Pos

PELATIHAN MANAJEMEN PELAYANAN FARMASI RUMAH SAKIT

PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Diselenggarakan oleh: Diklat Consulting Training Indonesia


DESKRIPSI PELATIHAN

Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan tenaga kefarmasian dan manajemen rumah sakit dalam mengelola Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) secara profesional, efektif, efisien, dan sesuai dengan regulasi serta standar akreditasi rumah sakit. Pengelolaan farmasi yang baik berperan penting dalam menjamin ketersediaan obat, keamanan penggunaan obat, mutu pelayanan kefarmasian, serta keselamatan pasien.

Instalasi Farmasi Rumah Sakit memiliki fungsi strategis dalam pengelolaan perbekalan farmasi, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, distribusi, hingga pemantauan penggunaan obat. Pengelolaan yang tidak optimal dapat menyebabkan kekosongan obat, pemborosan anggaran, medication error, serta menurunnya mutu pelayanan kesehatan.

Melalui Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit, peserta akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai sistem manajemen farmasi, pengelolaan logistik farmasi, penggunaan obat rasional, pelayanan kefarmasian, pengendalian mutu, serta implementasi standar akreditasi rumah sakit. Pelatihan ini bertujuan mendukung terciptanya pelayanan farmasi yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.


TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

  • Meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit

  • Menjamin ketersediaan, keamanan, pemerataan, dan keterjangkauan obat

  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan instalasi farmasi

  • Mendorong penerapan penggunaan obat rasional (POR)

  • Membekali tenaga farmasi dengan pengetahuan dan keterampilan manajemen farmasi yang profesional

  • Mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit dan keselamatan pasien


MATERI PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

  1. Perencanaan dan pengadaan obat
  2. Penyimpanan dan distribusi obat
  3. Pencatatan dan pelaporan
  4. Supervisi pengelolaan obat
  5. Evaluasi kebutuhan obat dan anggaran
  6. Pelayanan resep dokter
  7. Pelayanan informasi obat
  8. Konsultasi penggunaan obat
  9. Pelayanan kefarmasian residensial
  10. Prinsip dan konsep POR (Policy, Organisation, and Rules)
  11. Perencanaan kebutuhan obat berbasis POR
  12. Pengendalian, pemantauan, dan evaluasi penggunaan obat

SASARAN PESERTA PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Direktur Rumah Sakit
  • Manajemen Rumah Sakit
  • Kepala Instalasi Farmasi
  • Apoteker
  • Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK)
  • Komite Farmasi dan Terapi
  • Dokter
  • Perawat
  • Tim Mutu dan Keselamatan Pasien
  • Pengelola fasilitas pelayanan kesehatan

MANFAAT PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Peserta akan memperoleh manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan kompetensi dalam manajemen farmasi rumah sakit.
  • Meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian.
  • Menjamin ketersediaan dan keamanan penggunaan obat.
  • Mengoptimalkan pengelolaan logistik farmasi secara efisien.
  • Mengurangi risiko medication error.
  • Mendukung pemenuhan standar PKPO dan akreditasi rumah sakit.

BACA JUGA : PELATIHAN PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO)


Pelatihan Manajemen Farmasi Rumah Sakit merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian dan pengelola rumah sakit dalam mengelola Instalasi Farmasi Rumah Sakit secara profesional. Dengan penerapan sistem manajemen farmasi yang efektif, rumah sakit dapat meningkatkan mutu pelayanan, menjamin ketersediaan obat, mendukung keselamatan pasien, serta memenuhi standar akreditasi rumah sakit secara berkelanjutan.


WAKTU PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN MANAJEMEN FARMASI RUMAH SAKIT

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

Diklat Consulting Training Indonesia


Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Manajemen Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) Menuju Akreditasi JCI merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan tenaga kefarmasian dan manajemen rumah sakit dalam mengelola Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) sesuai standar nasional maupun internasional. Pengelolaan IFRS yang profesional menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan pasien (patient safety), efektivitas terapi, efisiensi penggunaan obat, serta peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Dalam era transformasi pelayanan kesehatan, Instalasi Farmasi Rumah Sakit memiliki peran strategis mulai dari perencanaan kebutuhan obat, pengadaan, penyimpanan, distribusi, pelayanan farmasi klinik, hingga monitoring penggunaan obat yang rasional. Selain itu, rumah sakit yang mempersiapkan diri menuju Akreditasi Joint Commission International (JCI) dituntut mampu menerapkan sistem pengelolaan farmasi yang terdokumentasi, terintegrasi, serta memenuhi standar internasional.

Melalui pelatihan ini peserta akan mempelajari prinsip manajemen instalasi farmasi, regulasi pelayanan kefarmasian, standar Medication Management and Use (MMU) dalam Akreditasi JCI, manajemen risiko penggunaan obat, keselamatan pasien, pengendalian obat berisiko tinggi (high alert medication), LASA (Look Alike Sound Alike), hingga strategi peningkatan mutu pelayanan kefarmasian yang berkelanjutan.


TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu:

  • Memahami sistem manajemen Instalasi Farmasi Rumah Sakit sesuai standar pelayanan kefarmasian.
  • Memahami standar Medication Management and Use (MMU) dalam Akreditasi JCI.
  • Meningkatkan kompetensi pengelolaan obat dan alat kesehatan secara efektif dan efisien.
  • Mengoptimalkan pelayanan farmasi klinik yang berorientasi pada keselamatan pasien.
  • Menyusun program peningkatan mutu pelayanan kefarmasian secara berkelanjutan.
  • Mendukung kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar Akreditasi JCI.

MATERI PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

  1. Konsep Manajemen Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS).
  2. Regulasi Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.
  3. Standar Medication Management and Use (MMU) pada Akreditasi JCI.
  4. Perencanaan, Pengadaan, Penyimpanan, dan Distribusi Obat.
  5. Manajemen Obat Berisiko Tinggi (High Alert Medication) dan LASA (Look Alike Sound Alike).
  6. Pelayanan Farmasi Klinik dan Pharmaceutical Care.
  7. Medication Safety dan Keselamatan Pasien.
  8. Dokumentasi, Monitoring, Evaluasi, serta Pelaporan Pelayanan Kefarmasian.
  9. Peningkatan Mutu dan Manajemen Risiko Instalasi Farmasi Rumah Sakit.
  10. Studi Kasus Implementasi Standar Farmasi Menuju Akreditasi JCI.

PESERTA PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Direktur Rumah Sakit.
  • Wakil Direktur Pelayanan.
  • Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit.
  • Apoteker.
  • Tenaga Teknis Kefarmasian.
  • Komite Farmasi dan Terapi (KFT).
  • Tim Mutu Rumah Sakit.
  • Tim Akreditasi Rumah Sakit.
  • Dokter.
  • Perawat.
  • Manajer Pelayanan Rumah Sakit.
  • Seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pengelolaan obat dan pelayanan kefarmasian.

MANFAAT PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

Peserta akan memperoleh manfaat sebagai berikut:

  • Memahami pengelolaan Instalasi Farmasi Rumah Sakit sesuai standar nasional dan internasional.
  • Meningkatkan kompetensi dalam pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada keselamatan pasien.
  • Mengoptimalkan sistem pengelolaan obat secara efektif, efisien, dan akuntabel.
  • Mendukung pemenuhan standar Medication Management and Use (MMU) pada Akreditasi JCI.
  • Meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian dan kepuasan pasien.
  • Memperkuat kesiapan rumah sakit menuju Akreditasi JCI.

BACA JUGA : PELATIHAN MANAJEMEN KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH SAKIT (KESLING)


MENGAPA MENGIKUTI PELATIHAN DI DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA?

Diklat Consulting Training Indonesia menghadirkan pelatihan yang dirancang sesuai perkembangan regulasi, standar pelayanan kefarmasian, serta kebutuhan rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan mempersiapkan akreditasi. Materi disampaikan oleh praktisi rumah sakit, apoteker senior, konsultan manajemen rumah sakit, dan narasumber yang berpengalaman dalam implementasi standar akreditasi nasional maupun internasional.


PENUTUP PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

Manajemen Instalasi Farmasi Rumah Sakit yang profesional merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta efektivitas penggunaan obat. Penerapan sistem pengelolaan farmasi yang sesuai standar akan membantu rumah sakit memberikan pelayanan yang berkualitas sekaligus memenuhi persyaratan akreditasi.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian dan pengelola rumah sakit, Diklat Consulting Training Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) Menuju Akreditasi JCI dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman. Pelatihan ini diharapkan menjadi solusi bagi rumah sakit dalam membangun sistem pelayanan kefarmasian yang aman, efektif, profesional, dan berstandar internasional.


WAKTU PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (IFRS) MENUJU AKREDITASI JCI

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan Batch 1 Batch 2 Batch 3 Batch 4
Januari 2026 05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026 04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026 06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026 04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026 04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026 06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026 06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026 05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026 05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026 03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas Biaya
Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”

PELATIHAN PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO)

PELATIHAN  PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) 

Meningkatkan Mutu Pelayanan Kefarmasian, Keselamatan Pasien, dan Penggunaan Obat yang Aman, Efektif, serta Sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit.

Diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia


LATAR BELAKANG

Pelayanan Kefarmasian dan Pengelolaan Obat (PKPO) merupakan salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit yang berperan dalam menjamin penggunaan obat yang aman, efektif, bermutu, dan rasional. Penerapan sistem PKPO yang baik berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan pasien, pencegahan medication error, efisiensi penggunaan obat, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan kefarmasian tidak hanya mencakup pengelolaan obat, tetapi juga proses seleksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, peresepan, penyiapan, pemberian, pemantauan efek obat, hingga evaluasi penggunaan obat. Seluruh proses tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan regulasi Kementerian Kesehatan, standar profesi, serta standar akreditasi rumah sakit.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Diklat Consulting Training Indonesia untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) secara profesional, aman, efektif, dan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.

TUJUAN PELATIHAN  PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) 

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan standar Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO).
  • Menerapkan sistem pengelolaan obat yang aman, efektif, dan rasional.
  • Mengurangi risiko medication error melalui penerapan prinsip keselamatan pasien.
  • Meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian klinis di rumah sakit.
  • Memahami regulasi, etika, dan standar akreditasi terkait PKPO.
  • Mendukung implementasi program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

MATERI PELATIHAN  PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) 

  1. Kebijakan dan Regulasi Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO).
  2. Standar Akreditasi Rumah Sakit terkait PKPO.
  3. Seleksi, Perencanaan, dan Pengadaan Obat.
  4. Penyimpanan dan Distribusi Obat sesuai Standar.
  5. Peresepan, Penelaahan, dan Penyiapan Obat.
  6. Pemberian Obat yang Aman (Safe Medication Administration).
  7. Monitoring Efek Samping Obat (Adverse Drug Reaction) dan Medication Error.
  8. Pengelolaan Obat High Alert, LASA, Narkotika, dan Psikotropika.
  9. Evaluasi Penggunaan Obat (Drug Use Evaluation) dan Indikator Mutu PKPO.
  10. Studi Kasus Implementasi PKPO di Rumah Sakit.

PESERTA PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) 

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Apoteker.
  • Tenaga Teknis Kefarmasian.
  • Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit.
  • Perawat.
  • Dokter.
  • Komite Farmasi dan Terapi.
  • Tim PMKP.
  • Tim Keselamatan Pasien.
  • Manajemen Rumah Sakit.
  • Tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan kefarmasian.

MANFAAT PELATIHAN  PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) 

  • Meningkatkan kompetensi profesional dalam pelayanan kefarmasian

  • Mampu menerapkan manajemen obat yang aman, efektif, dan rasional

  • Mengurangi risiko kesalahan pemberian obat (medication error)

  • Memahami regulasi, etika, dan standar nasional

  • Mendukung akreditasi rumah sakit

  • Meningkatkan kualitas pelayanan pasien


BACA JUGA :  PELATIHAN CENTRAL STERILE SUPPLY DEPARTEMENT (CSSD)


Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit. Implementasi PKPO yang sesuai standar akan meningkatkan efektivitas terapi, meminimalkan risiko kesalahan penggunaan obat, serta mendukung pencapaian indikator mutu dan akreditasi rumah sakit.

Melalui Pelatihan Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), Diklat Consulting Training Indonesia berkomitmen meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan pelayanan kefarmasian yang profesional, aman, efektif, dan sesuai dengan regulasi serta standar akreditasi rumah sakit.


WAKTU PELATIHAN  PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) 

  • Durasi: 2 hari (intensif) Kelas Publik (Tatap Muka di Yogyakarta)
  • Online melalui Zoom Meeting (jadwal reguler tiap bulan)
  • Inhouse Training di lokasi instansi/perusahaan sesuai permintaan

METODE PELAKSANAAN PELATIHAN  PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) 

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, agar peserta mudah memahami serta mampu menerapkan materi dalam pekerjaan.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Ceramah interaktif untuk penyampaian konsep utama.
  • Diskusi dan tanya jawab untuk berbagi pengalaman.
  • Studi kasus dan simulasi untuk memperdalam pemahaman praktis.
  • Presentasi kelompok untuk melatih analisis dan kolaborasi.

Metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi peserta agar hasil pelatihan lebih relevan dan optimal. 

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN DI YOGYAKARTA TAHUN 2026
DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA

Keterangan:
Peserta dapat mengajukan penyesuaian tanggal atau lokasi pelatihan sesuai kebutuhan instansi.

Bulan

Batch 1 Batch 2 Batch 3

Batch 4

Januari 2026

05–07

(Senin–Rabu)

12–14

(Senin–Rabu)

21-23

(Rabu-Jumat)

26–28

(Senin–Rabu)

Februari 2026

04–06

(Rabu–Jumat)

12-14

(Kamis-Sabtu)

18-20

(Rabu-Jumat)

24-26

(Selasa-Kamis)

Maret 2026

05–07

(Kamis–Sabtu)

10-12

(Selasa-Kamis)

16–18

(Senin–Rabu)

26-28

(Kamis-Sabtu)

April 2026

06-08

(Senin–Rabu)

15-17

(Rabu-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Mei 2026

04–06

(Senin–Rabu)

11–13

(Senin–Rabu)

19-21

(Rabu-Jumat)

25-27

(Senin-Rabu)

Juni 2026

04–06

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Selasa-Kamis)

18–20

(Kamis–Sabtu)

25–27

(Kamis–Sabtu)

Juli 2026

06–08

(Senin–Rabu)

16-18

(Kamis-Jumat)

21-23

(Selasa-Kamis)

27–29

(Senin–Rabu)

Agustus 2026

06–08

(Kamis–Sabtu)

11-13

(Selasa-Kamis)

20–22

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Rabu–Jumat)

September 2026

03-05

(Kamis-Sabtu)

09-11

(Rabu-Jumat)

16-18

(Rabu-Jumat)

24-26

(Kamis-Sabtu)

Oktober 2026

05–07

(Senin–Rabu)

13-15

(Selasa-Kamis)

20-22

(Selasa-Kamis)

26–28

(Senin–Rabu)

November 2026

05–07

(Kamis–Sabtu)

09–11

(Senin–Rabu)

19–21

(Kamis–Sabtu)

26–28

(Kamis–Sabtu)

Desember 2026

03-05

(Kamis-Sabtu)

08-10

(Selasa-Kamis)

14-16

(Senin–Rabu)

21-23

(Senin–Rabu)

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN KELAS PUBLIK YOGYAKARTA

Pelatihan dilaksanakan di berbagai hotel berbintang di Yogyakarta, antara lain:
Hotel Ibis Malioboro, Tjokro Style Yogyakarta, Swiss-Belboutique Yogyakarta, Prima Hotel Malioboro, D’Senopati Grand Hotel, Hotel NEO Malioboro, The 101 Style, De Laxston Hotel, ARTE Hotel, Abadi Hotel, Grand Malioboro, Aveta Hotel, dan Arjuna Hotel Yogyakarta.

PAKET & BIAYA FASILITAS PELATIHAN

Diklat Consulting Training Indonesia

Paket Deskripsi Fasilitas

Biaya

Paket A (Menginap) Menginap di hotel 3 hari 2 malam (1 kamar/peserta), konsumsi (sarapan & makan siang), coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 5.500.000 / Peserta
Paket B (Tanpa Menginap) Tanpa fasilitas menginap, konsumsi makan siang, coffee break 2 kali, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, foto bersama, tas eksklusif, tanda peserta, dokumentasi, flashdisk, dan souvenir. Rp 4.500.000 / Peserta
Paket C (Online / Zoom) Pelatihan melalui Zoom Meeting dengan instruktur berpengalaman, E-Modul & Materi Presentasi, Sertifikat Resmi Diklat Consulting Training Indonesia, serta rekaman video dan e-materi. Rp 3.500.000 / Peserta

CARA PEMBAYARAN PELATIHAN :

Diklat Consulting Training Indonesia

Transfer Bank
Bank: BCA
No. Rekening: 4452636551
Atas Nama: CV. Diklat Consulting Training Indonesia
Kirim bukti transfer via WhatsApp ke admin nomor Telp/Whatsapp : 0852-8279-7464

Pembayaran di Lokasi 
Dapat dilakukan saat registrasi sebelum pelatihan
Harap tetap konfirmasi ke admin sebelumnya

Batas Konfirmasi
Maksimal 4 hari sebelum pelatihan
Konfirmasi tepat waktu agar slot peserta terjamin

UNDAGAN PELATIHAN DAN FORMULIR PELATIHAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI :

Segera daftarkan diri Anda atau tim untuk pelatihan dan nikmati penawaran spesial bagi pendaftar awal!

Pelatihan In-House Training

Diklat Consulting Training Indonesia menyediakan layanan Pelatihan In-House Training bagi instansi pemerintah, badan usaha milik negara, rumah sakit, dan perusahaan swasta yang membutuhkan program pelatihan khusus sesuai kebutuhan organisasi

Ketentuan Pelaksanaan

  • Wilayah Pulau Jawa: minimal 5–10 peserta
  • Luar Pulau Jawa: minimal 10–15 peserta
  • Waktu dan tempat pelaksanaan: menyesuaikan permintaan instansi
  • Batas konfirmasi pelaksanaan: maksimal 6 hari sebelum jadwal pelatihan

Investasi Pelatihan

Besaran biaya pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran organisasi agar tetap efektif, efisien, dan berdampak optimal bagi peserta

DIKLAT CONSULTING TRAINING INDONESIA
“Meningkatkan Kompetensi, Membangun Profesionalisme.”