer Keperawatan
  • Perawat Penanggung Jawab Pelayanan
  • Clinical Instructor (CI)
  • Tim Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit
  • Tim Akreditasi Rumah Sakit
  • Manajemen Rumah Sakit
  • Tenaga Keperawatan yang terkait dengan penyelenggaraan Komite Keperawatan

MANFAAT PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Peserta akan memperoleh manfaat sebagai berikut:

  • Memahami tata kelola Komite Keperawatan secara lebih sistematis.
  • Meningkatkan pemahaman mengenai kredensial dan rekredensial tenaga keperawatan.
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan kewenangan klinis tenaga keperawatan.
  • Mendukung pembinaan etika, disiplin, dan profesionalisme perawat.
  • Memperkuat pengembangan kompetensi tenaga keperawatan secara berkelanjutan.
  • Mendukung peningkatan mutu pelayanan keperawatan.
  • Memperkuat penerapan keselamatan pasien dalam pelayanan keperawatan.
  • Meningkatkan kualitas dokumentasi dan administrasi Komite Keperawatan.
  • Mendukung kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar akreditasi.
  • Membantu rumah sakit membangun tata kelola keperawatan yang profesional dan berkelanjutan.

BACA JUGA :

FAQ-PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Apa itu Komite Keperawatan Rumah Sakit?

Komite Keperawatan merupakan unsur organisasi di rumah sakit yang berperan dalam menjaga profesionalisme tenaga keperawatan, mendukung mutu pelayanan, serta menjalankan fungsi terkait kredensial, kewenangan klinis, pembinaan mutu profesi, etika, dan disiplin keperawatan.

Siapa yang dapat mengikuti Pelatihan Komite Keperawatan Rumah Sakit?

Pelatihan dapat diikuti oleh Ketua dan Anggota Komite Keperawatan, manajemen keperawatan, kepala bidang keperawatan, kepala ruangan, supervisor, perawat, tim mutu, tim akreditasi, serta tenaga kesehatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Komite Keperawatan.

Apa saja yang dipelajari dalam pelatihan ini?

Materi meliputi regulasi dan tata kelola Komite Keperawatan, kredensial dan rekredensial, kewenangan klinis, etika dan disiplin, pengembangan kompetensi, mutu dan keselamatan pasien, dokumentasi, serta monitoring dan evaluasi Komite Keperawatan.

Apakah pelatihan dapat dilaksanakan secara online?

Ya. Pelatihan tersedia secara online melalui Zoom Meeting sesuai jadwal yang ditetapkan.

Apakah tersedia In-House Training?

Ya. Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan In-House Training yang dapat diselenggarakan di lokasi instansi dengan materi dan pelaksanaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit.


PENUTUP PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Pelatihan Komite Keperawatan Rumah Sakit menjadi salah satu upaya untuk memperkuat tata kelola keperawatan dan meningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Melalui pemahaman mengenai kredensial, kewenangan klinis, pembinaan etika dan disiplin, pengembangan kompetensi, serta peningkatan mutu dan keselamatan pasien, Komite Keperawatan diharapkan mampu menjalankan perannya secara efektif di lingkungan rumah sakit.

Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Komite Keperawatan Rumah Sakit secara tatap muka di Yogyakarta, online melalui Zoom Meeting, maupun In-House Training di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan instansi.


WAKTU PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif), 08.00–16.00 WIB
  • Kelas Publik: Tatap muka di Yogyakarta atau kota lain sesuai jadwal/permintaan
  • Online: Zoom Meeting, jadwal reguler setiap bulan
  • In-House Training: Di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal.

 JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2027
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2027

05–07

(Selasa–Kamis)

12–14

(Selasa–Kamis)

20-22

(Rabu-Jumat)

27–29

(Rabu-Jumat)

Februari 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Sabtu-Jumat)

16-18

(Selasa-Kamis)

24-26

(Rabu-Jumat)

Maret 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Rabu-Jumat)

16–18

(Selasa-Kamis)

25-27

(Kamis–Sabtu)

April 2027

05-07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa–Kamis)

27–29

(Selasa–Kamis)

Mei 2027

04–06

(Selasa–Kamis)

11–13

(Selasa–Kamis)

20-22

(Kamis–Sabtu)

25-27

(Selasa–Kamis)

Juni 2027

03–05

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Rabu-Jumat)

15–17

(Selasa–Kamis)

24–26

(Kamis–Sabtu)

Juli 2027

05–07

(Senin–Rabu)

15-17

(Kamis-Jumat)

19-21

(Senin–Rabu)

26–28

(Senin–Rabu)

Agustus 2027

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa–Kamis)

19–21

(Kamis-Jumat)

24–26

(Selasa–Kamis)

September 2027

06-08

(Senin–Rabu)

13-15

(Senin–Rabu)

20-22

(Senin–Rabu)

27-29

(Senin–Rabu)

Oktober 2027

04–06

(Senin–Rabu)

13-15

(Rabu-Jumat)

20-22

(Rabu-Jumat)

26–28

(Selasa–Kamis)

November 2027

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa–Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Desember 2027

02-04

(Kamis–Sabtu)

08-10

(Rabu-Jumat)

14-16

(Selasa–Kamis)

23-25

(Kamis–Sabtu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

Meningkatkan Pemahaman dan Implementasi Standar Akreditasi Rumah Sakit untuk Pelayanan yang Bermutu dan Berfokus pada Keselamatan Pasien

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia 


Deskripsi Pelatihan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS)

Pelatihan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) dirancang untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan, manajemen rumah sakit, serta seluruh civitas hospitalia mengenai standar akreditasi rumah sakit yang berlaku di Indonesia. Akreditasi rumah sakit merupakan proses evaluasi yang bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan telah memenuhi standar mutu, keselamatan pasien, dan tata kelola rumah sakit yang baik.

Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) menjadi pedoman bagi rumah sakit dalam membangun sistem pelayanan yang terintegrasi, efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Implementasi SNARS tidak hanya penting dalam menghadapi survei akreditasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai standar dan elemen penilaian SNARS, strategi implementasi di rumah sakit, persiapan survei akreditasi, serta penerapan budaya mutu dan keselamatan pasien sesuai standar akreditasi rumah sakit terbaru.


TUJUAN PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep, struktur, dan standar dalam SNARS.
  • Memahami elemen penilaian pada setiap bab akreditasi rumah sakit.
  • Mengimplementasikan standar akreditasi dalam pelayanan sehari-hari.
  • Mempersiapkan rumah sakit menghadapi survei akreditasi.
  • Meningkatkan budaya mutu dan keselamatan pasien.
  • Mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit secara berkelanjutan.

MATERI PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

  1. Konsep Dasar dan Kebijakan Akreditasi Rumah Sakit di Indonesia
  2. Strategi Implementasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS)
  3. Persiapan dan Strategi Menghadapi Survei Akreditasi Rumah Sakit
  4. Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)
  5. Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dan Pencegahan Pengendalian Infeksi (PPI)
  6. Asesmen Pasien (AP), Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP), serta Manajemen Komunikasi dan Edukasi (MKE)
  7. Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) serta Manajemen Informasi dan Rekam Medis (MIRM)
  8. Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), Akses dan Kontinuitas Pelayanan (ARK)
  9. Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), serta Kompetensi dan Kewenangan Staf (KKS)
  10. Program Nasional, Integrasi Pendidikan Kesehatan, dan Studi Kasus Implementasi SNARS

PESERTA PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

  • Direktur Rumah Sakit
  • Wakil Direktur Rumah Sakit
  • Kepala Bidang dan Kepala Instalasi
  • Ketua dan Anggota Komite Rumah Sakit
  • Tim Akreditasi Rumah Sakit
  • Dokter
  • Perawat
  • Bidan
  • Apoteker
  • Tenaga Kesehatan Lainnya
  • Seluruh staf yang terlibat dalam implementasi akreditasi rumah sakit

MANFAAT PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

✔ Memahami standar akreditasi rumah sakit terbaru.
✔ Meningkatkan kesiapan menghadapi survei akreditasi.
✔ Meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
✔ Mendukung implementasi budaya mutu di rumah sakit.
✔ Memperkuat tata kelola dan manajemen rumah sakit.


BACA JUGA : PELATIHAN PERSIAPAN AKREDITASI RUMAH SAKIT  


PENUTUP

Melalui Pelatihan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS), peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai standar akreditasi rumah sakit dan strategi implementasinya dalam pelayanan kesehatan. Pelatihan ini diharapkan mampu membantu rumah sakit meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta kesiapan menghadapi proses akreditasi secara optimal.


WAKTU PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (SNARS)

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selas\a-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin


UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan1

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkaan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”